{"id":1523,"date":"2023-07-26T01:06:17","date_gmt":"2023-07-26T01:06:17","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-excel\/"},"modified":"2023-07-26T01:06:17","modified_gmt":"2023-07-26T01:06:17","slug":"koreksi-bonferroni-excel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-excel\/","title":{"rendered":"Cara melakukan koreksi bonferroni di excel"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Koreksi Bonferroni<\/strong> mengacu pada proses penyesuaian tingkat alfa (\u03b1) untuk serangkaian uji statistik guna mengontrol kemungkinan membuat kesalahan Tipe I.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rumus koreksi Bonferroni adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03b1 <sub>baru<\/sub><\/strong> = \u03b1 <sub>asli<\/sub> \/ n<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">\u03b1 <sub>asli<\/sub> : Level \u03b1 asli<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">n: Jumlah total perbandingan atau pengujian yang dilakukan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, jika kita menjalankan tiga uji statistik sekaligus dan ingin menggunakan \u03b1 = 0.05 untuk setiap pengujian, koreksi Bonferroni memberitahu kita bahwa kita harus menggunakan \u03b1 <sub>new<\/sub> = <strong>0.01667<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><sub>baru<\/sub> \u03b1 = <sub>asli<\/sub> \u03b1 \/ n = 0,05 \/ 3 = 0,01667<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Oleh karena itu, kita hanya boleh menolak hipotesis nol dari setiap pengujian individu jika nilai p dari pengujian tersebut kurang dari 0,01667.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jenis koreksi ini sering dilakukan dalam <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-post-hoc-anova\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pengujian post-hoc<\/a> setelah ANOVA ketika kita ingin membandingkan beberapa mean grup pada waktu yang bersamaan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh langkah demi langkah berikut ini memperlihatkan cara melakukan koreksi Bonferroni setelah ANOVA satu arah di Excel.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Buat datanya<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertama, mari kita buat kumpulan data palsu yang menunjukkan hasil siswa yang menggunakan salah satu dari tiga teknik belajar berbeda untuk mempersiapkan ujian:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-15103 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bonfexcel1.png\" alt=\"\" width=\"407\" height=\"385\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2: Lakukan ANOVA Satu Arah<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, mari kita lakukan ANOVA satu arah untuk menentukan apakah rata-rata nilai ujian di ketiga kelompok sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertama, sorot semua data, termasuk header kolom:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-15104 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bonfexcel2.png\" alt=\"\" width=\"376\" height=\"400\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, klik tab <strong>Data<\/strong> di sepanjang pita atas, lalu klik <strong>Analisis Data<\/strong> :<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-5292 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deuxsampexcel3.png\" alt=\"\" width=\"467\" height=\"178\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika opsi ini tidak tersedia, Anda harus <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-memuat-toolpak-analisis-di-excel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">memuat Analysis ToolPak<\/a> terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Di jendela yang muncul, klik <strong>Anova: Faktor Tunggal<\/strong> lalu klik <strong>OK<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Lengkapi informasi berikut, lalu klik <strong>OK<\/strong> :<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-15105 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bonfexcel3.png\" alt=\"\" width=\"574\" height=\"455\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hasil ANOVA satu arah akan muncul secara otomatis:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-15106 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bonfexcel4.png\" alt=\"\" width=\"481\" height=\"433\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ingatlah bahwa ANOVA satu arah memiliki hipotesis nol dan hipotesis alternatif berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>0<\/sub> (hipotesis nol):<\/strong> semua mean kelompok adalah sama.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>A<\/sub> (hipotesis alternatif):<\/strong> Setidaknya satu mean kelompok berbeda <sub>&nbsp;<\/sub> istirahat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai p pada tabel ANOVA (0,001652) kurang dari 0,05, kami memiliki cukup bukti untuk menolak hipotesis nol. Dengan kata lain, rata-rata nilai ujian antara ketiga kelompok tersebut tidak sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kemudian kita dapat membuat beberapa perbandingan menggunakan koreksi Bonferroni antara ketiga kelompok untuk melihat secara pasti mean kelompok mana yang berbeda.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3: Lakukan beberapa perbandingan menggunakan koreksi Bonferroni<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan menggunakan koreksi Bonferroni, kita dapat menghitung level alpha yang disesuaikan sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03b1 <sub>baru<\/sub><\/strong> = \u03b1 <sub>asli<\/sub> \/ n<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh kita, kita akan melakukan tiga perbandingan berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Teknik 1 versus Teknik 2<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Teknik 1 versus Teknik 3<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Teknik 2 versus Teknik 3<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena kita ingin menggunakan \u03b1 = .05 untuk setiap pengujian, koreksi Bonferroni memberitahu kita bahwa kita harus menggunakan \u03b1 <sub>new<\/sub> = <strong>.0167<\/strong> .<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-15107 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bonfexcel5.png\" alt=\"\" width=\"479\" height=\"393\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita akan menggunakan uji-t untuk membandingkan rata-rata antar masing-masing kelompok. Di Excel, Anda bisa menggunakan sintaks berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>=TTEST(Tabel1, Tabel2, antrian=2, tipe=2)<br \/><\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Array1:<\/strong> larik data pertama<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Array2:<\/strong> larik data kedua<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>tails :<\/strong> Jumlah ekor dalam pengujian. Kami akan menggunakan \u201c2\u201d untuk menunjukkan pengujian dua sisi.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>type:<\/strong> Jenis uji-t yang akan dilakukan. Kami akan menggunakan &#8220;2&#8221; untuk menunjukkan uji-t dengan varian yang sama.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tangkapan layar berikut menunjukkan cara melakukan setiap uji-t:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-15108 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bonfexcel6.png\" alt=\"Koreksi Bonferroni di Excel\" width=\"580\" height=\"450\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Satu-satunya nilai p di bawah tingkat alfa yang disesuaikan Bonferroni berasal dari perbandingan antara teknik 1 dan teknik 2, yang memiliki nilai p sebesar <strong>0,001042<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa hanya perbedaan yang signifikan secara statistik dalam nilai ujian rata-rata antara Teknik 1 dan Teknik 2.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tingkat-kesalahan-keluarga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berapa tingkat kesalahan per keluarga?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Koreksi Bonferroni: definisi dan contoh<\/a><br \/> Kalkulator Koreksi Bonferroni<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Koreksi Bonferroni mengacu pada proses penyesuaian tingkat alfa (\u03b1) untuk serangkaian uji statistik guna mengontrol kemungkinan membuat kesalahan Tipe I. Rumus koreksi Bonferroni adalah sebagai berikut: \u03b1 baru = \u03b1 asli \/ n Emas: \u03b1 asli : Level \u03b1 asli n: Jumlah total perbandingan atau pengujian yang dilakukan Misalnya, jika kita menjalankan tiga uji statistik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Melakukan Koreksi Bonferroni di Excel<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan koreksi Bonferroni di Excel, dengan contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-excel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Melakukan Koreksi Bonferroni di Excel\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan koreksi Bonferroni di Excel, dengan contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-excel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T01:06:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bonfexcel1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-excel\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-excel\/\",\"name\":\"Cara Melakukan Koreksi Bonferroni di Excel\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T01:06:17+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T01:06:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan koreksi Bonferroni di Excel, dengan contoh langkah demi langkah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-excel\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-excel\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-excel\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara melakukan koreksi bonferroni di excel\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Melakukan Koreksi Bonferroni di Excel","description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan koreksi Bonferroni di Excel, dengan contoh langkah demi langkah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-excel\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Melakukan Koreksi Bonferroni di Excel","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan koreksi Bonferroni di Excel, dengan contoh langkah demi langkah.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-excel\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T01:06:17+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bonfexcel1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-excel\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-excel\/","name":"Cara Melakukan Koreksi Bonferroni di Excel","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T01:06:17+00:00","dateModified":"2023-07-26T01:06:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan koreksi Bonferroni di Excel, dengan contoh langkah demi langkah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-excel\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-excel\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-excel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara melakukan koreksi bonferroni di excel"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1523"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1523"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1523\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1523"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1523"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1523"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}