{"id":1496,"date":"2023-07-26T04:06:05","date_gmt":"2023-07-26T04:06:05","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-eksponensial\/"},"modified":"2023-07-26T04:06:05","modified_gmt":"2023-07-26T04:06:05","slug":"distribusi-eksponensial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-eksponensial\/","title":{"rendered":"Pengantar distribusi eksponensial"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Distribusi eksponensial<\/strong> adalah distribusi probabilitas yang digunakan untuk memodelkan waktu kita harus menunggu hingga suatu peristiwa tertentu terjadi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi ini dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Berapa lama pengecer harus menunggu pelanggan memasuki tokonya?<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Berapa lama laptop akan terus bekerja sebelum rusak?<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Berapa lama aki mobil akan terus bekerja sebelum mati?<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Berapa lama kita harus menunggu hingga terjadi letusan gunung berapi berikutnya di suatu wilayah tertentu?<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam setiap skenario, kami ingin menghitung berapa lama kami harus menunggu hingga peristiwa tertentu terjadi. Dengan demikian, setiap skenario dapat dimodelkan dengan menggunakan distribusi eksponensial.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Distribusi eksponensial: PDF dan CDF<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika suatu variabel acak <em>X<\/em> mengikuti distribusi eksponensial, maka <strong>fungsi kepadatan probabilitas<\/strong> <em>X<\/em> dapat ditulis:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong><em>f<\/em> (x; \u03bb) = \u03bbe <sup>-\u03bbx<\/sup><\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03bb:<\/strong> parameter laju (dihitung sebagai \u03bb = 1\/\u03bc)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>e:<\/strong> Konstanta yang kira-kira sama dengan 2,718<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Fungsi distribusi<\/strong> <em>kumulatif<\/em> dari<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong><em>F<\/em> (x; \u03bb) = 1 \u2013 e <sup>-\u03bbx<\/sup><\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam praktiknya, CDF paling sering digunakan untuk menghitung probabilitas terkait distribusi eksponensial.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, jumlah rata-rata menit antara letusan geyser tertentu adalah 40 menit. Seberapa besar kemungkinan kita harus menunggu kurang dari 50 menit untuk terjadinya letusan?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk mengatasi masalah ini, pertama-tama kita perlu menghitung parameter laju:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">\u03bb = 1\/\u00b5<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">= 1\/40<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">= 0,025<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat memasukkan \u03bb = 0,025 dan x = 50 ke dalam rumus CDF:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">P(X \u2264 x) = 1 \u2013 e <sup>-\u03bbx<\/sup><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">P(X \u2264 50) = 1 \u2013 e <sup>-0,025(50)<\/sup><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">P(X \u2264 50) = 0,7135<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Peluang kita harus menunggu kurang dari 50 menit untuk letusan berikutnya adalah <strong>0,7135<\/strong> .<\/span><\/p>\n<h3> <strong>Visualisasikan distribusi eksponensial<\/strong><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Grafik berikut menunjukkan <strong>fungsi kepadatan probabilitas<\/strong> suatu <em>variabel<\/em> acak<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14822 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/exp2.png\" alt=\"Plot Distribusi Eksponensial\" width=\"377\" height=\"367\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Dan grafik berikut menunjukkan <strong>fungsi distribusi kumulatif<\/strong> dari variabel acak <em>X<\/em> yang mengikuti distribusi eksponensial dengan parameter laju berbeda:<\/span><\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14823 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/exp1.png\" alt=\"Plot Fungsi Distribusi Kumulatif Eksponensial\" width=\"376\" height=\"364\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan:<\/strong> Lihat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-distribusi-eksponensial-di-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tutorial ini<\/a> untuk mempelajari cara memplot distribusi eksponensial di R.<\/span><\/p>\n<h3> <strong>Sifat distribusi eksponensial<\/strong><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi eksponensial mempunyai sifat sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Rata-rata: <strong>1 \/\u03bb<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Selisih: <b>1 \/ <strong>\u03bb <sup>2<\/sup><\/strong><\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, jumlah rata-rata menit antara letusan geyser tertentu adalah 40 menit. Kita akan menghitung lajunya sebagai \u03bb = 1\/\u03bc = 1\/40 = 0,025.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami kemudian dapat menghitung properti berikut untuk distribusi ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Rata-rata waktu tunggu letusan berikutnya: 1\/\u03bb = 1 \/.025 = <strong>40<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Variasi waktu tunggu letusan berikutnya: 1\/\u03bb <sup>2<\/sup> = 1 \/.025 <sup>2<\/sup> = <strong>1600<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <em><span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan:<\/strong> Distribusi eksponensial juga memiliki <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/properti-tanpa-memori\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">properti tanpa memori<\/a> , artinya probabilitas terjadinya peristiwa di masa depan tidak dipengaruhi oleh terjadinya peristiwa di masa lalu.<\/span><\/em><\/p>\n<h3> <strong>Soal Praktek Distribusi Eksponensial<\/strong><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Gunakan soal latihan berikut untuk menguji pengetahuan Anda tentang distribusi eksponensial.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pertanyaan 1:<\/strong> Rata-rata pelanggan baru memasuki toko setiap dua menit. Setelah seorang pelanggan tiba, tentukan probabilitas bahwa seorang pelanggan baru akan tiba dalam waktu kurang dari satu menit.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Solusi 1:<\/strong> Waktu rata-rata antar klien adalah dua menit. Dengan demikian, tarifnya dapat dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">\u03bb = 1\/\u00b5<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">= 1\/2<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">= 0,5<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat memasukkan \u03bb = 0,5 dan x = 1 ke dalam rumus CDF:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">P(X \u2264 x) = 1 \u2013 e <sup>-\u03bbx<\/sup><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">P(X \u2264 1) = 1 \u2013 e <sup>-0,5(1)<\/sup><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">P(X \u2264 1) = 0,3935<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Peluang kita harus menunggu kurang dari satu menit hingga pelanggan berikutnya datang adalah <strong>0,3935<\/strong> .<\/span><\/p>\n<hr>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pertanyaan 2:<\/strong> Gempa bumi rata-rata terjadi setiap 400 hari di suatu wilayah tertentu. Setelah gempa bumi, tentukan peluang terjadinya lebih dari 500 hari sebelum gempa berikutnya terjadi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Solusi 2:<\/strong> Waktu rata-rata antar gempa bumi adalah 400 hari. Dengan demikian, tarifnya dapat dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">\u03bb = 1\/\u00b5<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">= 1\/400<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">= 0,0025<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat memasukkan \u03bb = 0,0025 dan x = 500 ke dalam rumus CDF:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">P(X \u2264 x) = 1 \u2013 e <sup>-\u03bbx<\/sup><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">P(X \u2264 1) = 1 \u2013 e <sup>-0,0025(500)<\/sup><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">P(X \u2264 1) = 0,7135<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Peluang kita harus menunggu kurang dari 500 hari untuk terjadinya gempa berikutnya adalah 0,7135. Jadi peluang kita harus menunggu <em>lebih<\/em> dari 500 hari untuk terjadinya gempa berikutnya adalah 1 \u2013 0.7135 = <strong>0.2865<\/strong> .<\/span><\/p>\n<hr>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pertanyaan 3:<\/strong> Sebuah pusat panggilan rata-rata menerima panggilan baru setiap 10 menit. Setelah pelanggan menelepon, tentukan kemungkinan pelanggan baru akan menelepon dalam waktu 10 hingga 15 menit.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Solusi 3:<\/strong> Waktu rata-rata antar panggilan adalah 10 menit. Dengan demikian, tarifnya dapat dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">\u03bb = 1\/\u00b5<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">= 1\/10<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">= 0,1<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menggunakan rumus berikut untuk menghitung probabilitas pelanggan baru akan menelepon dalam waktu 10-15 menit:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">P(10 &lt; X \u2264 15) = (1 \u2013 e <sup>-0,1(15)<\/sup> ) \u2013 (1 \u2013 e <sup>-0,1(10)<\/sup> )<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">P(10 &lt; X\u2264 15) = 0,7769 \u2013 0,6321<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">P(10 &lt; X\u2264 15) = 0,1448<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kemungkinan pelanggan baru akan menelepon dalam 10-15 menit. adalah <strong>0,1448<\/strong> .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut memberikan pengenalan tentang distribusi probabilitas umum lainnya.<\/span><\/p>\n<p> Pengenalan distribusi normal<br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-binomial-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengenalan distribusi binomial<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-ikan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengenalan distribusi Poisson<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-seragam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengantar Distribusi Seragam<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Distribusi eksponensial adalah distribusi probabilitas yang digunakan untuk memodelkan waktu kita harus menunggu hingga suatu peristiwa tertentu terjadi. Distribusi ini dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan seperti: Berapa lama pengecer harus menunggu pelanggan memasuki tokonya? Berapa lama laptop akan terus bekerja sebelum rusak? Berapa lama aki mobil akan terus bekerja sebelum mati? Berapa lama kita harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengantar Distribusi Eksponensial - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan pengenalan distribusi eksponensial, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-eksponensial\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengantar Distribusi Eksponensial - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan pengenalan distribusi eksponensial, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-eksponensial\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T04:06:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/exp2.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-eksponensial\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-eksponensial\/\",\"name\":\"Pengantar Distribusi Eksponensial - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T04:06:05+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T04:06:05+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan pengenalan distribusi eksponensial, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-eksponensial\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-eksponensial\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-eksponensial\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengantar distribusi eksponensial\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengantar Distribusi Eksponensial - Statologi","description":"Tutorial ini memberikan pengenalan distribusi eksponensial, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-eksponensial\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pengantar Distribusi Eksponensial - Statologi","og_description":"Tutorial ini memberikan pengenalan distribusi eksponensial, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-eksponensial\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T04:06:05+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/exp2.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-eksponensial\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-eksponensial\/","name":"Pengantar Distribusi Eksponensial - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T04:06:05+00:00","dateModified":"2023-07-26T04:06:05+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan pengenalan distribusi eksponensial, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-eksponensial\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-eksponensial\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-eksponensial\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengantar distribusi eksponensial"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1496"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1496"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1496\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1496"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1496"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1496"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}