{"id":1318,"date":"2023-07-26T21:44:07","date_gmt":"2023-07-26T21:44:07","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/"},"modified":"2023-07-26T21:44:07","modified_gmt":"2023-07-26T21:44:07","slug":"tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/","title":{"rendered":"Tukey vs. bonferroni vs. scheffe: tes mana yang harus anda gunakan?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ANOVA satu arah<\/a> digunakan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata tiga atau lebih kelompok independen.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/signifikansi-statistik-praktis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">nilai p<\/a> keseluruhan tabel ANOVA berada di bawah tingkat signifikansi tertentu, maka kita memiliki cukup bukti untuk mengatakan bahwa setidaknya salah satu mean kelompok berbeda dari mean kelompok lainnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, hal ini tidak memberi tahu kita kelompok <em>mana<\/em> yang berbeda satu sama lain. Hal ini menunjukkan kepada kita bahwa tidak semua rata-rata kelompok adalah sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk mengetahui secara pasti kelompok mana yang berbeda satu sama lain, kita perlu melakukan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-post-hoc-anova\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">uji post-hoc<\/a> yang dapat mengontrol <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-kesalahan-keluarga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">tingkat kesalahan per keluarga<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tiga dari tes post-hoc yang paling umum digunakan meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Metode Tukey<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Metode Scheffe<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Metode Bonferroni<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini memberikan ikhtisar setiap metode serta instruksi tes post-hoc mana yang akan digunakan tergantung pada situasinya.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Metode Tukey<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji post hoc Tukey sebaiknya digunakan bila ingin membuat perbandingan berpasangan antar kelompok artinya bila jumlah sampel tiap kelompok sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika ukuran sampel <em>tidak<\/em> sama, Anda dapat menggunakan tes versi modifikasi yang dikenal sebagai tes Tukey-Kramer.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><em>Istilah &#8220;berpasangan&#8221; berarti kita hanya ingin membandingkan rata-rata dua kelompok pada satu waktu.<\/em><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya kita mempunyai tiga kelompok: A, B, C.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji post-hoc Tukey memungkinkan kita membuat perbandingan berpasangan berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><sub>\u03bcA<\/sub> = <sub>\u03bcB<\/sub><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><sub>\u03bcA<\/sub> = <sub>\u03bcC<\/sub><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><sub>mikroB<\/sub> = <sub>mikroC<\/sub><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa untuk <em>k<\/em> grup, terdapat total <em>k<\/em> ( <em>k<\/em> -1)\/2 kemungkinan perbandingan berpasangan.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Metode Scheffe<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji post-hoc Scheffe harus digunakan ketika kita ingin membuat <em>semua<\/em> kemungkinan kontras antara rata-rata kelompok. Tes ini memungkinkan Anda membandingkan lebih dari dua mean sekaligus, tidak seperti tes post-hoc Tukey.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya kita mempunyai empat kelompok: A, B, C, D.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tes post-hoc Scheffe akan memungkinkan dilakukannya perbandingan yang kompleks seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><sub>\u03bcA<\/sub> \u2013 <sub>\u03bcB<\/sub> = <sub>\u03bcC<\/sub> \u2013 <sub>\u03bcD<\/sub><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><sub>\u03bcA<\/sub> + <sub>\u03bcD<\/sub> = <sub>\u03bcB<\/sub> + <sub>\u03bcC<\/sub><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Meskipun tes Scheffe post hoc adalah yang paling fleksibel, tes ini juga paling konservatif dan menghasilkan interval kepercayaan terluas.<\/span> <span style=\"color: #000000;\">Artinya, ia memiliki kekuatan statistik terendah dan kemampuan terendah untuk mendeteksi perbedaan nyata antar kelompok.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa uji post-hoc Scheffe dapat digunakan terlepas dari apakah ukuran sampel kelompok sama atau tidak.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Metode Bonferroni<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tes post-hoc Bonferroni sebaiknya digunakan ketika Anda ingin melakukan serangkaian perbandingan <em>yang direncanakan<\/em> sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita mempunyai tiga kelompok \u2013 A, B, C \u2013 dan kita mengetahui sebelumnya bahwa kita hanya tertarik pada perbandingan berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><sub>\u03bcA<\/sub> = <sub>\u03bcB<\/sub><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><sub>mikroB<\/sub> = <sub>mikroC<\/sub><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ketika kita memiliki serangkaian perbandingan terencana tertentu yang ingin kita lakukan terlebih dahulu seperti ini, uji post hoc Bonferroni menghasilkan interval kepercayaan yang paling sempit, artinya tes ini memiliki kemampuan terbesar untuk mendeteksi perbedaan sebenarnya antara kelompok kepentingan. .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa uji post-hoc Bonferroni juga dapat digunakan terlepas dari apakah ukuran sampel kelompok sama atau tidak.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Metode mana yang harus Anda gunakan?<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pohon keputusan berikut membantu Anda memutuskan tes post-hoc mana yang harus Anda gunakan tergantung pada situasinya:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-12901 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/message1.png\" alt=\"Tes post-hoc Tukey vs. Bonferroni vs. Scheffe\" width=\"481\" height=\"563\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pikiran Terakhir<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Apapun tes post-hoc yang Anda pilih untuk digunakan, Anda harus memutuskan <em>sebelum<\/em> melakukan percobaan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hal ini mencegah Anda memilih pengujian post-hoc setelah eksperimen yang kemungkinan besar akan memberikan hasil yang signifikan, yang dianggap sebagai praktik penelitian yang tidak jujur.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Terlepas dari itu, sebagian besar perangkat lunak statistik mampu melakukan pengujian post-hoc ini, sehingga Anda jarang perlu menghitungnya secara manual.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANOVA satu arah digunakan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata tiga atau lebih kelompok independen. Jika nilai p keseluruhan tabel ANOVA berada di bawah tingkat signifikansi tertentu, maka kita memiliki cukup bukti untuk mengatakan bahwa setidaknya salah satu mean kelompok berbeda dari mean kelompok lainnya. Namun, hal ini tidak memberi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tukey vs. Bonferroni vs. Scheffe: Tes Mana yang Harus Anda Gunakan?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara tes post-hoc Tukey, Bonferroni, dan Scheffe, beserta contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tukey vs. Bonferroni vs. Scheffe: Tes Mana yang Harus Anda Gunakan?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara tes post-hoc Tukey, Bonferroni, dan Scheffe, beserta contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T21:44:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/message1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/\",\"name\":\"Tukey vs. Bonferroni vs. Scheffe: Tes Mana yang Harus Anda Gunakan?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T21:44:07+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T21:44:07+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara tes post-hoc Tukey, Bonferroni, dan Scheffe, beserta contohnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tukey vs. bonferroni vs. scheffe: tes mana yang harus anda gunakan?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tukey vs. Bonferroni vs. Scheffe: Tes Mana yang Harus Anda Gunakan?","description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara tes post-hoc Tukey, Bonferroni, dan Scheffe, beserta contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tukey vs. Bonferroni vs. Scheffe: Tes Mana yang Harus Anda Gunakan?","og_description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara tes post-hoc Tukey, Bonferroni, dan Scheffe, beserta contohnya.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T21:44:07+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/message1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/","name":"Tukey vs. Bonferroni vs. Scheffe: Tes Mana yang Harus Anda Gunakan?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T21:44:07+00:00","dateModified":"2023-07-26T21:44:07+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara tes post-hoc Tukey, Bonferroni, dan Scheffe, beserta contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tukey vs. bonferroni vs. scheffe: tes mana yang harus anda gunakan?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1318"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1318"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1318\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1318"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1318"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1318"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}