{"id":1233,"date":"2023-07-27T04:59:40","date_gmt":"2023-07-27T04:59:40","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs-sampel\/"},"modified":"2023-07-27T04:59:40","modified_gmt":"2023-07-27T04:59:40","slug":"populasi-vs-sampel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs-sampel\/","title":{"rendered":"Populasi vs. sampel: apa bedanya?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seringkali dalam statistik kita ingin mengumpulkan data sehingga kita dapat menjawab pertanyaan penelitian tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita mungkin ingin menjawab pertanyaan berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1.<\/strong> Berapa median pendapatan rumah tangga di Miami, Florida?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2.<\/strong> Berapa rata-rata berat badan penyu pada suatu populasi tertentu?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3.<\/strong> Berapa persentase penduduk di suatu daerah yang mendukung undang-undang tertentu?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam setiap skenario, kami ingin menjawab pertanyaan tentang <strong>populasi<\/strong> , yang mewakili semua kemungkinan elemen yang ingin kami ukur.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, alih-alih mengumpulkan data setiap individu dalam suatu populasi, kami malah mengumpulkan data <strong>sampel<\/strong> dari populasi, yang mewakili sebagian dari populasi.<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Populasi<\/strong> : Setiap item individual yang mungkin ingin kita ukur.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sampel:<\/strong> Sebagian dari populasi.<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut adalah contoh populasi versus sampel dalam tiga contoh pendahuluan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: Berapa median pendapatan rumah tangga di Miami, Florida?<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Keseluruhan <strong>populasi<\/strong> mungkin terdiri dari 500.000 rumah tangga, namun kami hanya dapat mengumpulkan data dari <strong>sampel<\/strong> yang berjumlah 2.000 rumah tangga.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-12210 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/pop_vs_sample1.png\" alt=\"Populasi vs. Sampel\" width=\"378\" height=\"507\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Berapa rata-rata berat badan penyu pada suatu populasi tertentu?<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Total <strong>populasi<\/strong> dapat mencakup 800 penyu, namun kami hanya dapat mengumpulkan data dari <strong>sampel<\/strong> sebanyak 30 penyu.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-12211 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/pop_vs_sample2.png\" alt=\"Perbedaan antara populasi dan sampel\" width=\"389\" height=\"521\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Berapa persentase penduduk di suatu daerah yang mendukung undang-undang tertentu?<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jumlah <strong>populasi<\/strong> mungkin 50.000, namun kami hanya dapat mengumpulkan data dari <strong>sampel<\/strong> 1.000.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-12212 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/pop_vs_sample3.png\" alt=\"Contoh populasi vs. Sampel\" width=\"396\" height=\"534\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Mengapa menggunakan sampel?<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ada beberapa alasan mengapa kami umumnya mengumpulkan data berdasarkan sampel dibandingkan seluruh populasi, antara lain:<\/span><\/p>\n<p> <strong>1 <span style=\"color: #000000;\">. Dibutuhkan waktu terlalu lama untuk mengumpulkan data seluruh populasi<\/span><\/strong> <span style=\"color: #000000;\">. Misalnya, jika kita ingin mengetahui median pendapatan rumah tangga di Miami, Florida, mungkin diperlukan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk mengumpulkan pendapatan setiap rumah tangga. Pada saat kami mengumpulkan semua data ini, populasinya mungkin telah berubah atau pertanyaan penelitian yang kami minati mungkin sudah tidak ada lagi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Terlalu mahal untuk mengumpulkan data seluruh populasi.<\/strong> Seringkali terlalu mahal untuk mengumpulkan data setiap individu dalam suatu populasi, jadi kami memilih untuk mengumpulkan data melalui sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Tidak mungkin mengumpulkan data seluruh populasi.<\/strong> Dalam banyak kasus, tidak mungkin mengumpulkan data untuk <em>setiap<\/em> individu dalam suatu populasi. Misalnya, akan sangat sulit untuk menemukan dan menimbang setiap penyu dalam populasi tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan mengumpulkan data sampel, kita dapat mengumpulkan informasi tentang populasi tertentu dengan lebih cepat dan dengan biaya lebih rendah.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dan jika sampel kita <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-representatif-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">mewakili populasi<\/a> , maka kita dapat menggeneralisasikan hasil dari satu sampel ke populasi yang lebih besar dengan tingkat kepercayaan yang tinggi.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pentingnya sampel yang representatif<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat kita mengumpulkan sampel dari suatu populasi, idealnya kita ingin sampel tersebut menyerupai \u201cversi mini\u201d dari populasi kita.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita ingin memahami preferensi film siswa di distrik sekolah tertentu yang memiliki total 5.000 siswa. Karena akan memakan waktu terlalu lama untuk mensurvei setiap siswa satu per satu, kami dapat mengambil sampel sebanyak 100 siswa dan menanyakan preferensi mereka.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika keseluruhan populasi siswa adalah 50% perempuan dan 50% laki-laki, sampel kita tidak akan representatif jika mencakup 90% laki-laki dan hanya 10% perempuan.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-4793 size-full\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/rep_sample1.jpg\" alt=\"Sampel yang mewakili suatu populasi\" width=\"422\" height=\"435\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Atau jika populasi keseluruhan terdiri dari mahasiswa baru, mahasiswa tahun kedua, junior, dan senior yang jumlahnya sama, maka sampel kita tidak akan representatif jika hanya mencakup mahasiswa baru.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-4795 size-full\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/rep_sample2.jpg\" alt=\"\" width=\"423\" height=\"440\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Suatu sampel dikatakan mewakili suatu populasi apabila karakteristik individu-individu yang dijadikan sampel mempunyai kemiripan dengan karakteristik individu-individu dalam populasi secara keseluruhan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika hal ini terjadi, kita dapat dengan yakin menggeneralisasi hasil sampel ke populasi secara keseluruhan.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara mendapatkan sampel<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ada <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/metode-pengambilan-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">banyak metode berbeda<\/a> yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan populasi sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk memaksimalkan peluang memperoleh sampel yang representatif, kita dapat menggunakan salah satu dari tiga metode berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengambilan sampel acak sederhana:<\/strong> memilih individu secara acak menggunakan generator angka acak atau cara pemilihan acak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengambilan sampel acak sistematis:<\/strong> menempatkan setiap anggota populasi dalam urutan tertentu. Pilih titik awal secara acak dan pilih satu <sup>dari<\/sup> n anggota untuk menjadi bagian sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengambilan sampel acak bertingkat:<\/strong> membagi suatu populasi menjadi beberapa kelompok. Pilih secara acak beberapa anggota dari setiap kelompok untuk menjadi bagian sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam masing-masing metode tersebut, setiap individu dalam populasi mempunyai peluang yang sama untuk dijadikan sampel. Hal ini memaksimalkan peluang memperoleh sampel yang merupakan \u201cversi mini\u201d dari populasi.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seringkali dalam statistik kita ingin mengumpulkan data sehingga kita dapat menjawab pertanyaan penelitian tertentu. Misalnya, kita mungkin ingin menjawab pertanyaan berikut: 1. Berapa median pendapatan rumah tangga di Miami, Florida? 2. Berapa rata-rata berat badan penyu pada suatu populasi tertentu? 3. Berapa persentase penduduk di suatu daerah yang mendukung undang-undang tertentu? Dalam setiap skenario, kami [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Populasi vs. sampel: apa bedanya?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang perbedaan antara sampel dan populasi, termasuk beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs-sampel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Populasi vs. sampel: apa bedanya?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang perbedaan antara sampel dan populasi, termasuk beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs-sampel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-27T04:59:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/pop_vs_sample1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs-sampel\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs-sampel\/\",\"name\":\"Populasi vs. sampel: apa bedanya?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-27T04:59:40+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-27T04:59:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang perbedaan antara sampel dan populasi, termasuk beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs-sampel\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs-sampel\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs-sampel\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Populasi vs. sampel: apa bedanya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Populasi vs. sampel: apa bedanya?","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang perbedaan antara sampel dan populasi, termasuk beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs-sampel\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Populasi vs. sampel: apa bedanya?","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang perbedaan antara sampel dan populasi, termasuk beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs-sampel\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-27T04:59:40+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/pop_vs_sample1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs-sampel\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs-sampel\/","name":"Populasi vs. sampel: apa bedanya?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-27T04:59:40+00:00","dateModified":"2023-07-27T04:59:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang perbedaan antara sampel dan populasi, termasuk beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs-sampel\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs-sampel\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs-sampel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Populasi vs. sampel: apa bedanya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1233"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1233"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1233\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}