{"id":1526,"date":"2023-07-26T00:50:41","date_gmt":"2023-07-26T00:50:41","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/tesg\/"},"modified":"2023-07-26T00:50:41","modified_gmt":"2023-07-26T00:50:41","slug":"tesg","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/tesg\/","title":{"rendered":"Uji g kesesuaian kesesuaian: definisi + contoh"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam statistik, <strong>uji G untuk goodness of fit<\/strong> digunakan untuk menentukan apakah suatu variabel kategori mengikuti distribusi hipotetis atau tidak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji ini merupakan alternatif dari <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-kebaikan-chi-kuadrat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uji kesesuaian chi-kuadrat<\/a> dan sering kali digunakan ketika terdapat outlier dalam data atau ketika data yang Anda kerjakan berukuran sangat besar.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji G-Test of goodness of fit menggunakan hipotesis nol dan hipotesis alternatif berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>0<\/sub> :<\/strong> Suatu variabel mengikuti distribusi hipotetis.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>A<\/sub> :<\/strong> Suatu variabel <em>tidak mengikuti<\/em> distribusi hipotetis.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Statistik uji dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <strong><span style=\"color: #000000;\">G=2 * \u03a3[O * ln(O\/E)]<\/span><\/strong><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>O:<\/strong> Jumlah yang diamati dalam sel<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>E:<\/strong> Angka yang diharapkan dalam sel<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika p-value yang sesuai dengan statistik uji berada di bawah <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/p-menghargai-signifikansi-statistik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tingkat signifikansi<\/a> tertentu, maka hipotesis nol dapat ditolak dan disimpulkan bahwa variabel yang diteliti tidak mengikuti distribusi yang dihipotesiskan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara melakukan uji goodness-of-fit G dalam praktiknya.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh : Uji G goodness of fit<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Seorang ahli biologi menyatakan bahwa terdapat proporsi yang sama dari tiga spesies penyu di suatu wilayah tertentu. Untuk menguji klaim ini, seorang peneliti independen menghitung jumlah setiap jenis spesies dan menemukan hal berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Spesies A: <strong>80<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Spesies B: <strong>125<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Spesies C: <strong>95<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Peneliti independen dapat menggunakan langkah-langkah berikut untuk melakukan uji goodness-of-fit G untuk menentukan apakah data yang dikumpulkannya konsisten dengan pernyataan ahli biologi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Nyatakan hipotesis nol dan hipotesis alternatif.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Peneliti akan melakukan uji G goodness of fit dengan menggunakan asumsi sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>0<\/sub> :<\/strong> Terdapat tiga spesies penyu dengan proporsi yang sama di kawasan ini.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>A<\/sub> :<\/strong> <em>Tidak ada<\/em> tiga spesies penyu yang sama jumlahnya di kawasan ini.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2: Hitung statistik pengujian.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rumus untuk menghitung statistik uji adalah:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>G=2 * \u03a3[O * ln(O\/E)]<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh ini, total ada 300 penyu yang diamati. Jika terdapat proporsi yang sama untuk setiap spesies, kita berharap dapat mengamati 100 penyu dari setiap spesies. Jadi, kita dapat menghitung statistik uji sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">G = 2 * [80*ln(80\/100) + 125*ln(125\/100) + 95*ln(95\/100)] = <strong>10,337<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3: Hitung nilai p dari statistik uji.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Menurut <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-nilai-p-chi-kuadrat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kalkulator chi-kuadrat ke nilai-P<\/a> , nilai-p yang terkait dengan statistik uji sebesar 10,337 dan #kategori-1 = 3-1 = 2 derajat kebebasan adalah <strong>0,005693<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai p ini kurang dari 0,05, peneliti akan menolak hipotesis nol. Artinya, ia mempunyai cukup bukti untuk mengatakan bahwa <em>tidak ada<\/em> proporsi yang sama dari setiap spesies penyu di wilayah tersebut.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Bonus: Uji G untuk mengetahui kesesuaian di R<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Anda dapat menggunakan fungsi <strong>Gtest()<\/strong> dari paket DescTools untuk melakukan pengujian kesesuaian G dengan cepat di R.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kode berikut menunjukkan cara melakukan tes G untuk contoh sebelumnya:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#load the DescTools library<\/span>\n<span style=\"color: #993300;\">library<\/span> (DescTools)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#perform the G-test \n<\/span>GTest(x = c(80, 125, 95), <span style=\"color: #008080;\">#observed values<\/span>\n      p = c(1\/3, 1\/3, 1\/3), <span style=\"color: #008080;\">#expected proportions<\/span>\n      correct=\" <span style=\"color: #008000;\">none<\/span> \")\n\n\tLog likelihood ratio (G-test) goodness of fit test\n\ndata: c(80, 125, 95)\nG = 10.337, X-squared df = 2, p-value = 0.005693\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa statistik uji G adalah <b>10,337<\/b> dan nilai p yang sesuai adalah <strong>0,005693<\/strong> . Karena nilai p ini kurang dari 0,05, kami menolak hipotesis nol.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini sesuai dengan hasil yang kami hitung secara manual.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jangan ragu untuk menggunakan kalkulator uji G yang cocok ini untuk secara otomatis melakukan uji G untuk kumpulan data apa pun.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam statistik, uji G untuk goodness of fit digunakan untuk menentukan apakah suatu variabel kategori mengikuti distribusi hipotetis atau tidak. Uji ini merupakan alternatif dari uji kesesuaian chi-kuadrat dan sering kali digunakan ketika terdapat outlier dalam data atau ketika data yang Anda kerjakan berukuran sangat besar. Uji G-Test of goodness of fit menggunakan hipotesis nol [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Uji G kesesuaian kesesuaian: definisi + contoh<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan mengenai uji goodness-of-fit G, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tesg\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Uji G kesesuaian kesesuaian: definisi + contoh\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan mengenai uji goodness-of-fit G, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tesg\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T00:50:41+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tesg\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tesg\/\",\"name\":\"Uji G kesesuaian kesesuaian: definisi + contoh\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T00:50:41+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T00:50:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan mengenai uji goodness-of-fit G, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tesg\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/tesg\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tesg\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Uji g kesesuaian kesesuaian: definisi + contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Uji G kesesuaian kesesuaian: definisi + contoh","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan mengenai uji goodness-of-fit G, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/tesg\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Uji G kesesuaian kesesuaian: definisi + contoh","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan mengenai uji goodness-of-fit G, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/tesg\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T00:50:41+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tesg\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/tesg\/","name":"Uji G kesesuaian kesesuaian: definisi + contoh","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T00:50:41+00:00","dateModified":"2023-07-26T00:50:41+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan mengenai uji goodness-of-fit G, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tesg\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/tesg\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tesg\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Uji g kesesuaian kesesuaian: definisi + contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1526"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1526"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1526\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1526"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1526"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1526"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}