{"id":1368,"date":"2023-07-26T16:34:08","date_gmt":"2023-07-26T16:34:08","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-teorema-limit-pusat\/"},"modified":"2023-07-26T16:34:08","modified_gmt":"2023-07-26T16:34:08","slug":"kondisi-teorema-limit-pusat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-teorema-limit-pusat\/","title":{"rendered":"Teorema limit pusat: empat syarat yang harus dipenuhi"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/teorema-limit-pusat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Teorema limit pusat<\/a> menyatakan bahwa <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-pengambilan-sampel-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">distribusi sampling dari mean sampel<\/a> mendekati normal jika ukuran sampel cukup besar, <em>meskipun distribusi populasi tidak normal<\/em> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk menerapkan teorema limit pusat, empat syarat harus dipenuhi:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1.<\/strong> <strong>Pengacakan<\/strong> : Data harus diambil sampelnya secara acak sehingga setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk dipilih menjadi bagian sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Independensi:<\/strong> Nilai-nilai sampel harus independen satu sama lain.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Kondisi 10%:<\/strong> bila sampel diambil tanpa pengembalian, jumlah sampel tidak boleh melebihi 10% dari populasi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Kondisi Sampel Besar:<\/strong> Ukuran sampel harus cukup besar.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini memberikan penjelasan singkat untuk setiap kondisi.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kondisi 1: pengacakan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk menerapkan teorema limit pusat, data yang kita gunakan harus diambil sampelnya secara acak dari populasi dengan menggunakan <strong>metode probabilitas sampling<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam statistik, ada dua jenis <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/metode-pengambilan-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">metode pengambilan sampel<\/a> :<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Metode Pengambilan Sampel Probabilitas:<\/strong> Metode pengambilan sampel yang setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk terpilih menjadi bagian sampel. Contohnya meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Sampel acak sederhana<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Sampel acak bertingkat<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Sampel acak berkerumun<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Pengambilan sampel acak sistematis<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Metode pengambilan sampel non-probabilitas:<\/strong> metode pengambilan sampel yang setiap anggota populasi tidak mempunyai peluang yang sama untuk terpilih menjadi bagian sampel. Contohnya meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Sampel kenyamanan<\/span><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-respons-sukarela\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sampel respons sukarela<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-bola-salju-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Contoh Bola Salju<\/a><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Sampel murni<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Penting untuk menggunakan metode pengambilan sampel probabilitas untuk memperoleh sampel, karena metode ini memaksimalkan peluang memperoleh <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-representatif-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sampel yang mewakili populasi<\/a> .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kondisi 2: Kemerdekaan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk menerapkan teorema limit pusat, kita juga harus berasumsi bahwa setiap nilai dalam sampel tidak bergantung satu sama lain.<\/span> <span style=\"color: #000000;\">Dengan kata lain, terjadinya suatu peristiwa tidak mempengaruhi terjadinya peristiwa yang lain.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Asumsi ini sering kali terpenuhi jika kita menggunakan metode pengambilan sampel probabilitas, karena jenis metode pengambilan sampel ini memilih <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengamatan-dalam-statistik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pengamatan mana<\/a> yang akan dimasukkan ke dalam sampel secara independen satu sama lain.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kondisi 3: kondisi 10%.<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika sampel diambil tanpa pengembalian (yang hampir selalu terjadi), ukuran sampel tidak boleh melebihi 10% dari total populasi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jika jumlah populasi kita 500 orang, maka jumlah sampel kita tidak boleh lebih dari 50 orang.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jika ukuran populasi kita 1.000 orang, maka sampel kita tidak boleh lebih dari 100 orang.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jika ukuran populasi kita adalah 50.000 orang, maka ukuran sampel kita tidak boleh melebihi 5.000 orang.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dan seterusnya.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kondisi 4: Kondisi sampel besar<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Terakhir, untuk menerapkan teorema limit pusat, ukuran sampel kita harus cukup besar.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Secara umum, kami menganggap &#8220;cukup besar&#8221; untuk 30 atau lebih. Namun, jumlah ini mungkin sedikit berbeda tergantung pada bentuk distribusi populasi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Khususnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jika distribusi populasi simetris, ukuran sampel sekecil 15 terkadang sudah cukup.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jika distribusi populasi tidak seimbang, biasanya diperlukan sampel minimal 30 orang.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jika distribusi populasi sangat tidak seimbang, mungkin diperlukan sampel sebanyak 40 orang atau lebih.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Bergantung pada bentuk distribusi populasi, Anda mungkin memerlukan ukuran sampel yang lebih besar atau kurang dari 30 agar teorema limit pusat dapat diterapkan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teorema limit pusat menyatakan bahwa distribusi sampling dari mean sampel mendekati normal jika ukuran sampel cukup besar, meskipun distribusi populasi tidak normal . Untuk menerapkan teorema limit pusat, empat syarat harus dipenuhi: 1. Pengacakan : Data harus diambil sampelnya secara acak sehingga setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk dipilih menjadi bagian sampel. 2. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Teorema limit pusat: empat syarat yang harus dipenuhi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan empat syarat yang harus dipenuhi untuk menerapkan teorema limit pusat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-teorema-limit-pusat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Teorema limit pusat: empat syarat yang harus dipenuhi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan empat syarat yang harus dipenuhi untuk menerapkan teorema limit pusat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-teorema-limit-pusat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T16:34:08+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-teorema-limit-pusat\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-teorema-limit-pusat\/\",\"name\":\"Teorema limit pusat: empat syarat yang harus dipenuhi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T16:34:08+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T16:34:08+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan empat syarat yang harus dipenuhi untuk menerapkan teorema limit pusat.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-teorema-limit-pusat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-teorema-limit-pusat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-teorema-limit-pusat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Teorema limit pusat: empat syarat yang harus dipenuhi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Teorema limit pusat: empat syarat yang harus dipenuhi","description":"Tutorial ini menjelaskan empat syarat yang harus dipenuhi untuk menerapkan teorema limit pusat.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-teorema-limit-pusat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Teorema limit pusat: empat syarat yang harus dipenuhi","og_description":"Tutorial ini menjelaskan empat syarat yang harus dipenuhi untuk menerapkan teorema limit pusat.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-teorema-limit-pusat\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T16:34:08+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-teorema-limit-pusat\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-teorema-limit-pusat\/","name":"Teorema limit pusat: empat syarat yang harus dipenuhi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T16:34:08+00:00","dateModified":"2023-07-26T16:34:08+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan empat syarat yang harus dipenuhi untuk menerapkan teorema limit pusat.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-teorema-limit-pusat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-teorema-limit-pusat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/kondisi-teorema-limit-pusat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Teorema limit pusat: empat syarat yang harus dipenuhi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1368"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1368"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1368\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1368"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1368"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1368"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}