{"id":1456,"date":"2023-07-26T07:54:21","date_gmt":"2023-07-26T07:54:21","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/"},"modified":"2023-07-26T07:54:21","modified_gmt":"2023-07-26T07:54:21","slug":"tingkat-variabel-independen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/","title":{"rendered":"Apa yang dimaksud dengan level variabel independen?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam suatu percobaan, ada dua jenis variabel:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Variabel independen:<\/strong> Variabel yang dimodifikasi atau dikontrol oleh pelaku eksperimen untuk dapat mengamati pengaruhnya terhadap variabel dependen.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Variabel terikat:<\/strong> Variabel yang diukur dalam suatu eksperimen yang \u201ctergantung\u201d pada variabel bebas.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5135 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ind_dep1.png\" sizes=\"\" srcset=\"\" alt=\"Contoh variabel independen atau dependen\" width=\"669\" height=\"150\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam suatu eksperimen, seorang peneliti ingin memahami bagaimana perubahan suatu variabel bebas mempengaruhi variabel terikat.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika suatu variabel independen mempunyai beberapa kondisi eksperimen, maka dikatakan ada <strong>tingkatan variabel independen<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, seorang guru ingin mengetahui bagaimana tiga teknik belajar yang berbeda mempengaruhi nilai ujian. Dia secara acak menugaskan masing-masing 30 siswa untuk menggunakan salah satu dari tiga teknik belajar selama seminggu, kemudian setiap siswa mengikuti ujian yang sama persis.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh ini, variabel bebasnya adalah Teknik Belajar dan mempunyai <strong>tiga tingkatan<\/strong> :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Teknik 1<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Teknik 2<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Teknik 3<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Artinya, ada tiga kondisi eksperimen yang berpotensi dihadapi siswa.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Variabel terikat dalam contoh ini adalah nilai ujian, yang bergantung pada teknik belajar yang digunakan siswa.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut mengilustrasikan beberapa eksperimen tambahan yang menggunakan variabel independen di berbagai tingkat.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: biaya iklan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang pemasar melakukan eksperimen di mana ia membelanjakan tiga jumlah berbeda (rendah, sedang, tinggi) pada iklan televisi untuk melihat pengaruhnya terhadap penjualan produk tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam percobaan ini kami memiliki variabel berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Variabel independen:<\/strong> belanja iklan<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3 tingkat:<\/strong><\/span>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Lemah<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">RATA-RATA<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Tinggi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Variabel terikat:<\/strong> Total penjualan produk<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: Plasebo vs obat<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang dokter ingin mengetahui apakah suatu obat tertentu menurunkan tekanan darah pasiennya. Dia merekrut <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/metode-pengambilan-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sampel acak sederhana<\/a> dari 100 pasien dan secara acak menugaskan 50 orang untuk menggunakan pil yang mengandung obat asli dan 50 orang untuk menggunakan pil yang sebenarnya hanya plasebo.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam percobaan ini kami memiliki variabel berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Variabel bebas:<\/strong> Jenis obat<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2 tingkat:<\/strong><\/span>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Pil obat sungguhan<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Pil plasebo<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Variabel terikat:<\/strong> perubahan tekanan darah secara keseluruhan<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 3: Pertumbuhan Tanaman<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang ahli botani menggunakan lima jenis pupuk yang berbeda (kita sebut saja A, B, C, D, E) di suatu lahan untuk menentukan apakah pupuk tersebut mempunyai pengaruh yang berbeda terhadap pertumbuhan tanaman.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam percobaan ini kami memiliki variabel berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Variabel bebas:<\/strong> Jenis pupuk<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>5 tingkat:<\/strong><\/span>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Pupuk A<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">PupukB<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">PupukC<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Pupuk<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Pupuk<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Variabel terikat:<\/strong> Pertumbuhan tanaman<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Bagaimana menganalisis level suatu variabel independen<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Biasanya, kami menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ANOVA satu arah<\/a> untuk menentukan apakah tingkat variabel independen menyebabkan hasil yang berbeda pada variabel dependen.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">ANOVA satu arah menggunakan hipotesis nol dan hipotesis alternatif berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>0<\/sub> (null):<\/strong> semua mean grup adalah sama<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>1<\/sub> (alternatif):<\/strong> Setidaknya satu mean kelompok berbeda <sub>&nbsp;<\/sub> istirahat<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita dapat menggunakan ANOVA satu arah untuk menentukan apakah lima jenis pupuk yang berbeda dari contoh sebelumnya menghasilkan laju pertumbuhan rata-rata tanaman yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika p-value ANOVA berada di bawah tingkat signifikansi tertentu (misalnya \u03b1 = 0,05), maka hipotesis nol dapat ditolak. Ini berarti kita mempunyai cukup bukti untuk mengatakan bahwa rata-rata pertumbuhan tanaman tidak sama pada kelima tingkat pemupukan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami kemudian dapat melakukan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-post-hoc-anova\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pengujian post-hoc<\/a> untuk menentukan dengan tepat pupuk mana yang menghasilkan tingkat pertumbuhan rata-rata yang berbeda.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam suatu percobaan, ada dua jenis variabel: Variabel independen: Variabel yang dimodifikasi atau dikontrol oleh pelaku eksperimen untuk dapat mengamati pengaruhnya terhadap variabel dependen. Variabel terikat: Variabel yang diukur dalam suatu eksperimen yang \u201ctergantung\u201d pada variabel bebas. Dalam suatu eksperimen, seorang peneliti ingin memahami bagaimana perubahan suatu variabel bebas mempengaruhi variabel terikat. Jika suatu variabel [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa yang dimaksud dengan level variabel independen? - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan konsep level variabel independen, beserta definisi dan beberapa contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa yang dimaksud dengan level variabel independen? - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan konsep level variabel independen, beserta definisi dan beberapa contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T07:54:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ind_dep1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/\",\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan level variabel independen? - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T07:54:21+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T07:54:21+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan konsep level variabel independen, beserta definisi dan beberapa contohnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan level variabel independen?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa yang dimaksud dengan level variabel independen? - Statologi","description":"Tutorial ini menjelaskan konsep level variabel independen, beserta definisi dan beberapa contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa yang dimaksud dengan level variabel independen? - Statologi","og_description":"Tutorial ini menjelaskan konsep level variabel independen, beserta definisi dan beberapa contohnya.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T07:54:21+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ind_dep1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/","name":"Apa yang dimaksud dengan level variabel independen? - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T07:54:21+00:00","dateModified":"2023-07-26T07:54:21+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan konsep level variabel independen, beserta definisi dan beberapa contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-variabel-independen\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa yang dimaksud dengan level variabel independen?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1456"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1456"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1456\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1456"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1456"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1456"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}