{"id":1514,"date":"2023-07-26T02:05:26","date_gmt":"2023-07-26T02:05:26","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/"},"modified":"2023-07-26T02:05:26","modified_gmt":"2023-07-26T02:05:26","slug":"bias-pengamat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/","title":{"rendered":"Apa itu bias pengamat? (definisi &amp; contoh)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bias pengamat<\/strong> terjadi dalam penelitian ketika keyakinan atau harapan pengamat (atau penyelidik) dapat mempengaruhi data yang dikumpulkan dalam suatu penelitian.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hal ini membuat hasil suatu penelitian tidak dapat diandalkan dan sulit untuk ditiru di penelitian lain.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam artikel ini, kami membagikan dua contoh bias pengamat yang terkenal serta strategi yang dapat digunakan untuk meminimalkan bias jenis ini dalam praktiknya.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: Hans yang Pintar<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pada awal tahun 1900-an, ada seekor kuda bernama <a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Clever_Hans\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Clever Hans<\/a> , yang terkenal karena kemampuan aritmatikanya yang sangat baik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pemiliknya, Wilhelm Von Olson, akan menanyakan berbagai pertanyaan kepada Hans Pintar yang melibatkan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan operasi aritmatika lainnya dan Hans Pintar akan memberikan jawabannya dengan mengetukkan kuku kakinya beberapa kali.<\/span><\/p>\n<figure style=\"width: 730px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/commons.wikimedia.org\/wiki\/File:CleverHans.jpg\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hans yang Pintar pada tahun 1904<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Terkejut dengan hal ini, psikolog Oskar Pfungst menyelidiki situasi ini dan menemukan bahwa Hans yang Pintar hanya dapat memberikan jawaban yang benar jika pemiliknya benar-benar mengetahui jawaban yang benar atas pertanyaan tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ternyata ketika Hans yang pintar mendekati jumlah ketukan yang tepat untuk dilakukan, pemilik Wilhelm Von Olson mulai bereaksi dengan cara tertentu, yang menandakan bahwa Hans harus berhenti mengetuk.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tanpa disadari, pemiliknya memberikan petunjuk halus kepada Hans tentang jumlah pukulan yang tepat untuk dilakukan. Namun karena pemiliknya sendiri tidak mengetahui jawaban atas pertanyaan yang diajukannya, Hans tidak dapat memberikan jawaban yang benar karena pemiliknya tidak memberikan petunjuk halus kapan harus berhenti mengetik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini adalah contoh bias pengamat karena ekspektasi pemilik menyebabkan Hans Pintar bertindak dengan cara tertentu sehingga menghasilkan data yang salah.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: Tikus yang Cerdas dan Mengganggu<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pada tahun 1963, psikolog Robert Rosenthal meminta dua kelompok siswa untuk menguji tikus. Tikus-tikus tersebut diklasifikasikan sebagai \u201ccerdas\u201d atau \u201cmembosankan\u201d dalam kemampuannya menyelesaikan labirin, meskipun pada kenyataannya mereka semua adalah tipe tikus laboratorium standar yang sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengira sedang menangani tikus &#8220;mengkilap&#8221; berperilaku tertentu untuk memastikan tikus tersebut memiliki peluang lebih besar untuk menyelesaikan labirin, sedangkan siswa yang mengira sedang menangani tikus &#8220;mengkilat&#8221; Tikus &#8220;Membosankan&#8221; berperilaku lebih tepat. cara yang mengurangi peluang tikus untuk menyelesaikan labirin.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini adalah contoh bias pengamat, karena ternyata ekspektasi siswa mempengaruhi kinerja kelompok tikus yang berbeda.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Bagaimana meminimalkan bias pengamat<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara paling sederhana untuk meminimalkan bias pengamat adalah dengan memastikan bahwa pengamat tidak memiliki ekspektasi terhadap subjek yang datanya mereka kumpulkan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam istilah teknis, kami mengatakan bahwa pengamat harus <strong>tidak mengetahui<\/strong> kemampuan subjek atau hasil yang diharapkan dari subjek.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, orang yang mengajukan pertanyaan aritmatika kepada Hans Pintar seharusnya tidak mengetahui jawaban dari pertanyaan yang diajukannya. Ini akan mencegah mereka memberikan petunjuk halus kepada Hans tentang jawaban yang benar.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Atau, dalam contoh tikus, siswa tidak boleh mengetahui \u201cjenis\u201d tikus apa yang mereka tangani. Sebaliknya, mereka hanya diminta untuk menguji tikus di labirin dan tidak boleh ada perbedaan berdasarkan apakah mereka menangani tikus &#8220;cerah&#8221; atau &#8220;kusam&#8221;.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Artikel-artikel berikut ini memberikan penjelasan mengenai jenis bias lain yang dapat terjadi dalam penelitian:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-rujukan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa itu bias SEO?<\/a><br \/> Apa itu bias seleksi mandiri?<br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/menghilangkan-bias-variabel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa yang dimaksud dengan bias variabel yang dihilangkan?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-agregasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa itu bias agregasi?<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bias pengamat terjadi dalam penelitian ketika keyakinan atau harapan pengamat (atau penyelidik) dapat mempengaruhi data yang dikumpulkan dalam suatu penelitian. Hal ini membuat hasil suatu penelitian tidak dapat diandalkan dan sulit untuk ditiru di penelitian lain. Dalam artikel ini, kami membagikan dua contoh bias pengamat yang terkenal serta strategi yang dapat digunakan untuk meminimalkan bias [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu bias pengamat? (Definisi dan contoh)<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang bias pengamat, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu bias pengamat? (Definisi dan contoh)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang bias pengamat, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T02:05:26+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/\",\"name\":\"Apa itu bias pengamat? (Definisi dan contoh)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T02:05:26+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T02:05:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang bias pengamat, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu bias pengamat? (definisi &amp; contoh)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu bias pengamat? (Definisi dan contoh)","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang bias pengamat, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa itu bias pengamat? (Definisi dan contoh)","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang bias pengamat, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T02:05:26+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/","name":"Apa itu bias pengamat? (Definisi dan contoh)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T02:05:26+00:00","dateModified":"2023-07-26T02:05:26+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang bias pengamat, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu bias pengamat? (definisi &amp; contoh)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1514"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1514"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1514\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1514"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1514"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1514"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}