{"id":1343,"date":"2023-07-26T19:24:24","date_gmt":"2023-07-26T19:24:24","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/probabilitas-a-dan-b\/"},"modified":"2023-07-26T19:24:24","modified_gmt":"2023-07-26T19:24:24","slug":"probabilitas-a-dan-b","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/probabilitas-a-dan-b\/","title":{"rendered":"Cara mencari peluang a dan b: dengan contoh"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Diberikan dua kejadian, A dan B, &#8220;mencari peluang A dan B&#8221; berarti mencari peluang <strong>terjadinya kejadian A dan kejadian B.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami biasanya menulis probabilitas ini dalam dua cara:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">P(A dan B) \u2013 Bentuk tertulis<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">P(A\u2229B) \u2013 Notasi bentuk<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara kita menghitung probabilitas ini bergantung pada apakah kejadian A dan B independen atau dependen.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika A dan B <strong>saling bebas<\/strong> , maka rumus yang kita gunakan untuk menghitung P(A\u2229B) adalah:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 19px;\"> <strong><span style=\"color: #000000;\">Independent Events:<\/span> <span style=\"color: #000000;\">P(A\u2229B) = P(A) * P(B)<\/span>\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika A dan B <strong>saling bergantung<\/strong> , maka rumus yang kita gunakan untuk menghitung P(A\u2229B) adalah:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 19px;\"> <strong><span style=\"color: #000000;\">Dependent Events:<\/span> <span style=\"color: #000000;\">P(A\u2229B) = P(A) * P(B|A)<\/span><\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa P(B|A) adalah probabilitas bersyarat terjadinya kejadian B, <em>jika diketahui <strong>&nbsp;<\/strong><\/em> peristiwa A terjadi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara menggunakan rumus ini dalam praktik.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh P(A\u2229B) untuk kejadian bebas<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara menghitung P(A\u2229B) ketika A dan B merupakan kejadian bebas.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1:<\/strong> Peluang tim bisbol favorit Anda memenangkan Seri Dunia adalah 1\/30 dan peluang tim sepak bola favorit Anda memenangkan Super Bowl adalah 1\/32. Berapa peluang kedua tim favorit Anda memenangkan kejuaraannya masing-masing?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Solusi:<\/strong> Dalam contoh ini, peluang terjadinya masing-masing peristiwa tidak bergantung pada peristiwa lainnya. Jadi peluang terjadinya keduanya dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">P(A\u2229B) = (1\/30) * (1\/32) = 1\/960 = 0,00104.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2:<\/strong> Anda melempar sebuah dadu dan melempar koin secara bersamaan. Berapa peluang dadu mendarat di angka 4 dan koin mendarat di angka 4?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Solusi:<\/strong> Dalam contoh ini, peluang terjadinya masing-masing peristiwa tidak bergantung pada peristiwa lainnya. Jadi peluang terjadinya keduanya dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">P(A\u2229B) = (1\/6) * (1\/2) = 1\/12 = 0,083333.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh P(A\u2229B) untuk kejadian dependen<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara menghitung P(A\u2229B) ketika A dan B merupakan kejadian saling bergantung.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1:<\/strong> Sebuah guci berisi 4 bola merah dan 4 bola hijau. Anda secara acak memilih bola dari guci. Kemudian, tanpa pengembalian, Anda memilih bola lainnya. Berapa peluang terambilnya bola merah setiap saat?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Solusi:<\/strong> Dalam contoh ini, warna bola yang Anda pilih pertama kali mempengaruhi peluang terambilnya bola merah untuk kedua kalinya. Oleh karena itu, kedua peristiwa tersebut bergantung.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Mari kita definisikan kejadian A sebagai peluang terambilnya bola merah untuk pertama kalinya. Peluangnya adalah P(A) = 4\/8. Selanjutnya, kita perlu mencari peluang terambilnya bola merah lagi, <em>mengingat<\/em> bola pertama berwarna merah. Dalam hal ini, hanya tersisa 3 bola merah untuk dipilih dan total hanya 7 bola di dalam guci. Jadi, P(B|A) adalah 3\/7.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jadi peluang terambilnya bola merah setiap kali dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">P(A\u2229B) = P(A) * P(B|A) = (4\/8) * (3\/7) = 0,214.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2:<\/strong> Dalam suatu kelas terdapat 15 anak laki-laki dan 12 anak perempuan. Misalkan kita memasukkan nama masing-masing siswa ke dalam tas. Kami secara acak memilih nama dari tas. Lalu, tanpa penggantian, kami memilih nama lain. Berapa peluang terambilnya kedua nama tersebut laki-laki?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Solusi:<\/strong> Dalam contoh ini, nama depan yang kita pilih pertama kali mempengaruhi kemungkinan terpilihnya nama depan anak laki-laki pada gambar kedua. Oleh karena itu, kedua peristiwa tersebut bergantung.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Mari kita definisikan kejadian A sebagai peluang terpilihnya anak laki-laki untuk pertama kalinya. Peluangnya adalah P(A) = 15\/27. Selanjutnya, kita perlu mencari peluang terpilihnya anak laki-laki lagi, <em>mengingat<\/em> nama depannya adalah laki-laki. Dalam hal ini, hanya tersisa 14 anak laki-laki yang bisa dipilih dan total hanya 26 nama yang ada di tas. Jadi, P(B|A) adalah 14\/26.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jadi peluang kita memilih nama anak laki-laki setiap kali dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">P(A\u2229B) = P(A) * P(B|A) = (15\/27) * (14\/26) = 0,299.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diberikan dua kejadian, A dan B, &#8220;mencari peluang A dan B&#8221; berarti mencari peluang terjadinya kejadian A dan kejadian B. Kami biasanya menulis probabilitas ini dalam dua cara: P(A dan B) \u2013 Bentuk tertulis P(A\u2229B) \u2013 Notasi bentuk Cara kita menghitung probabilitas ini bergantung pada apakah kejadian A dan B independen atau dependen. Jika A [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara mencari peluang A dan B: beserta contoh<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara mencari peluang terjadinya kejadian A dan kejadian B, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/probabilitas-a-dan-b\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara mencari peluang A dan B: beserta contoh\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara mencari peluang terjadinya kejadian A dan kejadian B, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/probabilitas-a-dan-b\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T19:24:24+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/probabilitas-a-dan-b\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/probabilitas-a-dan-b\/\",\"name\":\"Cara mencari peluang A dan B: beserta contoh\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T19:24:24+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T19:24:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara mencari peluang terjadinya kejadian A dan kejadian B, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/probabilitas-a-dan-b\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/probabilitas-a-dan-b\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/probabilitas-a-dan-b\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara mencari peluang a dan b: dengan contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara mencari peluang A dan B: beserta contoh","description":"Tutorial ini menjelaskan cara mencari peluang terjadinya kejadian A dan kejadian B, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/probabilitas-a-dan-b\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara mencari peluang A dan B: beserta contoh","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara mencari peluang terjadinya kejadian A dan kejadian B, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/probabilitas-a-dan-b\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T19:24:24+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/probabilitas-a-dan-b\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/probabilitas-a-dan-b\/","name":"Cara mencari peluang A dan B: beserta contoh","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T19:24:24+00:00","dateModified":"2023-07-26T19:24:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara mencari peluang terjadinya kejadian A dan kejadian B, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/probabilitas-a-dan-b\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/probabilitas-a-dan-b\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/probabilitas-a-dan-b\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara mencari peluang a dan b: dengan contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1343"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1343"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1343\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1343"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1343"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1343"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}