{"id":1388,"date":"2023-07-26T14:27:38","date_gmt":"2023-07-26T14:27:38","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/masalah-variabel-ketiga\/"},"modified":"2023-07-26T14:27:38","modified_gmt":"2023-07-26T14:27:38","slug":"masalah-variabel-ketiga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/masalah-variabel-ketiga\/","title":{"rendered":"Masalah variabel ketiga : pengertian &amp; contoh"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam statistik, <strong>masalah variabel ketiga<\/strong> terjadi ketika korelasi yang diamati antara dua variabel sebenarnya dapat dijelaskan oleh variabel ketiga yang tidak diperhitungkan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika variabel ketiga ini tidak diperhitungkan, korelasi antara kedua variabel yang diteliti dapat menyesatkan atau bahkan menimbulkan kebingungan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini memberikan beberapa contoh masalah variabel ketiga dalam konteks berbeda.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: Anjing dan hidran kebakaran<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Seorang peneliti mengamati bahwa kota-kota dengan lebih banyak hidran kebakaran juga cenderung memiliki lebih banyak anjing.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun kedua variabel ini hanya berkorelasi karena keduanya mempunyai korelasi yang kuat dengan variabel ketiga: <strong>jumlah penduduk<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kota-kota besar cenderung memiliki lebih banyak hidran kebakaran <em>dan<\/em> lebih banyak anjing. Sebaliknya, kota-kota kecil cenderung memiliki lebih sedikit hidran kebakaran <em>dan<\/em> lebih sedikit anjing.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13786 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/troisiemevariable1.png\" alt=\"Contoh soal variabel ketiga\" width=\"541\" height=\"418\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: Penjualan es krim dan serangan hiu<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Peneliti menemukan penjualan es krim dan serangan hiu mempunyai korelasi yang sangat positif.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun kedua variabel ini hanya berkorelasi karena keduanya memiliki korelasi yang kuat dengan variabel ketiga: <strong>suhu<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat cuaca hangat, lebih banyak orang membeli es krim dan lebih banyak orang berenang di laut, hal ini menjelaskan mengapa nilai penjualan es krim dan serangan hiu cenderung meningkat pada waktu yang sama sepanjang tahun.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13787\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/troisiemevariable2.png\" alt=\"Masalah variabel ketiga\" width=\"543\" height=\"400\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 3: Relawan dan bencana alam<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebuah penelitian menemukan bahwa semakin banyak relawan yang melapor setelah bencana alam, semakin besar pula kerusakan yang ditimbulkan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun kedua variabel tersebut hanya berkorelasi karena keduanya mempunyai korelasi yang kuat dengan variabel ketiga: <strong>besarnya bencana alam<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Bencana alam yang lebih besar berkorelasi kuat dengan lebih banyak kerusakan yang ditimbulkan serta peningkatan jumlah relawan.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13788 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/troisiemevariable3.png\" alt=\"Contoh soal variabel ketiga di dunia nyata\" width=\"543\" height=\"413\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Artikel Terkait<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/menghilangkan-bias-variabel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa yang dimaksud dengan bias variabel yang dihilangkan?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-yang-kurang-dihitung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa itu bias yang kurang dihitung?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-agregasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa itu bias agregasi?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-perancu\/\">Apa yang dimaksud dengan variabel yang membingungkan?<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam statistik, masalah variabel ketiga terjadi ketika korelasi yang diamati antara dua variabel sebenarnya dapat dijelaskan oleh variabel ketiga yang tidak diperhitungkan. Jika variabel ketiga ini tidak diperhitungkan, korelasi antara kedua variabel yang diteliti dapat menyesatkan atau bahkan menimbulkan kebingungan. Tutorial ini memberikan beberapa contoh masalah variabel ketiga dalam konteks berbeda. Contoh 1: Anjing dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Masalah variabel ketiga: definisi dan contoh<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang masalah variabel ketiga, termasuk definisi dan contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/masalah-variabel-ketiga\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Masalah variabel ketiga: definisi dan contoh\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang masalah variabel ketiga, termasuk definisi dan contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/masalah-variabel-ketiga\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T14:27:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/troisiemevariable1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/masalah-variabel-ketiga\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/masalah-variabel-ketiga\/\",\"name\":\"Masalah variabel ketiga: definisi dan contoh\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T14:27:38+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T14:27:38+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang masalah variabel ketiga, termasuk definisi dan contohnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/masalah-variabel-ketiga\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/masalah-variabel-ketiga\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/masalah-variabel-ketiga\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Masalah variabel ketiga : pengertian &amp; contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Masalah variabel ketiga: definisi dan contoh","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang masalah variabel ketiga, termasuk definisi dan contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/masalah-variabel-ketiga\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Masalah variabel ketiga: definisi dan contoh","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang masalah variabel ketiga, termasuk definisi dan contohnya.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/masalah-variabel-ketiga\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T14:27:38+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/troisiemevariable1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/masalah-variabel-ketiga\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/masalah-variabel-ketiga\/","name":"Masalah variabel ketiga: definisi dan contoh","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T14:27:38+00:00","dateModified":"2023-07-26T14:27:38+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang masalah variabel ketiga, termasuk definisi dan contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/masalah-variabel-ketiga\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/masalah-variabel-ketiga\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/masalah-variabel-ketiga\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Masalah variabel ketiga : pengertian &amp; contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1388"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1388"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1388\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1388"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1388"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1388"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}