{"id":11,"date":"2023-08-06T23:45:45","date_gmt":"2023-08-06T23:45:45","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-titik-1\/"},"modified":"2023-08-06T23:45:45","modified_gmt":"2023-08-06T23:45:45","slug":"plot-titik-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-titik-1\/","title":{"rendered":"Diagram titik"},"content":{"rendered":"<p>Di sini kami menjelaskan apa itu plot titik dan cara pembuatannya. Selain itu, kami membuat contoh merencanakan titik langkah demi langkah. <\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"%c2%bfque-es-un-diagrama-de-puntos\"><\/span> Apa itu plot titik?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> <strong>Plot titik adalah grafik yang digunakan untuk merepresentasikan data sebagai titik-titik di sepanjang garis bilangan.<\/strong><\/p>\n<p> Plot titik digunakan untuk mengidentifikasi lokasi dan variabilitas data. <\/p>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/trace-de-points-1.png\" alt=\"diagram titik\" class=\"wp-image-42\" width=\"374\" height=\"338\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/figure>\n<\/div>\n<p> Oleh karena itu, dalam plot titik, sekumpulan data tereduksi dibuat grafiknya dengan hanya satu variabel yang dipertimbangkan.<\/p>\n<p> Seperti yang Anda lihat pada grafik di atas, dalam plot titik Anda dapat dengan cepat memvisualisasikan data mana yang paling sering diulang. Misal diatas angka 5 ada dua titik, artinya angka lima terulang dua kali pada dataset kita. Begitu pula di atas angka 3 tidak ada titik, sehingga ketiganya tidak muncul satu kali pun. Oleh karena itu, angka delapan adalah modus sampel, karena ada lima kali.<\/p>\n<p> Plot titik sangat mirip dengan histogram karena keduanya digunakan untuk melihat data mana yang paling sering berulang. Namun perbedaan antara dot plot dan histogram adalah jumlah datanya karena dot plot lebih berguna untuk merepresentasikan kumpulan data yang kecil dan sebaliknya histogram lebih baik untuk merepresentasikan kumpulan data yang besar.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"como-hacer-un-diagrama-de-puntos\"><\/span> Cara membuat plot titik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Untuk membuat plot titik, langkah-langkah berikut harus dilakukan:<\/p>\n<ol style=\"color:#FF8A05; font-weight: bold;\">\n<li style=\"margin-bottom:12px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Gambarlah garis horizontal yang berfungsi sebagai garis bilangan untuk mewakili titik-titik pada diagram.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:12px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Tempatkan nilai minimum data di ujung kiri garis bilangan dan nilai maksimum di ujung kanan.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:12px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Tandai skala garis bilangan.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Plot sebuah titik pada diagram di atas nilai numeriknya setiap kali titik tersebut muncul dalam kumpulan data.<\/span> <\/li>\n<\/ol>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"ejemplo-de-diagrama-de-puntos\"><\/span>Contoh Plot Titik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Setelah kita melihat teori representasi diagram titik, kita akan melakukan contoh langkah demi langkah sehingga Anda dapat melihat cara melakukannya.<\/p>\n<ul>\n<li> Nyatakan dalam plot titik data berikut yang diperoleh dari nilai ujian: <\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/donnees-dexercice.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-51\" width=\"530\" height=\"288\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/figure>\n<\/div>\n<p> Pertama, kita perlu menggambar garis bilangan untuk merepresentasikan data. Oleh karena itu kami menggambar garis horizontal dan di atasnya kami mewakili semua nilai yang muncul dalam sampel. <\/p>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/trace-de-points-sur-une-droite-numerique.png\" alt=\"menggambar titik-titik pada garis bilangan\" class=\"wp-image-52\" width=\"350\" height=\"46\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/figure>\n<\/div>\n<p> Dan sekarang kita menggambar sebuah titik di atas setiap angka setiap kali muncul di tabel data. Misalnya angka 4 diulang dua kali, maka kita akan mewakili dua titik pada garis bilangan di atas angka 4. <\/p>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/exemple-dot-plot.png\" alt=\"contoh plot titik\" class=\"wp-image-53\" width=\"350\" height=\"132\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/figure>\n<\/div>\n<p> Dengan cara ini kita telah membuat grafik titik. Namun masih perlu menafsirkan diagram titik yang dihasilkan.<\/p>\n<p> Untuk menganalisis dot plot, kita perlu melihat sebaran datanya, yaitu sebaran dot plot. Dalam hal ini, skor yang paling sering diulang berada di tengah-tengah grafik, sehingga sebagian besar siswa mendapat skor antara 5 dan 7. Faktanya, modus grafik titik adalah angka lima.<\/p>\n<p> Sebaliknya, tidak ada siswa yang mendapat nilai dua karena tidak muncul satu kali pun dalam tabel nilai. Inilah sebabnya mengapa tidak ada poin yang ditampilkan di atas.<\/p>\n<p> Terakhir, perlu diperhatikan bahwa data dalam contoh ini adalah bilangan bulat, tetapi Anda juga dapat melakukan plot titik dengan angka desimal. Anda bahkan dapat membuat plot titik dengan data kualitatif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di sini kami menjelaskan apa itu plot titik dan cara pembuatannya. Selain itu, kami membuat contoh merencanakan titik langkah demi langkah. Apa itu plot titik? Plot titik adalah grafik yang digunakan untuk merepresentasikan data sebagai titik-titik di sepanjang garis bilangan. Plot titik digunakan untuk mengidentifikasi lokasi dan variabilitas data. Oleh karena itu, dalam plot titik, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>\u25b7 Diagram titik: apa itu, bagaimana melakukannya, dan contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut kami jelaskan apa itu dot plot dan cara membuatnya. Dengan contoh plot titik. \u2705\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-titik-1\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u25b7 Diagram titik: apa itu, bagaimana melakukannya, dan contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut kami jelaskan apa itu dot plot dan cara membuatnya. Dengan contoh plot titik. \u2705\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-titik-1\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-06T23:45:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/trace-de-points-1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-titik-1\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-titik-1\/\",\"name\":\"\u25b7 Diagram titik: apa itu, bagaimana melakukannya, dan contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-08-06T23:45:45+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-06T23:45:45+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Berikut kami jelaskan apa itu dot plot dan cara membuatnya. Dengan contoh plot titik. \u2705\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-titik-1\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-titik-1\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-titik-1\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Diagram titik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"\u25b7 Diagram titik: apa itu, bagaimana melakukannya, dan contohnya","description":"Berikut kami jelaskan apa itu dot plot dan cara membuatnya. Dengan contoh plot titik. \u2705","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-titik-1\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"\u25b7 Diagram titik: apa itu, bagaimana melakukannya, dan contohnya","og_description":"Berikut kami jelaskan apa itu dot plot dan cara membuatnya. Dengan contoh plot titik. \u2705","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-titik-1\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-08-06T23:45:45+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/trace-de-points-1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-titik-1\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-titik-1\/","name":"\u25b7 Diagram titik: apa itu, bagaimana melakukannya, dan contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-08-06T23:45:45+00:00","dateModified":"2023-08-06T23:45:45+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Berikut kami jelaskan apa itu dot plot dan cara membuatnya. Dengan contoh plot titik. \u2705","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-titik-1\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/plot-titik-1\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-titik-1\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Diagram titik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}