{"id":1479,"date":"2023-07-26T05:39:54","date_gmt":"2023-07-26T05:39:54","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/binomial-vs-geometris\/"},"modified":"2023-07-26T05:39:54","modified_gmt":"2023-07-26T05:39:54","slug":"binomial-vs-geometris","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/binomial-vs-geometris\/","title":{"rendered":"Distribusi binomial dan distribusi geometri: persamaan &amp; perbedaan"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dua distribusi yang umum digunakan dalam statistik adalah <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-binomial-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">distribusi binomial<\/a> dan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-geometris\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">distribusi geometri<\/a> <span style=\"color: #000000;\">.<\/span><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini memberikan penjelasan singkat masing-masing distribusi serta persamaan dan perbedaan keduanya.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Distribusi binomial<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Distribusi binomial<\/strong> menggambarkan probabilitas memperoleh <em>k<\/em> keberhasilan dalam <em>n<\/em> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/percobaan-binomial\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">percobaan binomial<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika suatu variabel acak <em>X<\/em> mengikuti distribusi binomial, maka peluang keberhasilan <em>X<\/em> = <em>k<\/em> dapat dicari dengan rumus berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>P(X=k) = <sub>n<\/sub> C <sub>k<\/sub> * p <sup>k<\/sup> * (1-p) <sup>nk<\/sup><\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>n:<\/strong> jumlah percobaan<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>k:<\/strong> jumlah keberhasilan<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>p:<\/strong> probabilitas keberhasilan pada percobaan tertentu<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong><sub>n<\/sub> C <sub>k<\/sub> :<\/strong> banyaknya cara untuk memperoleh <em>k<\/em> keberhasilan dalam <em>n<\/em> percobaan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p data-slot-rendered-dynamic=\"true\"> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya kita melempar sebuah koin sebanyak 3 kali. Kita dapat menggunakan rumus di atas untuk menentukan peluang munculnya 0 gambar dalam 3 kali lemparan berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>P(X=0)<\/strong> = <sub>3<\/sub> C <sub>0<\/sub> * 0,5 <sup>0<\/sup> * (1-0,5) <sup>3-0<\/sup> = 1 * 1 * (0,5) <sup>3<\/sup> = <strong>0,125<\/strong><\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Distribusi geometris<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Distribusi geometri<\/strong> menggambarkan kemungkinan mengalami sejumlah kegagalan tertentu sebelum mengalami keberhasilan pertama dalam serangkaian percobaan binomial.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika suatu variabel acak <em>X<\/em> mengikuti distribusi geometri, maka peluang mengalami <em>k<\/em> kegagalan sebelum mengalami keberhasilan pertama dapat dicari dengan rumus berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>P(X=k) = (1-p) <sup>kp<\/sup><\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>k :<\/strong> jumlah kegagalan sebelum kesuksesan pertama<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>p :<\/strong> probabilitas keberhasilan pada setiap percobaan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebagai contoh, katakanlah kita ingin mengetahui berapa kali kita harus melempar sebuah koin hingga muncul kepala. Kita dapat menggunakan rumus di atas untuk menentukan peluang mengalami 3 kali &#8220;kesalahan&#8221; sebelum koin akhirnya mendarat di kepala:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>P(X=3)<\/strong> = (1-0,5) <sup>3<\/sup> (0,5) = <strong>0,0625<\/strong><\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Persamaan dan perbedaan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi binomial dan geometri mempunyai <strong>kesamaan<\/strong> sebagai berikut :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Hasil percobaan pada kedua distribusi tersebut dapat diklasifikasikan sebagai \u201cberhasil\u201d atau \u201cgagal\u201d.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kemungkinan keberhasilannya sama untuk setiap percobaan.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Setiap tes bersifat independen.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusinya memiliki <strong>perbedaan<\/strong> utama sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Dalam distribusi binomial terdapat jumlah percobaan yang tetap (yaitu melempar koin sebanyak 3 kali)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Dalam distribusi geometri, kita tertarik pada jumlah percobaan yang diperlukan <em>hingga<\/em> kita berhasil (yaitu, berapa banyak pembalikan yang harus kita lakukan sebelum melihat Ekor?)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Masalah Praktis: Kapan Menggunakan Setiap Distribusi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam setiap latihan soal berikut, tentukan apakah variabel acak mengikuti distribusi binomial atau distribusi geometri.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Masalah 1: Melempar dadu<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jessica memainkan permainan keberuntungan dimana dia terus melempar sebuah dadu hingga mendarat di angka 4. Misalkan <em>X<\/em> adalah banyaknya lemparan hingga muncul angka 4. Jenis distribusi apa yang diikuti oleh variabel acak <em>X<\/em> ?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><em>Jawaban<\/em> : pengujian.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Soal 2: Menembak Lemparan Bebas<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tyler menghasilkan 80% dari seluruh lemparan bebas yang dia coba. Misalkan dia melakukan 10 lemparan bebas. Misalkan <em>X<\/em> adalah berapa kali Tyler memasukkan keranjang dalam 10 kali percobaan. Jenis distribusi apa yang diikuti oleh variabel acak <em>X<\/em> ?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><em>Jawaban<\/em> :<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> Kalkulator Distribusi Binomial<br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-distribusi-geometri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kalkulator Distribusi Geometris<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dua distribusi yang umum digunakan dalam statistik adalah distribusi binomial dan distribusi geometri . Tutorial ini memberikan penjelasan singkat masing-masing distribusi serta persamaan dan perbedaan keduanya. Distribusi binomial Distribusi binomial menggambarkan probabilitas memperoleh k keberhasilan dalam n percobaan binomial . Jika suatu variabel acak X mengikuti distribusi binomial, maka peluang keberhasilan X = k dapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Distribusi binomial atau geometri: persamaan dan perbedaan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang perbedaan distribusi binomial dan geometri, serta beberapa contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/binomial-vs-geometris\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Distribusi binomial atau geometri: persamaan dan perbedaan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang perbedaan distribusi binomial dan geometri, serta beberapa contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/binomial-vs-geometris\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T05:39:54+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/binomial-vs-geometris\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/binomial-vs-geometris\/\",\"name\":\"Distribusi binomial atau geometri: persamaan dan perbedaan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T05:39:54+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T05:39:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang perbedaan distribusi binomial dan geometri, serta beberapa contohnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/binomial-vs-geometris\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/binomial-vs-geometris\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/binomial-vs-geometris\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Distribusi binomial dan distribusi geometri: persamaan &amp; perbedaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Distribusi binomial atau geometri: persamaan dan perbedaan","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang perbedaan distribusi binomial dan geometri, serta beberapa contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/binomial-vs-geometris\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Distribusi binomial atau geometri: persamaan dan perbedaan","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang perbedaan distribusi binomial dan geometri, serta beberapa contohnya.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/binomial-vs-geometris\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T05:39:54+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/binomial-vs-geometris\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/binomial-vs-geometris\/","name":"Distribusi binomial atau geometri: persamaan dan perbedaan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T05:39:54+00:00","dateModified":"2023-07-26T05:39:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang perbedaan distribusi binomial dan geometri, serta beberapa contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/binomial-vs-geometris\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/binomial-vs-geometris\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/binomial-vs-geometris\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Distribusi binomial dan distribusi geometri: persamaan &amp; perbedaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1479"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1479"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1479\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1479"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1479"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1479"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}