{"id":1478,"date":"2023-07-26T05:45:51","date_gmt":"2023-07-26T05:45:51","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat\/"},"modified":"2023-07-26T05:45:51","modified_gmt":"2023-07-26T05:45:51","slug":"pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat\/","title":{"rendered":"Cluster sampling dan stratified sampling: apa bedanya?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam statistik, dua metode yang paling umum digunakan untuk memperoleh <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs.-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sampel<\/a> dari suatu populasi adalah <strong>cluster sampling<\/strong> dan <strong>stratified sampling<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang kedua metode pengambilan sampel serta persamaan dan perbedaan di antara keduanya.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengambilan sampel cluster<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Cluster sampling<\/strong> adalah salah satu jenis metode pengambilan sampel dimana kita membagi suatu populasi menjadi beberapa cluster, kemudian secara acak memilih cluster tertentu dan memasukkan seluruh anggota cluster tersebut ke dalam sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, sebuah perusahaan yang menawarkan tur mengamati paus ingin mensurvei pelanggannya. Dari sepuluh tur yang mereka tawarkan per hari, mereka secara acak memilih empat tur dan menanyakan pengalaman mereka kepada setiap pelanggan.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14638 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deux-etapes_cluster1.png\" alt=\"Contoh pengambilan sampel cluster\" width=\"500\" height=\"413\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini adalah contoh <strong>pengambilan sampel cluster<\/strong> .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengambilan sampel bertingkat<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengambilan sampel bertingkat<\/strong> adalah jenis metode pengambilan sampel di mana kita membagi suatu populasi menjadi beberapa kelompok dan kemudian secara acak memilih beberapa anggota dari setiap kelompok untuk menjadi bagian dari sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, seorang kepala sekolah menengah ingin melakukan survei untuk mengumpulkan pendapat siswa.<\/span> <span style=\"color: #000000;\">Pertama-tama, lembaga ini membagi siswa menjadi empat strata berdasarkan tingkatan mereka \u2013 Mahasiswa Baru, Mahasiswa Tingkat Dua, Junior dan Senior \u2013 kemudian memilih sampel acak sederhana sebanyak 50 siswa dari setiap tingkatan untuk dimasukkan dalam survei.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14644 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/cluster_vs_stratified1.png\" alt=\"Contoh Pengambilan Sampel Berstrata\" width=\"400\" height=\"375\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini adalah contoh <strong>pengambilan sampel bertingkat<\/strong> .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Persamaan dan perbedaan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pengambilan sampel klaster dan pengambilan sampel bertingkat memiliki <strong>kesamaan berikut:<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kedua metode tersebut merupakan contoh <em>metode pengambilan sampel probabilitas<\/em> : setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk dipilih menjadi bagian sampel.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kedua metode tersebut membagi suatu populasi ke dalam kelompok-kelompok yang berbeda (baik cluster atau strata).<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kedua metode tersebut cenderung merupakan cara yang lebih cepat dan hemat biaya untuk memperoleh sampel suatu populasi dibandingkan dengan sampel acak sederhana.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pengambilan sampel klaster dan pengambilan sampel bertingkat memiliki <strong>perbedaan sebagai berikut:<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Pengambilan sampel cluster membagi populasi menjadi beberapa kelompok dan kemudian memasukkan <em>semua<\/em> anggota <i>kelompok<\/i> yang dipilih secara acak.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Pengambilan sampel bertingkat membagi populasi menjadi beberapa kelompok dan kemudian mencakup <em>beberapa<\/em> anggota dari <em>semua<\/em> kelompok.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kapan menggunakan setiap metode pengambilan sampel<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ada aturan sederhana yang dapat kita gunakan untuk memutuskan apakah akan menggunakan pengambilan sampel klaster atau pengambilan sampel bertingkat:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika suatu populasi bersifat <strong>heterogen<\/strong> (yaitu, terdapat perbedaan alami antar individu), yang terbaik adalah menggunakan <strong>pengambilan sampel bertingkat<\/strong> untuk memperoleh sampel acak.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh kita sebelumnya mengenai siswa sekolah menengah, siswa secara alami dapat dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan tingkat kelas mereka. Oleh karena itu masuk akal untuk memasukkan beberapa siswa dari setiap tahun ke dalam sampel untuk mendapatkan sampel yang mewakili seluruh siswa di sekolah.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika suatu populasi <strong>homogen<\/strong> (yaitu, tidak ada perbedaan mencolok antar individu), maka yang terbaik adalah menggunakan <strong>cluster sampling<\/strong> untuk memperoleh sampel.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Pada contoh wisata mengamati paus sebelumnya, tidak ada perbedaan yang jelas antara satu kelompok tamu dengan kelompok tamu lainnya. Oleh karena itu masuk akal untuk memilih beberapa kelompok secara acak dan memasukkan semua klien dari kelompok terpilih ke dalam sampel.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ingatlah aturan praktis ini ketika memutuskan apakah akan menggunakan pengambilan sampel bertingkat atau pengambilan sampel cluster.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/metode-pengambilan-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengantar metode pengambilan sampel<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-multi-tahap\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa itu pengambilan sampel multistage?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-cluster-dua-tahap\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa yang dimaksud dengan pengambilan sampel klaster dua tahap?<\/a><br \/><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabilitas-pengambilan-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa itu variabilitas pengambilan sampel?<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam statistik, dua metode yang paling umum digunakan untuk memperoleh sampel dari suatu populasi adalah cluster sampling dan stratified sampling . Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang kedua metode pengambilan sampel serta persamaan dan perbedaan di antara keduanya. Pengambilan sampel cluster Cluster sampling adalah salah satu jenis metode pengambilan sampel dimana kita membagi suatu populasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengambilan sampel klaster dan pengambilan sampel bertingkat: apa bedanya?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang persamaan dan perbedaan cluster sampling dan stratified sampling.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengambilan sampel klaster dan pengambilan sampel bertingkat: apa bedanya?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang persamaan dan perbedaan cluster sampling dan stratified sampling.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T05:45:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deux-etapes_cluster1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat\/\",\"name\":\"Pengambilan sampel klaster dan pengambilan sampel bertingkat: apa bedanya?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T05:45:51+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T05:45:51+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang persamaan dan perbedaan cluster sampling dan stratified sampling.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cluster sampling dan stratified sampling: apa bedanya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengambilan sampel klaster dan pengambilan sampel bertingkat: apa bedanya?","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang persamaan dan perbedaan cluster sampling dan stratified sampling.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pengambilan sampel klaster dan pengambilan sampel bertingkat: apa bedanya?","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang persamaan dan perbedaan cluster sampling dan stratified sampling.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T05:45:51+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deux-etapes_cluster1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat\/","name":"Pengambilan sampel klaster dan pengambilan sampel bertingkat: apa bedanya?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T05:45:51+00:00","dateModified":"2023-07-26T05:45:51+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang persamaan dan perbedaan cluster sampling dan stratified sampling.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-klaster-vs-pengambilan-sampel-bertingkat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cluster sampling dan stratified sampling: apa bedanya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1478"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1478"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1478\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1478"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1478"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1478"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}