{"id":1529,"date":"2023-07-26T00:30:47","date_gmt":"2023-07-26T00:30:47","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/"},"modified":"2023-07-26T00:30:47","modified_gmt":"2023-07-26T00:30:47","slug":"hipotesis-independensi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/","title":{"rendered":"Apa asumsi independensi dalam statistik?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Banyak uji statistik berasumsi bahwa <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengamatan-dalam-statistik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">observasi<\/a> bersifat independen. Artinya tidak ada pengamatan dalam kumpulan data yang berhubungan satu sama lain atau mempengaruhi satu sama lain dengan cara apa pun.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita ingin menguji ada tidaknya perbedaan berat rata-rata antara dua spesies kucing. Jika kita mengukur bobot 10 kucing spesies A dan 10 kucing spesies B, maka asumsi independensi akan dilanggar jika masing-masing kelompok kucing tersebut berasal dari serasah yang sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ada kemungkinan bahwa induk kucing dari Spesies A memiliki semua anak kucing yang berbobot rendah, sedangkan induk kucing dari Spesies B memiliki anak kucing yang berat. Dalam hal ini, observasi setiap sampel tidak berdiri sendiri satu sama lain.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ada tiga jenis uji statistik umum yang membuat asumsi independensi ini:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1.<\/strong> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-dua-sampel-anda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Uji-t dua sampel<\/a><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2.<\/strong> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ANOVA (Analisis Varians)<\/a><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3.<\/strong> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Regresi linier<\/a><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pada bagian berikut, kami menjelaskan <em>mengapa<\/em> asumsi ini dibuat untuk setiap jenis pengujian serta cara menentukan apakah asumsi ini terpenuhi atau tidak.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Asumsi independensi dalam uji-t<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Uji-t dua sampel<\/strong> digunakan untuk menguji apakah rata-rata dua populasi sama atau tidak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Asumsi:<\/strong> Jenis tes ini mengasumsikan bahwa observasi <em>dalam<\/em> setiap sampel tidak bergantung satu sama lain dan observasi <em>antar<\/em> sampel juga tidak bergantung satu sama lain.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Uji hipotesis ini:<\/strong> Cara paling sederhana untuk menguji hipotesis ini adalah dengan memverifikasi bahwa setiap observasi hanya muncul satu kali dalam setiap sampel dan bahwa observasi dalam setiap sampel dikumpulkan dengan pengambilan sampel acak.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Asumsi independensi dalam ANOVA<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>ANOVA<\/strong> digunakan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata tiga atau lebih kelompok independen.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Asumsi:<\/strong> ANOVA mengasumsikan bahwa pengamatan dalam setiap kelompok tidak tergantung satu sama lain dan bahwa pengamatan dalam kelompok diperoleh melalui sampel acak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Uji hipotesis ini:<\/strong> Mirip dengan uji-t, cara paling sederhana untuk menguji hipotesis ini adalah dengan memverifikasi bahwa setiap observasi hanya muncul satu kali dalam setiap sampel dan bahwa observasi dalam setiap sampel dikumpulkan dengan pengambilan sampel secara acak.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Independensi dalam regresi yang diasumsikan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Regresi linier<\/strong> digunakan untuk memahami hubungan antara satu atau lebih variabel prediktor dan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-tanggapan-penjelas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">variabel respon<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Asumsi:<\/strong> Regresi linier mengasumsikan bahwa <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/residu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">residu<\/a> model yang dipasang adalah independen.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Uji hipotesis ini:<\/strong> Cara termudah untuk menguji hipotesis ini adalah dengan melihat plot residu deret waktu, yang merupakan plot residu versus waktu. Idealnya, sebagian besar autokorelasi sisa harus berada dalam pita kepercayaan 95% di sekitar nol, yang terletak kira-kira +\/- 2 pada akar kuadrat <em>n<\/em> , dengan <em>n<\/em> adalah ukuran sampel. Anda juga dapat menguji secara formal apakah asumsi ini terpenuhi menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-durbin-watson\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uji Durbin-Watson<\/a> .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber Umum Non-Kemerdekaan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ada tiga sumber umum non-independensi dalam kumpulan data:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Pengamatan ditutup bersamaan dalam waktu.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, seorang peneliti mungkin mengumpulkan data tentang kecepatan rata-rata mobil di jalan tertentu. Jika dia memilih untuk melacak kecepatan di malam hari, dia mungkin mendapati bahwa kecepatan rata-rata jauh lebih tinggi dari perkiraannya hanya karena setiap pengemudi bergegas pulang kerja.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Data ini melanggar asumsi bahwa setiap observasi bersifat independen. Karena setiap pengamatan diamati pada waktu yang sama, kecepatan setiap mobil kemungkinan besar akan sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Pengamatan dilakukan secara tertutup dalam ruang.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, seorang peneliti mungkin mengumpulkan data pendapatan tahunan dari orang-orang yang semuanya tinggal di lingkungan berpendapatan tinggi yang sama karena hal tersebut memudahkannya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam hal ini, semua orang yang dimasukkan dalam sampel data kemungkinan besar memiliki pendapatan yang sama karena mereka semua tinggal berdekatan. Hal ini melanggar asumsi bahwa setiap observasi bersifat independen.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Pengamatan muncul beberapa kali dalam kumpulan data yang sama.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, seorang peneliti mungkin perlu mengumpulkan data pada 50 individu, namun malah memutuskan untuk mengumpulkan data pada 25 individu sebanyak dua kali karena hal ini lebih mudah dilakukan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hal ini melanggar asumsi independensi karena setiap observasi dalam dataset akan berhubungan dengan dirinya sendiri.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Bagaimana menghindari pelanggaran asumsi independensi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara paling sederhana untuk menghindari pelanggaran asumsi independensi adalah dengan menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/metode-pengambilan-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">simple random sampling<\/a> ketika memperoleh sampel dari suatu populasi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan menggunakan metode ini, setiap individu dalam <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs.-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">populasi<\/a> yang diteliti mempunyai peluang yang sama untuk dijadikan sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, jika populasi yang kita minati berisi 10.000 individu, kita dapat secara acak menetapkan nomor untuk setiap individu dalam populasi dan kemudian menggunakan generator nomor acak untuk memilih 40 nomor acak. Individu yang cocok dengan angka-angka ini kemudian akan dimasukkan dalam sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan menggunakan metode ini, kami meminimalkan kemungkinan memilih dua individu yang mungkin sangat dekat satu sama lain atau yang mungkin memiliki hubungan kekerabatan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hal ini berbeda dengan metode pengambilan sampel lainnya seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Convenience sampling:<\/strong> memasukkan individu-individu dalam sampel yang mudah dijangkau.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengambilan sampel sukarela:<\/strong> memasukkan individu-individu dalam sampel yang <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-respons-sukarela\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">secara sukarela<\/a> diikutsertakan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan menggunakan metode random sampling, kita dapat meminimalkan kemungkinan pelanggaran asumsi independensi.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Keempat hipotesis dirumuskan dalam uji T<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-regresi-linier\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Empat asumsi regresi linier<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-danova\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tiga hipotesis ANOVA<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-representatif-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa yang dimaksud dengan sampel representatif dan mengapa itu penting?<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak uji statistik berasumsi bahwa observasi bersifat independen. Artinya tidak ada pengamatan dalam kumpulan data yang berhubungan satu sama lain atau mempengaruhi satu sama lain dengan cara apa pun. Misalnya, kita ingin menguji ada tidaknya perbedaan berat rata-rata antara dua spesies kucing. Jika kita mengukur bobot 10 kucing spesies A dan 10 kucing spesies B, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa asumsi independensi dalam statistik?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan mengenai asumsi independensi dalam statistik, termasuk definisi formal dan beberapa contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa asumsi independensi dalam statistik?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan mengenai asumsi independensi dalam statistik, termasuk definisi formal dan beberapa contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T00:30:47+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/\",\"name\":\"Apa asumsi independensi dalam statistik?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T00:30:47+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T00:30:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan mengenai asumsi independensi dalam statistik, termasuk definisi formal dan beberapa contohnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa asumsi independensi dalam statistik?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa asumsi independensi dalam statistik?","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan mengenai asumsi independensi dalam statistik, termasuk definisi formal dan beberapa contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa asumsi independensi dalam statistik?","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan mengenai asumsi independensi dalam statistik, termasuk definisi formal dan beberapa contohnya.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T00:30:47+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/","name":"Apa asumsi independensi dalam statistik?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T00:30:47+00:00","dateModified":"2023-07-26T00:30:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan mengenai asumsi independensi dalam statistik, termasuk definisi formal dan beberapa contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa asumsi independensi dalam statistik?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1529"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1529"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1529\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1529"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1529"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1529"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}