{"id":1286,"date":"2023-07-27T00:33:48","date_gmt":"2023-07-27T00:33:48","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-forsythe-dengan-python-coklat\/"},"modified":"2023-07-27T00:33:48","modified_gmt":"2023-07-27T00:33:48","slug":"tes-forsythe-dengan-python-coklat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-forsythe-dengan-python-coklat\/","title":{"rendered":"Cara melakukan tes brown-forsythe dengan python"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ANOVA satu arah<\/a> digunakan untuk menentukan ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan antara rata-rata tiga atau lebih kelompok independen.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Salah satu <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-danova\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">asumsi<\/a> ANOVA satu arah adalah varian populasi yang diambil <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs.-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sampelnya<\/a> adalah sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Salah satu cara paling umum untuk mengujinya adalah dengan menggunakan <strong>uji Brown-Forsythe<\/strong> , yaitu uji statistik yang menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengujian-hipotesis-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">asumsi<\/a> berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>0<\/sub> :<\/strong> Varians antar populasi adalah sama.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>A<\/sub><\/strong> : Perbedaan antar populasi tidak sama.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/p-menghargai-signifikansi-statistik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">nilai p<\/a> dari uji tersebut berada di bawah tingkat signifikansi tertentu (misalnya \u03b1 = 0,05), maka kita menolak hipotesis nol dan menyimpulkan bahwa variansnya tidak sama antara populasi yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini memberikan contoh langkah demi langkah tentang cara melakukan pengujian Brown-Forsythe dengan Python.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Masukkan datanya<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan peneliti ingin mengetahui apakah tiga pupuk yang berbeda menyebabkan tingkat pertumbuhan tanaman yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Mereka secara acak memilih 30 tanaman berbeda dan membaginya menjadi tiga kelompok yang terdiri dari 10 tanaman, memberikan pupuk berbeda pada setiap kelompok. Setelah sebulan, mereka mengukur tinggi tiap tanaman.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tabel berikut menunjukkan tinggi tanaman pada masing-masing kelompok:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #e5e5e5; font-size: 15px;\"> <strong>group1 = [7, 14, 14, 13, 12, 9, 6, 14, 12, 8]\ngroup2 = [15, 17, 13, 15, 15, 13, 9, 12, 10, 8]\ngroup3 = [6, 8, 8, 9, 5, 14, 13, 8, 10, 9]\n<\/strong><\/pre>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2: Ringkas datanya<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebelum melakukan uji Brown-Forsythe, kita dapat<\/span> <span style=\"color: #000000;\">menghitung varian pengukuran tumbuhan pada setiap kelompok:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #e5e5e5; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #008000;\"><span style=\"color: #008080;\">#import numpy<\/span>\nimport<\/span> numpy <span style=\"color: #008000;\">as<\/span> np\n<\/span>\n<span style=\"color: #008080;\">#calculate variance of plant measurements in each group\n<\/span><span style=\"color: #993300;\">print<\/span> (np. <span style=\"color: #3366ff;\">var<\/span> (group1), np. <span style=\"color: #3366ff;\">var<\/span> (group2), np. <span style=\"color: #3366ff;\">var<\/span> (group3))\n\n8.69 7.81 7.0<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat melihat bahwa varians antar kelompok berbeda, namun untuk menentukan apakah perbedaan ini <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/signifikansi-statistik-praktis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">signifikan secara statistik<\/a> , kita dapat melakukan uji Brown-Forsythe.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3: Lakukan tes Brown-Forsythe<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk melakukan pengujian Brown-Forsythe dengan Python, kita dapat menggunakan fungsi <a href=\"https:\/\/docs.scipy.org\/doc\/scipy\/reference\/generated\/scipy.stats.levene.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">scipy.stats.levene()<\/a> dan menentukan bahwa pusatnya adalah <strong>median<\/strong> :<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #e5e5e5; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #993300;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #008000;\">import<\/span> scipy.stats <span style=\"color: #008000;\">as<\/span> stats\n\nstats. <span style=\"color: #3366ff;\">levene<\/span> (group1, group2, group3, center=' <span style=\"color: #008000;\">median<\/span> ')\n\nLeveneResult(statistic=0.17981072555205047, pvalue=0.8364205218185946)\n<\/span><\/span><\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dari hasilnya kita dapat mengamati hal-hal berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Statistik uji: <strong>0,1798<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">nilai p: <strong>0,8364<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai p dari pengujian tersebut ternyata lebih besar dari 0,05, sehingga kita gagal menolak hipotesis nol dari pengujian tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perbedaan varians antar kelompok tidak signifikan secara statistik.<\/span><\/p>\n<h3> <strong>Langkah selanjutnya<\/strong><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kita gagal menolak hipotesis nol uji Brown-Forsythe, maka kita dapat melakukan ANOVA satu arah pada data tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun jika hipotesis nol ditolak, berarti asumsi persamaan varians tidak terpenuhi. Dalam hal ini kita mempunyai dua pilihan:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Tetap lakukan ANOVA satu arah.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ternyata ANOVA satu arah sebenarnya kuat terhadap varian yang tidak sama selama varian terbesar tidak lebih besar dari 4 kali varian terkecil.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pada langkah 2 contoh di atas, kita menemukan bahwa varian terkecil adalah 7,0 dan varian terbesar adalah 8,69. Jadi perbandingan varian terbesar dan terkecil adalah 8,69 \/ 7,0 = <strong>1,24<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai ini kurang dari 4, kita dapat melanjutkan dengan ANOVA satu arah meskipun uji Brown-Forsythe menunjukkan bahwa variansnya tidak sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Lakukan tes Kruskal-Wallis<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika rasio varian terbesar dan varian terkecil lebih besar dari 4, seseorang dapat memilih untuk melakukan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kruskal-wallis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uji Kruskal-Wallis<\/a> . Hal ini dianggap setara nonparametrik dari ANOVA satu arah.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Anda dapat menemukan contoh langkah demi langkah pengujian Kruskal-Wallis dengan Python <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kruskal-wallis-menguji-ular-piton\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a> .<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANOVA satu arah digunakan untuk menentukan ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan antara rata-rata tiga atau lebih kelompok independen. Salah satu asumsi ANOVA satu arah adalah varian populasi yang diambil sampelnya adalah sama. Salah satu cara paling umum untuk mengujinya adalah dengan menggunakan uji Brown-Forsythe , yaitu uji statistik yang menggunakan asumsi berikut: H 0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara melakukan tes Brown-Forsythe dengan Python<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan pengujian Brown-Forsythe dengan Python, dengan contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-forsythe-dengan-python-coklat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara melakukan tes Brown-Forsythe dengan Python\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan pengujian Brown-Forsythe dengan Python, dengan contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-forsythe-dengan-python-coklat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-27T00:33:48+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-forsythe-dengan-python-coklat\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-forsythe-dengan-python-coklat\/\",\"name\":\"Cara melakukan tes Brown-Forsythe dengan Python\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-27T00:33:48+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-27T00:33:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan pengujian Brown-Forsythe dengan Python, dengan contoh langkah demi langkah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-forsythe-dengan-python-coklat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-forsythe-dengan-python-coklat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-forsythe-dengan-python-coklat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara melakukan tes brown-forsythe dengan python\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara melakukan tes Brown-Forsythe dengan Python","description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan pengujian Brown-Forsythe dengan Python, dengan contoh langkah demi langkah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-forsythe-dengan-python-coklat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara melakukan tes Brown-Forsythe dengan Python","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan pengujian Brown-Forsythe dengan Python, dengan contoh langkah demi langkah.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-forsythe-dengan-python-coklat\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-27T00:33:48+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-forsythe-dengan-python-coklat\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-forsythe-dengan-python-coklat\/","name":"Cara melakukan tes Brown-Forsythe dengan Python","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-27T00:33:48+00:00","dateModified":"2023-07-27T00:33:48+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan pengujian Brown-Forsythe dengan Python, dengan contoh langkah demi langkah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-forsythe-dengan-python-coklat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/tes-forsythe-dengan-python-coklat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-forsythe-dengan-python-coklat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara melakukan tes brown-forsythe dengan python"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1286"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1286"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1286\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1286"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1286"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1286"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}