{"id":1487,"date":"2023-07-26T05:00:04","date_gmt":"2023-07-26T05:00:04","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-antar-penilai\/"},"modified":"2023-07-26T05:00:04","modified_gmt":"2023-07-26T05:00:04","slug":"keandalan-antar-penilai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-antar-penilai\/","title":{"rendered":"Apa yang dimaksud dengan keandalan antar penilai? (definisi &amp; #038; contoh)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam statistik, <strong>reliabilitas antar penilai<\/strong> adalah cara mengukur tingkat kesepakatan antara beberapa penilai atau juri.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini digunakan untuk menilai keandalan tanggapan yang dihasilkan oleh item yang berbeda dalam suatu tes. Jika sebuah tes memiliki reliabilitas antar penilai yang lebih rendah, hal ini dapat menunjukkan bahwa item tes tersebut membingungkan, tidak jelas, atau bahkan tidak membantu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ada dua cara umum untuk mengukur keandalan antar penilai:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Persentase persetujuan<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara sederhana untuk mengukur reliabilitas antar penilai adalah dengan menghitung persentase item yang disetujui oleh juri.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hal ini disebut <strong>persen kesepakatan<\/strong> , yang selalu berada di antara 0 dan 1, dengan 0 menunjukkan tidak ada kesepakatan di antara para penilai dan 1 menunjukkan kesepakatan sempurna di antara para penilai.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, dua juri diminta menilai tingkat kesulitan 10 soal suatu tes dengan skala 1 sampai 3. Hasilnya ditunjukkan di bawah ini:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14717 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/evaluateur1.png\" alt=\"\" width=\"258\" height=\"287\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk setiap pertanyaan, kita dapat menulis \u201c1\u201d jika kedua juri setuju dan \u201c0\u201d jika keduanya tidak setuju.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14718 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/evaluateur2.png\" alt=\"\" width=\"297\" height=\"255\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Persentase soal yang disetujui juri adalah 7\/10 = <strong>70%<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Kappa Cohen<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara yang paling sulit (dan paling ketat) untuk mengukur reliabilitas antar penilai adalah dengan menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-cohens-kappa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kappa Cohen<\/a> , yang menghitung persentase item yang disetujui oleh penilai, dengan tetap mempertimbangkan bahwa Penilai mungkin hanya menyetujui elemen tertentu. Untung.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rumus kappa Cohen dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>k = ( <sub>po<\/sub> \u2013 <sub>pe<\/sub> ) \/ (1 \u2013 <sub>pe<\/sub> )<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>p <sub>o<\/sub> :<\/strong> Kesepakatan relatif yang diamati di antara para evaluator<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong><sub>pe<\/sub> :<\/strong> Probabilitas hipotetis dari kesepakatan kebetulan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kappa Cohen selalu berkisar antara 0 dan 1, dengan 0 menunjukkan tidak adanya kesepakatan antara penilai dan 1 menunjukkan kesepakatan sempurna antar penilai.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk contoh langkah demi langkah cara menghitung Kappa Cohen, lihat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-cohens-kappa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tutorial ini<\/a> .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Bagaimana menafsirkan keandalan antar penilai<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Semakin tinggi reliabilitas antar penilai, semakin konsisten beberapa juri menilai item atau pertanyaan pada tes dengan skor serupa.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Secara umum, kesepakatan antar penilai minimal 75% diperlukan di sebagian besar wilayah agar suatu tes dianggap dapat diandalkan.<\/span> <span style=\"color: #000000;\">Namun, keandalan antar penilai yang lebih tinggi mungkin diperlukan dalam domain tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, reliabilitas antar penilai sebesar 75% mungkin dapat diterima untuk suatu tes guna menentukan seberapa baik suatu program televisi akan diterima.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Di sisi lain, keandalan antar penilai sebesar 95% mungkin diperlukan dalam situasi medis di mana banyak dokter menilai apakah pengobatan tertentu harus digunakan pada pasien tertentu atau tidak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa di sebagian besar lingkungan akademis dan bidang penelitian yang ketat, Kappa Cohen digunakan untuk menghitung keandalan antar penilai.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/analisis-keandalan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengantar Singkat Analisis Keandalan<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/berbagi-setengah-keandalan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa keandalan yang terbagi dua?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/reliabilitas-tes-ulang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa yang dimaksud dengan reliabilitas tes-tes ulang?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-bentuk-paralel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa yang dimaksud dengan keandalan bentuk paralel?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kesalahan-standar-pengukuran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa yang dimaksud dengan kesalahan standar pengukuran?<\/a><br \/> Kalkulator Kappa Cohen<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam statistik, reliabilitas antar penilai adalah cara mengukur tingkat kesepakatan antara beberapa penilai atau juri. Ini digunakan untuk menilai keandalan tanggapan yang dihasilkan oleh item yang berbeda dalam suatu tes. Jika sebuah tes memiliki reliabilitas antar penilai yang lebih rendah, hal ini dapat menunjukkan bahwa item tes tersebut membingungkan, tidak jelas, atau bahkan tidak membantu. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa yang dimaksud dengan keandalan antar penilai? (Definisi dan contoh)<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang reliabilitas antar penilai, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-antar-penilai\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa yang dimaksud dengan keandalan antar penilai? (Definisi dan contoh)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang reliabilitas antar penilai, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-antar-penilai\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T05:00:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/evaluateur1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-antar-penilai\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-antar-penilai\/\",\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan keandalan antar penilai? (Definisi dan contoh)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T05:00:04+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T05:00:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang reliabilitas antar penilai, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-antar-penilai\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-antar-penilai\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-antar-penilai\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan keandalan antar penilai? (definisi &amp; #038; contoh)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa yang dimaksud dengan keandalan antar penilai? (Definisi dan contoh)","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang reliabilitas antar penilai, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-antar-penilai\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa yang dimaksud dengan keandalan antar penilai? (Definisi dan contoh)","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang reliabilitas antar penilai, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-antar-penilai\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T05:00:04+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/evaluateur1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-antar-penilai\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-antar-penilai\/","name":"Apa yang dimaksud dengan keandalan antar penilai? (Definisi dan contoh)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T05:00:04+00:00","dateModified":"2023-07-26T05:00:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang reliabilitas antar penilai, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-antar-penilai\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-antar-penilai\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-antar-penilai\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa yang dimaksud dengan keandalan antar penilai? (definisi &amp; #038; contoh)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1487"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1487"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1487\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1487"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1487"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1487"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}