{"id":1032,"date":"2023-07-27T22:09:47","date_gmt":"2023-07-27T22:09:47","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-sampel-besar\/"},"modified":"2023-07-27T22:09:47","modified_gmt":"2023-07-27T22:09:47","slug":"kondisi-sampel-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-sampel-besar\/","title":{"rendered":"Kondisi sampel besar: definisi &amp; contoh"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam statistik, kita sering kali ingin menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs.-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">sampel<\/a> untuk menarik kesimpulan tentang populasi melalui <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengujian-hipotesis-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">pengujian hipotesis<\/a> atau interval kepercayaan .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebagian besar rumus yang kami gunakan dalam pengujian hipotesis dan interval kepercayaan mengasumsikan bahwa sampel tertentu secara kasar mengikuti distribusi normal .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, untuk merumuskan hipotesis ini dengan aman, kita perlu memastikan bahwa ukuran sampel kita cukup besar. Secara khusus, kita perlu memastikan bahwa <strong>kondisi sampel yang besar<\/strong> terpenuhi.<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kondisi sampel besar:<\/strong> ukuran sampel minimal 30.<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><em><strong>Catatan:<\/strong> Di beberapa buku teks, ukuran sampel yang \u201ccukup besar\u201d didefinisikan sebagai minimal 40, namun angka 30 lebih umum digunakan.<\/em><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kondisi ini terpenuhi, dapat diasumsikan bahwa <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">distribusi sampling rata-rata sampel<\/a> mendekati normal. Asumsi ini memungkinkan kita menggunakan sampel untuk menarik kesimpulan tentang populasi tempat sampel diambil.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Alasan penggunaan angka 30 didasarkan pada teorema limit pusat. Anda dapat membaca lebih lanjut tentang hal ini di <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">posting blog<\/a> ini.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: Memeriksa status sampel besar<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan sebuah mesin tertentu membuat kerupuk. Distribusi berat cookies ini condong ke kanan dengan rata-rata 10 ons dan standar deviasi 2 ons. Jika kita mengambil sampel acak sederhana sebanyak 100 kue kering yang diproduksi oleh mesin ini, berapakah probabilitas berat rata-rata kue kering dalam sampel ini kurang dari 9,8 ons?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk menjawab pertanyaan ini, kita dapat menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-cdf-normal-cepat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">kalkulator CDF biasa<\/a> , namun pertama-tama kita perlu memverifikasi bahwa ukuran sampel cukup besar untuk mengasumsikan bahwa distribusi rata-rata pengambilan sampel adalah normal.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh ini, ukuran sampel kita adalah <strong>n = 100<\/strong> , yang jauh lebih besar dari 30. Meskipun faktanya distribusi bobot cookie sebenarnya condong ke kanan, karena ukuran sampel kita &#8220;cukup besar&#8221;, kita dapat berasumsi bahwa distribusinya rata-rata pengambilan sampel adalah normal. Jadi kita bisa dengan aman menggunakan kalkulator CDF biasa untuk menyelesaikan masalah ini.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Perubahan kondisi sampel besar<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Seringkali, ukuran sampel dianggap &#8220;cukup besar&#8221; jika lebih besar dari atau sama dengan 30, namun jumlah ini mungkin sedikit berbeda tergantung pada bentuk distribusi populasi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Khususnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jika distribusi populasi simetris, ukuran sampel sekecil 15 terkadang sudah cukup.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jika distribusi populasi tidak seimbang, biasanya diperlukan sampel minimal 30 orang.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jika distribusi populasi sangat tidak seimbang, mungkin diperlukan sampel sebanyak 40 orang atau lebih.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Bergantung pada bentuk distribusi populasi, Anda mungkin memerlukan ukuran sampel yang lebih besar atau kurang dari 30 agar teorema limit pusat dapat diterapkan.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Pengantar teorema limit pusat<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Pengantar Distribusi Sampling<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam statistik, kita sering kali ingin menggunakan sampel untuk menarik kesimpulan tentang populasi melalui pengujian hipotesis atau interval kepercayaan . Sebagian besar rumus yang kami gunakan dalam pengujian hipotesis dan interval kepercayaan mengasumsikan bahwa sampel tertentu secara kasar mengikuti distribusi normal . Namun, untuk merumuskan hipotesis ini dengan aman, kita perlu memastikan bahwa ukuran sampel [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kondisi sampel besar: definisi dan contoh - Statorial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang kebutuhan sampel yang besar, termasuk definisi dan contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-sampel-besar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kondisi sampel besar: definisi dan contoh - Statorial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan sederhana tentang kebutuhan sampel yang besar, termasuk definisi dan contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-sampel-besar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-27T22:09:47+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-sampel-besar\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-sampel-besar\/\",\"name\":\"Kondisi sampel besar: definisi dan contoh - Statorial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-27T22:09:47+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-27T22:09:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Penjelasan sederhana tentang kebutuhan sampel yang besar, termasuk definisi dan contohnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-sampel-besar\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-sampel-besar\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-sampel-besar\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kondisi sampel besar: definisi &amp; contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kondisi sampel besar: definisi dan contoh - Statorial","description":"Penjelasan sederhana tentang kebutuhan sampel yang besar, termasuk definisi dan contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-sampel-besar\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kondisi sampel besar: definisi dan contoh - Statorial","og_description":"Penjelasan sederhana tentang kebutuhan sampel yang besar, termasuk definisi dan contohnya.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-sampel-besar\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-27T22:09:47+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-sampel-besar\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-sampel-besar\/","name":"Kondisi sampel besar: definisi dan contoh - Statorial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-27T22:09:47+00:00","dateModified":"2023-07-27T22:09:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Penjelasan sederhana tentang kebutuhan sampel yang besar, termasuk definisi dan contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-sampel-besar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-sampel-besar\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-sampel-besar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kondisi sampel besar: definisi &amp; contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1032"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1032"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1032\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1032"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1032"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1032"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}