{"id":1428,"date":"2023-07-26T10:36:48","date_gmt":"2023-07-26T10:36:48","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/"},"modified":"2023-07-26T10:36:48","modified_gmt":"2023-07-26T10:36:48","slug":"distribusi-multimoda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/","title":{"rendered":"Apa itu distribusi multimoda?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Distribusi multimodal<\/strong> adalah distribusi probabilitas dengan dua mode atau lebih.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika Anda membuat histogram untuk memvisualisasikan distribusi multimodal, Anda akan melihat bahwa histogram tersebut memiliki beberapa puncak:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14131 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/multimodal1.png\" alt=\"Distribusi multimoda\" width=\"478\" height=\"331\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika suatu distribusi mempunyai tepat dua puncak, maka distribusi tersebut dianggap sebagai <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-bimodal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">distribusi bimodal<\/a> , yaitu jenis distribusi multimodal tertentu.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14132 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/multimodal2.png\" alt=\"\" width=\"468\" height=\"312\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hal ini berbeda dengan distribusi unimodal yang hanya mempunyai satu puncak:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14133 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/multimodal3.png\" alt=\"\" width=\"446\" height=\"298\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Meskipun distribusi unimodal seperti distribusi normal paling sering digunakan untuk menjelaskan topik dalam statistik, distribusi multimodal sebenarnya cukup sering muncul dalam praktiknya, sehingga mengetahui cara mengenali dan menganalisisnya akan berguna.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh distribusi multimodal<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut beberapa contoh distribusi multimodal.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: Pembagian hasil ujian<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang profesor memberikan ujian kepada kelasnya. Ada siswa yang belajar, ada pula yang tidak. Saat profesor membuat histogram nilai ujian, ia mengikuti distribusi multimodal dengan puncak di sekitar nilai rendah bagi siswa yang tidak belajar dan puncak lainnya di sekitar nilai tinggi untuk siswa yang belajar:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-9129 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bimodal5.png\" alt=\"Contoh distribusi multimoda\" width=\"503\" height=\"302\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: Ketinggian spesies tumbuhan yang berbeda<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang ilmuwan berjalan mengelilingi ladang dan mengukur tinggi berbagai tanaman. Tanpa disadari, ia mengukur ukuran tiga spesies berbeda: satu cukup besar, satu lagi berukuran sedang, dan satu lagi cukup kecil.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat dia membuat histogram untuk memvisualisasikan distribusi ketinggian, dia menemukan bahwa histogram tersebut bersifat multimodal: setiap puncak mewakili ketinggian paling umum dari tiga spesies berbeda.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14134 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/multimodal4.png\" alt=\"Contoh distribusi multimoda\" width=\"474\" height=\"327\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 3: Distribusi pelanggan<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Seorang pemilik restoran melacak jumlah pelanggan yang berkunjung setiap jamnya. Ketika dia membuat histogram untuk memvisualisasikan distribusi pelanggan, dia melihat bahwa distribusinya bersifat multimodal: ada puncak pada jam makan siang dan puncak lainnya pada jam makan malam.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-9125 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bimodal3.png\" alt=\"\" width=\"492\" height=\"303\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <strong>Apa penyebab distribusi multimodal?<\/strong><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Biasanya ada satu dari dua penyebab yang mendasari distribusi multimodal:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Beberapa kelompok dikelompokkan menjadi satu.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi multimodal dapat terjadi ketika Anda mengumpulkan data untuk beberapa kelompok tanpa menyadarinya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, jika seorang ilmuwan tanpa sadar mengukur tinggi tiga spesies tumbuhan berbeda yang terletak di lahan yang sama, distribusi semua tumbuhan akan tampak multimodal bila ditempatkan pada histogram yang sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Ada fenomena yang mendasarinya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi multimodal juga dapat terjadi karena fenomena mendasar tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, jumlah pelanggan yang mengunjungi restoran setiap jamnya mengikuti distribusi multimoda karena orang cenderung makan di restoran pada dua waktu berbeda: makan siang dan makan malam. Perilaku manusia yang mendasari inilah yang menjadi asal muasal distribusi multimodal.<\/span><\/p>\n<h3> <strong>Bagaimana menganalisis distribusi multimodal<\/strong><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita sering mendeskripsikan distribusi menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengukur-tendensi-sentral\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mean atau median<\/a> karena ini memberi kita gambaran di mana \u201cpusat\u201d distribusi tersebut berada.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sayangnya, mean dan median tidak berguna untuk mengetahui distribusi bimodal. Misalnya rata-rata nilai ujian siswa pada contoh di atas adalah 81:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-9133 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bimodal6.png\" alt=\"\" width=\"531\" height=\"316\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, sangat sedikit siswa yang mendapat nilai mendekati 81. Dalam hal ini, rata-ratanya menyesatkan. Sebagian besar siswa sebenarnya mendapat nilai sekitar 74 atau 88.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara yang lebih baik untuk menganalisis dan menafsirkan distribusi bimodal adalah dengan membagi data menjadi dua kelompok berbeda dan kemudian menganalisis lokasi pusat dan distribusi untuk setiap kelompok secara individual.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita dapat membagi hasil ujian menjadi &#8220;skor rendah&#8221; dan &#8220;skor tinggi&#8221; lalu mencari mean dan deviasi standar untuk setiap kelompok.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat menghitung ringkasan statistik untuk distribusi tertentu seperti mean, median, atau deviasi standar, pastikan untuk memvisualisasikan distribusi tersebut untuk menentukan apakah distribusi tersebut unimodal atau multimodal.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika suatu distribusi bersifat multimodal, akan menyesatkan jika mendeskripsikannya menggunakan mean, median, atau deviasi standar tunggal.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Distribusi multimodal adalah distribusi probabilitas dengan dua mode atau lebih. Jika Anda membuat histogram untuk memvisualisasikan distribusi multimodal, Anda akan melihat bahwa histogram tersebut memiliki beberapa puncak: Jika suatu distribusi mempunyai tepat dua puncak, maka distribusi tersebut dianggap sebagai distribusi bimodal , yaitu jenis distribusi multimodal tertentu. Hal ini berbeda dengan distribusi unimodal yang hanya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu distribusi multimoda? - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang distribusi multimodal dalam statistik, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu distribusi multimoda? - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang distribusi multimodal dalam statistik, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T10:36:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/multimodal1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/\",\"name\":\"Apa itu distribusi multimoda? - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T10:36:48+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T10:36:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang distribusi multimodal dalam statistik, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu distribusi multimoda?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu distribusi multimoda? - Statologi","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang distribusi multimodal dalam statistik, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa itu distribusi multimoda? - Statologi","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang distribusi multimodal dalam statistik, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T10:36:48+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/multimodal1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/","name":"Apa itu distribusi multimoda? - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T10:36:48+00:00","dateModified":"2023-07-26T10:36:48+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang distribusi multimodal dalam statistik, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-multimoda\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu distribusi multimoda?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1428"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1428"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1428\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1428"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1428"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1428"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}