{"id":1377,"date":"2023-07-26T15:34:05","date_gmt":"2023-07-26T15:34:05","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/varians-kelompok\/"},"modified":"2023-07-26T15:34:05","modified_gmt":"2023-07-26T15:34:05","slug":"varians-kelompok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/varians-kelompok\/","title":{"rendered":"Apa itu varians berkerumun? (definisi &amp; #038; contoh)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam statistik, <strong>varian klaster<\/strong> mengacu pada rata-rata dari dua atau lebih varian klaster.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita menggunakan kata &#8220;dikumpulkan&#8221; untuk menunjukkan bahwa kita &#8220;menggabungkan&#8221; dua atau lebih varian kelompok untuk mendapatkan satu angka untuk varian umum antar kelompok.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam praktiknya, varians yang dikumpulkan paling sering digunakan dalam <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-dua-sampel-anda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uji-t dua sampel<\/a> , yang digunakan untuk menentukan apakah rata-rata dua populasi sama atau tidak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Varians yang dikumpulkan antara dua sampel umumnya dilambangkan <sub>sp<\/sub> <sup>2<\/sup> dan dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">s <sub>p<\/sub> <sup>2<\/sup> = ( (n <sub>1<\/sub> -1)s <sub>1<\/sub> <sup>2<\/sup> + (n <sub>2<\/sub> -1)s <sub>2<\/sub> <sup>2<\/sup> ) \/ (n <sub>1<\/sub> +n <sub>2<\/sub> -2)<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kedua ukuran sampel (n <sub>1<\/sub> dan n <sub>2<\/sub> ) sama, rumusnya disederhanakan sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">s <sub>hal<\/sub> <sup>2<\/sup> = (s <sub>1<\/sub> <sup>2<\/sup> + s <sub>2<\/sub> <sup>2<\/sup> ) \/ 2<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kapan Menghitung Kesenjangan Terkelompok<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat kita ingin membandingkan dua rata-rata populasi, kita berpotensi menggunakan dua uji statistik:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1.<\/strong> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-dua-sampel-anda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Uji-t dua sampel<\/a> : Uji ini mengasumsikan bahwa varians antara dua sampel kira-kira sama. Jika kita menggunakan pengujian ini, maka kita menghitung varians gabungan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2.<\/strong> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-selamat-datang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Uji-t Welch<\/a> : Uji ini <em>tidak mengasumsikan<\/em> bahwa varians antara kedua sampel kira-kira sama. Jika kami menggunakan pengujian ini, kami <em>tidak menghitung<\/em> varians gabungan. Sebaliknya, kami menggunakan rumus yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk menentukan tes mana yang akan digunakan, kami menggunakan aturan praktis berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Aturan umum:<\/strong> Jika rasio varians terbesar dan varians terkecil kurang dari 4, maka kita dapat mengasumsikan bahwa varians tersebut kira-kira sama dan menggunakan uji-t dua sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, sampel 1 memiliki varians 24,5 dan sampel 2 memiliki varians 15,2. Rasio varians sampel terbesar terhadap varians sampel terkecil dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Rasio:<\/strong> 24,5 \/ 15,2 = 1,61<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena rasio ini kurang dari 4, maka dapat diasumsikan bahwa perbedaan antara kedua kelompok kira-kira sama. Jadi, kita akan menggunakan uji-t dua sampel, yang berarti kita akan menghitung varians yang dikumpulkan.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh penghitungan simpangan berkelompok<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita ingin mengetahui apakah berat rata-rata dua spesies penyu yang berbeda sama atau tidak. Untuk mengujinya, kami mengumpulkan sampel penyu secara acak dari setiap populasi dengan informasi sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1:<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Ukuran sampel n <sub>1<\/sub> = 40<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Varians sampel s <sub>1<\/sub> <sup>2<\/sup> = 18,5<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2:<\/strong><\/span><\/p>\n<ul data-slot-rendered-dynamic=\"true\">\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Ukuran sampel n <sub>2<\/sub> = 38<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Varians sampel s <sub>2<\/sub> <sup>2<\/sup> = 6,7<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menghitung varians gabungan antara kedua sampel:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">s <sub>p<\/sub> <sup>2<\/sup> = ( (n <sub>1<\/sub> -1)s <sub>1<\/sub> <sup>2<\/sup> + (n <sub>2<\/sub> -1)s <sub>2<\/sub> <sup>2<\/sup> ) \/ (n <sub>1<\/sub> +n <sub>2<\/sub> -2)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">s <sub>hal<\/sub> <sup>2<\/sup> = ( (40-1)*18,5 + (38-1)*6,7 ) \/ (40+38-2)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">s <sub>hal<\/sub> <sup>2<\/sup> = (39*18,5 + 37*6,7) \/ (76) = 12,755<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Varians yang dikumpulkan adalah <strong>12,755<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa nilai varians yang dikumpulkan adalah antara dua varians asli sebesar 18,5 dan 6,7. Hal ini masuk akal mengingat varian yang dikumpulkan hanyalah rata-rata tertimbang dari dua varian sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber Daya Bonus:<\/strong> Gunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-varians-grup\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kalkulator varians gabungan<\/a> ini untuk secara otomatis menghitung varians gabungan antara dua sampel.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam statistik, varian klaster mengacu pada rata-rata dari dua atau lebih varian klaster. Kita menggunakan kata &#8220;dikumpulkan&#8221; untuk menunjukkan bahwa kita &#8220;menggabungkan&#8221; dua atau lebih varian kelompok untuk mendapatkan satu angka untuk varian umum antar kelompok. Dalam praktiknya, varians yang dikumpulkan paling sering digunakan dalam uji-t dua sampel , yang digunakan untuk menentukan apakah rata-rata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu varians berkerumun? (Definisi dan contoh)<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang kumpulan varians dalam statistik, termasuk definisi formal dan contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/varians-kelompok\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu varians berkerumun? (Definisi dan contoh)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang kumpulan varians dalam statistik, termasuk definisi formal dan contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/varians-kelompok\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T15:34:05+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/varians-kelompok\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/varians-kelompok\/\",\"name\":\"Apa itu varians berkerumun? (Definisi dan contoh)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T15:34:05+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T15:34:05+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang kumpulan varians dalam statistik, termasuk definisi formal dan contohnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/varians-kelompok\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/varians-kelompok\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/varians-kelompok\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu varians berkerumun? (definisi &amp; #038; contoh)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu varians berkerumun? (Definisi dan contoh)","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang kumpulan varians dalam statistik, termasuk definisi formal dan contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/varians-kelompok\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa itu varians berkerumun? (Definisi dan contoh)","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang kumpulan varians dalam statistik, termasuk definisi formal dan contohnya.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/varians-kelompok\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T15:34:05+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/varians-kelompok\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/varians-kelompok\/","name":"Apa itu varians berkerumun? (Definisi dan contoh)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T15:34:05+00:00","dateModified":"2023-07-26T15:34:05+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang kumpulan varians dalam statistik, termasuk definisi formal dan contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/varians-kelompok\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/varians-kelompok\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/varians-kelompok\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu varians berkerumun? (definisi &amp; #038; contoh)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1377"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1377"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1377\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1377"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1377"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1377"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}