{"id":1506,"date":"2023-07-26T02:52:40","date_gmt":"2023-07-26T02:52:40","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-kuota\/"},"modified":"2023-07-26T02:52:40","modified_gmt":"2023-07-26T02:52:40","slug":"pengambilan-sampel-kuota","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-kuota\/","title":{"rendered":"Apa itu pengambilan sampel kuota? (definisi &amp; #038; contoh)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Quota sampling<\/strong> adalah <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/metode-pengambilan-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">metode pengambilan sampel non-probabilitas<\/a> yang menggunakan langkah-langkah berikut untuk memperoleh sampel dari suatu <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs.-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">populasi<\/a> :<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1<\/strong> : Bagilah suatu populasi menjadi kelompok-kelompok yang saling eksklusif berdasarkan karakteristik tertentu.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14944 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/quota1.png\" alt=\"Pengambilan sampel kuota\" width=\"410\" height=\"445\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2:<\/strong> Tentukan proporsi setiap kelompok yang akan dimasukkan ke dalam sampel.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14945 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/quota2.png\" alt=\"\" width=\"420\" height=\"451\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3:<\/strong> Survei individu-individu di setiap kelompok yang mudah dijangkau.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-14946 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/quota3.png\" alt=\"\" width=\"442\" height=\"470\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut memberikan skenario dimana pengambilan sampel kuota dapat digunakan di dunia nyata.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: pengambilan sampel kuota<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Katakanlah sebuah perusahaan teknologi ingin mengetahui pendapat pelanggan tentang suatu produk baru. Mereka memutuskan untuk mengumpulkan data dari 1.000 pelanggan dalam kelompok umur berikut dengan proporsi yang sesuai:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">18 \u2013 30: 40%<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Usia 31 \u2013 50: 40%<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">51-70 tahun: 20%<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Mereka dapat menggunakan langkah-langkah berikut untuk melakukan pengambilan sampel kuota:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1<\/strong> : Bagilah seluruh populasi pelanggan menjadi tiga kelompok umur.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-14947 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/quota4.png\" alt=\"\" width=\"443\" height=\"477\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2:<\/strong> Tentukan jumlah individu yang akan diikutsertakan dalam setiap kelompok umur.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-14948 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/quota5.png\" alt=\"\" width=\"439\" height=\"467\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3:<\/strong> Survei individu-individu di setiap kelompok yang mudah dijangkau.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14949 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/quota6.png\" alt=\"\" width=\"435\" height=\"471\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengambilan sampel kuota dan pengambilan sampel bertingkat<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pengambilan sampel kuota dan pengambilan sampel bertingkat serupa karena keduanya membagi populasi menjadi beberapa kelompok atau <em>strata<\/em> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, pengambilan sampel berstrata (stratified sampling) melakukan pengambilan sampel acak sederhana (simple random sampling) untuk memilih individu yang akan disurvei dari setiap kelompok, sedangkan pengambilan sampel kuota menggunakan sampling kemudahan (convenience sampling) untuk memilih individu yang akan disurvei dari setiap kelompok.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Secara teknis, stratified sampling merupakan <strong>metode pengambilan sampel probabilitas<\/strong> karena setiap individu dalam populasi mempunyai peluang yang sama untuk dijadikan sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun sampling kuota merupakan <strong>metode non-probability sampling<\/strong> karena tidak semua individu dalam populasi mempunyai peluang yang sama untuk dijadikan sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam hal ini, pengambilan sampel bertingkat lebih mungkin menghasilkan sampel yang representatif, namun cenderung memakan waktu lebih lama dan lebih mahal.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Keuntungan dan Kerugian Sampling Kuota<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pengambilan sampel kuota menawarkan <strong>keuntungan<\/strong> sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Metode ini memberikan cara yang lebih mudah untuk mengumpulkan data dibandingkan dengan metode pengambilan sampel probabilitas lainnya, karena peneliti cukup mengumpulkan data pada individu yang mudah dijangkau.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Metode ini memberikan cara yang lebih murah untuk mengumpulkan data dibandingkan dengan metode pengambilan sampel probabilitas lainnya karena peneliti dapat menghabiskan lebih sedikit waktu dan uang untuk melakukan perjalanan untuk menjangkau individu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun pengambilan sampel kuota mempunyai <strong>kelemahan<\/strong> sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Tidak ada jaminan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-representatif-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sampel yang representatif<\/a> akan dihasilkan karena tidak semua anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk dijadikan sampel. Artinya, menggeneralisasi hasil sampel kita ke populasi keseluruhan mungkin tidak valid.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kapan menggunakan pengambilan sampel kuota<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam praktiknya, pengambilan sampel kuota paling sering digunakan ketika anggaran penelitian terbatas atau ketika data harus dikumpulkan dengan sangat cepat.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena pengambilan sampel kuota memungkinkan peneliti untuk mewawancarai orang-orang yang mudah dijangkau, hanya diperlukan anggaran penelitian yang minimal dan data seringkali dapat dikumpulkan dengan cepat menggunakan metode ini.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/metode-pengambilan-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengantar metode pengambilan sampel<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kerangka-pengambilan-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa itu kerangka pengambilan sampel?<\/a><br \/><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabilitas-pengambilan-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa itu variabilitas pengambilan sampel?<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Quota sampling adalah metode pengambilan sampel non-probabilitas yang menggunakan langkah-langkah berikut untuk memperoleh sampel dari suatu populasi : Langkah 1 : Bagilah suatu populasi menjadi kelompok-kelompok yang saling eksklusif berdasarkan karakteristik tertentu. Langkah 2: Tentukan proporsi setiap kelompok yang akan dimasukkan ke dalam sampel. Langkah 3: Survei individu-individu di setiap kelompok yang mudah dijangkau. Contoh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu pengambilan sampel kuota? (Definisi dan contoh)<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang pengambilan sampel kuota, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-kuota\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu pengambilan sampel kuota? (Definisi dan contoh)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang pengambilan sampel kuota, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-kuota\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T02:52:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/quota1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-kuota\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-kuota\/\",\"name\":\"Apa itu pengambilan sampel kuota? (Definisi dan contoh)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T02:52:40+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T02:52:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang pengambilan sampel kuota, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-kuota\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-kuota\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-kuota\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu pengambilan sampel kuota? (definisi &amp; #038; contoh)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu pengambilan sampel kuota? (Definisi dan contoh)","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang pengambilan sampel kuota, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-kuota\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa itu pengambilan sampel kuota? (Definisi dan contoh)","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang pengambilan sampel kuota, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-kuota\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T02:52:40+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/quota1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-kuota\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-kuota\/","name":"Apa itu pengambilan sampel kuota? (Definisi dan contoh)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T02:52:40+00:00","dateModified":"2023-07-26T02:52:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang pengambilan sampel kuota, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-kuota\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-kuota\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/pengambilan-sampel-kuota\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu pengambilan sampel kuota? (definisi &amp; #038; contoh)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1506"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1506"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1506\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1506"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1506"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1506"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}