{"id":1259,"date":"2023-07-27T02:47:50","date_gmt":"2023-07-27T02:47:50","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/pembatasan-jangkauan\/"},"modified":"2023-07-27T02:47:50","modified_gmt":"2023-07-27T02:47:50","slug":"pembatasan-jangkauan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/pembatasan-jangkauan\/","title":{"rendered":"Apa yang dimaksud dengan pembatasan ruang lingkup?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seringkali dalam statistik kita berusaha mengukur <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/koefisien-korelasi-pearson-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">korelasi<\/a> antara dua variabel. Ini membantu kita memahami hal-hal berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Arah<\/strong> hubungan antara dua variabel. <em>Ketika salah satu variabel meningkat, apakah variabel lainnya cenderung meningkat atau menurun?<\/em><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kekuatan<\/strong> hubungan antara dua variabel. <em>Berapa perubahan nilai kedua variabel tersebut?<\/em><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sayangnya, masalah yang mungkin timbul saat mengukur korelasi antara dua variabel disebut <strong>pembatasan rentang<\/strong> . Hal ini terjadi ketika <em>rentang<\/em> nilai terukur untuk salah satu variabel dibatasi karena alasan tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya kita ingin mengukur korelasi antara <em>jam belajar<\/em> dengan <em>nilai ujian<\/em> siswa di sekolah tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kita mengumpulkan data mengenai kedua variabel ini untuk seluruh 1.000 siswa di sekolah, kita mungkin menemukan bahwa korelasi antara <em>jam belajar<\/em> dan <em>nilai ujian<\/em> adalah <strong>0,73<\/strong> .<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-12432 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/plage-restreinte0.png\" alt=\"\" width=\"453\" height=\"448\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Korelasi yang cukup tinggi menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara kedua variabel. Ketika siswa belajar lebih banyak, mereka cenderung berprestasi lebih baik dalam ujian.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, mari kita asumsikan bahwa kita hanya mengumpulkan data siswa pada mata kuliah kehormatan. Bisa jadi semua siswa tersebut sudah belajar minimal 6 jam.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jadi, jika kita menghitung korelasi antara <em>jam belajar<\/em> dan <em>nilai ujian<\/em> siswa tersebut, kita akan menggunakan kisaran sempit untuk <em>variabel jam belajar<\/em> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-12433 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/plage-restreinte1.png\" alt=\"Contoh jangkauan terbatas\" width=\"442\" height=\"439\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kita memperbesar diagram sebar untuk rentang yang <em>jamnya<\/em> lebih besar dari 6, maka plotnya akan terlihat seperti ini:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-12434 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/plage-restreinte2.png\" alt=\"Contoh point cloud untuk rentang terbatas\" width=\"448\" height=\"439\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Korelasi antara kedua variabel pada grafik ini ternyata sebesar <strong>0,37<\/strong> , jauh lebih rendah dari <strong>0,73<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jadi, jika kita hanya mengumpulkan data tentang <em>jam belajar<\/em> dan <em>nilai ujian<\/em> untuk siswa pada mata kuliah kehormatan, kita mungkin berasumsi bahwa ada hubungan yang lemah antara jam belajar dan nilai ujian.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, hasil ini akan menyesatkan karena kami menggunakan <strong>rentang terbatas<\/strong> untuk salah satu variabel.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh nyata dari jangkauan terbatas<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Masalah rentang terbatas dapat muncul dalam praktik di banyak penelitian berbeda. Berikut beberapa contohnya:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Studi pada atlet berprestasi<\/strong> . Para peneliti mungkin tertarik untuk mempelajari apakah program pelatihan tertentu menghasilkan lebih banyak massa otot daripada program standar tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika peneliti hanya mengumpulkan data dari atlet elit, kemungkinan besar atlet tersebut semuanya sudah memiliki massa otot yang tinggi. Oleh karena itu, akan ada rentang nilai sempit yang tersedia untuk menghitung korelasi antara program pelatihan dan massa otot yang dihasilkan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Kajian terhadap siswa yang berprestasi.<\/strong> Peneliti mungkin ingin mempelajari apakah program bimbingan belajar tertentu mempunyai dampak positif terhadap nilai. Secara alami, siswa yang ingin meningkatkan nilainya dan berpartisipasi dalam program bimbingan belajar mungkin sudah menjadi siswa yang berprestasi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jadi mungkin tidak banyak ruang untuk perbaikan pada nilai siswa ini. Ketika peneliti menghitung korelasi antara jam yang dihabiskan dalam program bimbingan belajar dan peningkatan nilai yang dihasilkan, korelasi sebenarnya mungkin diremehkan karena ruang untuk peningkatan nilai terbatas.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Bagaimana memperhitungkan rentang yang dibatasi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara populer untuk memperhitungkan rentang terbatas dikenal sebagai <strong>Kasus Thorndike 2<\/strong> , sebuah rumus yang dikembangkan oleh ahli psikometri Robert L. Thorndike.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rumus ini memberikan perkiraan korelasi sebenarnya antara dua variabel dan menggunakan perhitungan berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Korelasi sebenarnya = \u221a(1-(SD <sup>2<\/sup> <sub>y dibatasi<\/sub> -SD <sup>2<\/sup> <sub>y tidak dibatasi<\/sub> )) * (1-r <sup>2<\/sup> <sub>dibatasi<\/sub> )<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">SD <sup>2<\/sup> <sub>dibatasi y<\/sub> : Standar deviasi kuadrat dari data yang tersedia pada variabel respon y.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">SD <sup>2<\/sup> y <sub>yang tidak dibatasi<\/sub> : Standar deviasi kuadrat yang diketahui dari variabel respons populasi.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">r <sup>2<\/sup> <sub>dibatasi<\/sub> : Korelasi kuadrat pada data terbatas yang tersedia.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rumus ini telah terbukti efektif dalam menghasilkan perkiraan yang tidak bias mengenai korelasi sebenarnya antara dua variabel ketika salah satu variabel mempunyai rentang yang terbatas.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa untuk menggunakan rumus ini, Anda harus memiliki perkiraan deviasi standar populasi sebenarnya untuk variabel respons.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seringkali dalam statistik kita berusaha mengukur korelasi antara dua variabel. Ini membantu kita memahami hal-hal berikut: Arah hubungan antara dua variabel. Ketika salah satu variabel meningkat, apakah variabel lainnya cenderung meningkat atau menurun? Kekuatan hubungan antara dua variabel. Berapa perubahan nilai kedua variabel tersebut? Sayangnya, masalah yang mungkin timbul saat mengukur korelasi antara dua variabel [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa yang dimaksud dengan pembatasan ruang lingkup? - Statorial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan sederhana tentang pembatasan ruang lingkup, sebuah fenomena yang sering terjadi dalam penelitian.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pembatasan-jangkauan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa yang dimaksud dengan pembatasan ruang lingkup? - Statorial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan sederhana tentang pembatasan ruang lingkup, sebuah fenomena yang sering terjadi dalam penelitian.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pembatasan-jangkauan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-27T02:47:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/plage-restreinte0.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pembatasan-jangkauan\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pembatasan-jangkauan\/\",\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan pembatasan ruang lingkup? - Statorial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-27T02:47:50+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-27T02:47:50+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan sederhana tentang pembatasan ruang lingkup, sebuah fenomena yang sering terjadi dalam penelitian.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pembatasan-jangkauan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/pembatasan-jangkauan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pembatasan-jangkauan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan pembatasan ruang lingkup?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa yang dimaksud dengan pembatasan ruang lingkup? - Statorial","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan sederhana tentang pembatasan ruang lingkup, sebuah fenomena yang sering terjadi dalam penelitian.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/pembatasan-jangkauan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa yang dimaksud dengan pembatasan ruang lingkup? - Statorial","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan sederhana tentang pembatasan ruang lingkup, sebuah fenomena yang sering terjadi dalam penelitian.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/pembatasan-jangkauan\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-27T02:47:50+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/plage-restreinte0.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pembatasan-jangkauan\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/pembatasan-jangkauan\/","name":"Apa yang dimaksud dengan pembatasan ruang lingkup? - Statorial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-27T02:47:50+00:00","dateModified":"2023-07-27T02:47:50+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan sederhana tentang pembatasan ruang lingkup, sebuah fenomena yang sering terjadi dalam penelitian.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pembatasan-jangkauan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/pembatasan-jangkauan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pembatasan-jangkauan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa yang dimaksud dengan pembatasan ruang lingkup?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1259"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1259"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1259\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1259"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1259"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1259"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}