{"id":1378,"date":"2023-07-26T15:27:32","date_gmt":"2023-07-26T15:27:32","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan\/"},"modified":"2023-07-26T15:27:32","modified_gmt":"2023-07-26T15:27:32","slug":"menangkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan\/","title":{"rendered":"Cara winsorisasi data: pengertian &amp; contoh"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Memperoleh<\/strong> data berarti menetapkan outlier ekstrem sama dengan persentil data tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, winorisasi 90% menetapkan semua <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengamatan-dalam-statistik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pengamatan<\/a> di atas persentil ke-95 sama dengan nilai pada persentil ke-95 dan semua pengamatan di bawah persentil ke-5 sama dengan nilai pada persentil ke-5.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Memang benar, winorizing data berarti mengubah nilai ekstrim dari suatu kumpulan data ke nilai yang tidak terlalu ekstrim.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: Cara Winsorisasi Data<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita memiliki kumpulan data berikut:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong>3, 14, 16, 16, 17, 29, 34, 36, 39, 47, 59, 64, 65, 66, 68, 79, 91, 98\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk melakukan winorisasi 90% pada kumpulan data ini, pertama-tama kita cari persentil ke-5 dan persentil ke-95, yang hasilnya adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Persentil ke-5:<\/strong> 12,35<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Persentil ke-95:<\/strong> 92,05<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami kemudian akan menetapkan semua nilai yang kurang dari 12,35 sama dengan 12,35 dan semua nilai yang lebih besar dari 92,05 sama dengan 92,05:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong>12.35, 14, 16, 16, 17, 29, 34, 36, 39, 47, 59, 64, 65, 66, 68, 79, 91, 92.05<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam hal ini, nilai <strong>3<\/strong> menjadi <strong>12.35<\/strong> dan nilai <strong>98<\/strong> menjadi <strong>92.05<\/strong> .<\/span><\/p>\n<h3> <strong><span style=\"color: #000000;\">Mengapa melakukan Winsorisasi data?<\/span><\/strong><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rata-rata dan deviasi standar adalah dua metode umum untuk mengukur <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengukur-tendensi-sentral\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">lokasi pusat<\/a> kumpulan data dan distribusi observasi dalam kumpulan data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, kedua ukuran ini dapat dipengaruhi oleh outlier yang ekstrim. Oleh karena itu, melakukan winorisasi data memungkinkan kita untuk menentukan outlier ekstrim yang sama dengan nilai yang kurang ekstrim.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hal ini sering kali memungkinkan kita mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang mean dan deviasi standar kumpulan data.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kemenangan emas plum<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara umum lainnya untuk menangani outlier adalah dengan <strong>menghapusnya<\/strong> dari kumpulan data, yang berarti menghapusnya seluruhnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, perhatikan kumpulan data sebelumnya:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong>3, 14, 16, 16, 17, 29, 34, 36, 39, 47, 59, 64, 65, 66, 68, 79, 91, 98<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kita ingin menurunkan nilai di bawah persentil ke-5 atau di atas persentil ke-95, kita cukup menghilangkan nilai <strong>3<\/strong> dan <strong>98<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut beberapa aturan praktis kapan menggunakan slicing atau winorization:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pemangkasan:<\/strong> Masuk akal untuk memangkas nilai data ketika beberapa nilai tampak benar-benar tidak masuk akal, yaitu karena kesalahan entri data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Winsorisasi:<\/strong> Masuk akal untuk melakukan winorisasi data ketika kita ingin menyimpan observasi yang berada pada kondisi ekstrem, namun tidak ingin mengartikannya terlalu harfiah.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Tindakan pencegahan terkait winorisasi data<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut beberapa hal yang perlu diingat ketika memutuskan untuk mendapatkan data:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1.<\/strong> Jika tidak ada outlier yang ekstrim, melakukan winorisasi data hanya akan sedikit mengubah nilai terkecil dan terbesar. Ini umumnya bukan ide yang baik karena ini berarti kita hanya mengubah nilai data dengan tujuan mengubahnya saja.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2.<\/strong> Pencilan dapat mewakili kasus-kasus tepi yang menarik dalam data. Jadi, sebelum Anda mengedit outlier, ada baiknya Anda melihat lebih dekat outlier tersebut untuk mengetahui apa penyebabnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3.<\/strong> Anda harus memutuskan apakah akan melakukan winorisasi data <em>setelah<\/em> pengumpulan data, bukan sebelumnya. Anda harus melihat apakah memang ada outlier ekstrim sebelum memutuskan untuk melakukan winorize. Jika tidak ada outlier ekstrim, maka winorisasi mungkin tidak diperlukan.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Tutorial: Winsorisasi data di Excel<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Lihat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan-data-excel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tutorial ini<\/a> untuk contoh langkah demi langkah tentang cara melakukan winorisasi kumpulan data di Excel.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memperoleh data berarti menetapkan outlier ekstrem sama dengan persentil data tertentu. Misalnya, winorisasi 90% menetapkan semua pengamatan di atas persentil ke-95 sama dengan nilai pada persentil ke-95 dan semua pengamatan di bawah persentil ke-5 sama dengan nilai pada persentil ke-5. Memang benar, winorizing data berarti mengubah nilai ekstrim dari suatu kumpulan data ke nilai yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara melakukan winorisasi data: definisi dan contoh - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan bagaimana dan mengapa melakukan winorisasi data, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara melakukan winorisasi data: definisi dan contoh - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan bagaimana dan mengapa melakukan winorisasi data, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T15:27:32+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan\/\",\"name\":\"Cara melakukan winorisasi data: definisi dan contoh - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T15:27:32+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T15:27:32+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan bagaimana dan mengapa melakukan winorisasi data, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara winsorisasi data: pengertian &amp; contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara melakukan winorisasi data: definisi dan contoh - Statologi","description":"Tutorial ini menjelaskan bagaimana dan mengapa melakukan winorisasi data, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara melakukan winorisasi data: definisi dan contoh - Statologi","og_description":"Tutorial ini menjelaskan bagaimana dan mengapa melakukan winorisasi data, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T15:27:32+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan\/","name":"Cara melakukan winorisasi data: definisi dan contoh - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T15:27:32+00:00","dateModified":"2023-07-26T15:27:32+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan bagaimana dan mengapa melakukan winorisasi data, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/menangkan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara winsorisasi data: pengertian &amp; contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1378"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1378"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1378\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1378"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1378"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1378"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}