{"id":1407,"date":"2023-07-26T12:31:29","date_gmt":"2023-07-26T12:31:29","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-di-excel\/"},"modified":"2023-07-26T12:31:29","modified_gmt":"2023-07-26T12:31:29","slug":"variabel-dummy-di-excel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-di-excel\/","title":{"rendered":"Cara membuat variabel dummy di excel (langkah demi langkah)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-regresi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Variabel dummy<\/a> adalah jenis variabel yang kita buat dalam analisis regresi sehingga kita dapat merepresentasikan variabel kategori sebagai variabel numerik yang mengambil salah satu dari dua nilai: nol atau satu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita mempunyai kumpulan data berikut dan ingin menggunakan <em>usia<\/em> dan <em>status perkawinan<\/em> untuk memprediksi <em>pendapatan<\/em> :<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13944 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/mannequin4.png\" alt=\"\" width=\"246\" height=\"309\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk menggunakan <em>status perkawinan<\/em> sebagai variabel prediktor dalam model regresi, kita perlu mengubahnya menjadi variabel dummy.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena ini saat ini merupakan variabel kategori yang dapat mengambil tiga nilai berbeda (&#8220;Lajang&#8221;, &#8220;Menikah&#8221;, atau &#8220;Bercerai&#8221;), kita perlu membuat <em>k<\/em> -1 = 3-1 = 2 variabel tiruan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk membuat variabel dummy ini, kita dapat membiarkan &#8220;Tunggal&#8221; sebagai nilai dasar karena variabel ini paling sering muncul. Berikut cara kami mengubah <em>status perkawinan<\/em> menjadi variabel dummy:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13950 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/mannequin6.png\" alt=\"\" width=\"615\" height=\"311\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini memberikan contoh langkah demi langkah tentang cara membuat variabel dummy untuk kumpulan data persis ini di Excel dan kemudian melakukan analisis regresi menggunakan variabel dummy tersebut sebagai prediktor.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Buat datanya<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertama, mari buat dataset di Excel:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13963 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/facticeexcel1-1.png\" alt=\"\" width=\"428\" height=\"396\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2: Buat Variabel Dummy<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita bisa menyalin nilai dari kolom A dan B ke kolom E dan F, lalu menggunakan fungsi <strong>IF()<\/strong> di Excel untuk mendefinisikan dua variabel dummy baru: Menikah dan Bercerai.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13964 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/facticeexcel2.png\" alt=\"Variabel Dummy di Excel\" width=\"646\" height=\"442\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut rumus yang kami gunakan di sel <strong>G2<\/strong> , yang kami salin ke sel lainnya di kolom G:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #ff6600;\">=<\/span> <span style=\"color: #3366ff;\">IF<\/span> (C2 <span style=\"color: #ff6600;\">=<\/span> \"Married\", 1, 0)\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dan inilah rumus yang kami gunakan di sel <strong>H2<\/strong> , yang kami salin ke sel lainnya di kolom H:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #ff6600;\">=<\/span> <span style=\"color: #3366ff;\">IF<\/span> (C2 <span style=\"color: #ff6600;\">=<\/span> \"Divorced\", 1, 0)<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kemudian kita dapat menggunakan variabel dummy tersebut dalam model regresi untuk memprediksi pendapatan.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3: Lakukan Regresi Linier<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk melakukan regresi linier berganda, kita perlu mengklik tab <strong>Data<\/strong> di sepanjang pita atas, lalu <strong>klik Analisis Data<\/strong> di bagian <strong>Analisis<\/strong> :<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5292 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deuxsampexcel3.png\" alt=\"\" width=\"435\" height=\"166\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika opsi ini tidak tersedia, Anda harus memuat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-memuat-toolpak-analisis-di-excel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Analysis Toolpak<\/a> terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Di jendela yang muncul, klik <strong>Regresi<\/strong> lalu klik <strong>OK<\/strong> .<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13965 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/facticeexcel3.png\" alt=\"\" width=\"580\" height=\"388\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, isi informasi berikut dan klik <strong>OK<\/strong> .<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13966 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/facticeexcel4.png\" alt=\"Variabel Dummy Regresi di Excel\" width=\"564\" height=\"405\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini menghasilkan hasil sebagai berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13967 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/facticeexcel5.png\" alt=\"Regresi dengan variabel dummy di Excel\" width=\"620\" height=\"509\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dari hasilnya kita dapat melihat bahwa garis regresi yang dipasang adalah:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pendapatan = 14,276.12 + 1,471.67*(umur) + 2,479.75*(menikah) \u2013 8,397.40*(bercerai)<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menggunakan persamaan ini untuk mengetahui perkiraan pendapatan seseorang berdasarkan usia dan status perkawinannya. Misalnya, seseorang yang berusia 35 tahun dan menikah akan memiliki perkiraan pendapatan sebesar <strong>$68,264<\/strong> :<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pendapatan = 14,276.12 + 1,471.67*(35) + 2,479.75*(1) \u2013 8,397.40*(0) = $68,264<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menginterpretasikan koefisien regresi pada tabel:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Intersep:<\/strong> Intersep mewakili pendapatan rata-rata satu orang berusia nol tahun. Karena seseorang tidak boleh berumur nol tahun, maka tidak masuk akal untuk menafsirkan intersep itu sendiri dalam model regresi khusus ini.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Usia:<\/strong> Setiap peningkatan usia setiap tahun dikaitkan dengan peningkatan pendapatan rata-rata sebesar $1,471,67. Karena nilai p (0,004) kurang dari 0,05, usia merupakan prediktor pendapatan yang signifikan secara statistik.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Menikah:<\/strong> Orang yang menikah berpenghasilan rata-rata $2,479,75 lebih banyak daripada satu orang. Karena nilai p (0,800) tidak kurang dari 0,05, perbedaan ini tidak signifikan secara statistik.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Bercerai:<\/strong> Orang yang bercerai berpenghasilan rata-rata $8,397.40 lebih sedikit dari satu orang. Karena nilai p (0,532) tidak kurang dari 0,05, perbedaan ini tidak signifikan secara statistik.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena kedua variabel dummy tersebut tidak signifikan secara statistik, kami dapat menghapus <em>status perkawinan<\/em> sebagai prediktor dari model, karena hal ini tampaknya tidak menambah nilai prediktif terhadap pendapatan.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/excel-regresi-linier-sederhana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan regresi linier sederhana di Excel<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/jumlah-sisa-kuadrat-di-excel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menghitung Jumlah Sisa Kuadrat di Excel<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-polinomial-unggul\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Melakukan Regresi Polinomial di Excel<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-membuat-sisa-jejak-di-excel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Membuat Plot Sisa di Excel<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Variabel dummy adalah jenis variabel yang kita buat dalam analisis regresi sehingga kita dapat merepresentasikan variabel kategori sebagai variabel numerik yang mengambil salah satu dari dua nilai: nol atau satu. Misalnya, kita mempunyai kumpulan data berikut dan ingin menggunakan usia dan status perkawinan untuk memprediksi pendapatan : Untuk menggunakan status perkawinan sebagai variabel prediktor dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Membuat Variabel Dummy di Excel (Langkah demi Langkah)<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara membuat variabel dummy untuk analisis regresi di Excel, dengan contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-di-excel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Membuat Variabel Dummy di Excel (Langkah demi Langkah)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara membuat variabel dummy untuk analisis regresi di Excel, dengan contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-di-excel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T12:31:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/mannequin4.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-di-excel\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-di-excel\/\",\"name\":\"Cara Membuat Variabel Dummy di Excel (Langkah demi Langkah)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T12:31:29+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T12:31:29+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara membuat variabel dummy untuk analisis regresi di Excel, dengan contoh langkah demi langkah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-di-excel\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-di-excel\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-di-excel\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara membuat variabel dummy di excel (langkah demi langkah)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Membuat Variabel Dummy di Excel (Langkah demi Langkah)","description":"Tutorial ini menjelaskan cara membuat variabel dummy untuk analisis regresi di Excel, dengan contoh langkah demi langkah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-di-excel\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Membuat Variabel Dummy di Excel (Langkah demi Langkah)","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara membuat variabel dummy untuk analisis regresi di Excel, dengan contoh langkah demi langkah.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-di-excel\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T12:31:29+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/mannequin4.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-di-excel\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-di-excel\/","name":"Cara Membuat Variabel Dummy di Excel (Langkah demi Langkah)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T12:31:29+00:00","dateModified":"2023-07-26T12:31:29+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara membuat variabel dummy untuk analisis regresi di Excel, dengan contoh langkah demi langkah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-di-excel\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-di-excel\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-dummy-di-excel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara membuat variabel dummy di excel (langkah demi langkah)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1407"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1407"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1407\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1407"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1407"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1407"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}