{"id":1530,"date":"2023-07-26T00:23:23","date_gmt":"2023-07-26T00:23:23","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/"},"modified":"2023-07-26T00:23:23","modified_gmt":"2023-07-26T00:23:23","slug":"untuk-menguji-hipotesis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/","title":{"rendered":"Keempat hipotesis dirumuskan dalam uji t"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-dua-sampel-anda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Uji-t dua sampel<\/a> digunakan untuk menguji apakah rata-rata dua populasi sama atau tidak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jenis pengujian ini membuat asumsi berikut tentang data:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Independensi:<\/strong> observasi suatu sampel tidak bergantung pada observasi sampel lainnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Normalitas:<\/strong> Kedua sampel mempunyai distribusi mendekati normal.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Homogenitas varians:<\/strong> Kedua sampel mempunyai varians yang kurang lebih sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Random Sampling :<\/strong> Kedua sampel diperoleh dengan menggunakan metode random sampling.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika satu atau lebih asumsi ini dilanggar, hasil uji t dua sampel mungkin tidak dapat diandalkan atau bahkan menyesatkan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pada tutorial ini kami memberikan penjelasan masing-masing asumsi, cara menentukan apakah asumsi tersebut terpenuhi, dan apa yang harus dilakukan jika asumsi tersebut dilanggar.<\/span><\/p>\n<h2> <strong>Hipotesis 1: Kemandirian<\/strong><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji-t dua sampel mengasumsikan bahwa <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengamatan-dalam-statistik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">observasi<\/a> dari satu sampel tidak bergantung pada observasi dari sampel lainnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Asumsi ini sangat penting karena jika terdapat individu yang sama pada kedua sampel, maka tidak valid untuk menarik kesimpulan tentang perbedaan antar sampel.<\/span><\/p>\n<h3> <strong>Bagaimana memverifikasi hipotesis ini<\/strong><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara paling sederhana untuk menguji asumsi ini adalah dengan memverifikasi bahwa setiap observasi hanya muncul satu kali dalam setiap sampel dan bahwa observasi dalam setiap sampel dikumpulkan dengan cara random sampling.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Apa yang harus dilakukan jika asumsi ini tidak dipatuhi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika asumsi ini tidak terpenuhi maka hasil uji t dua sampel tidak valid sama sekali. Dalam skenario ini, yang terbaik adalah mengumpulkan dua sampel baru menggunakan metode pengambilan sampel acak dan memastikan bahwa setiap individu dalam satu sampel tidak termasuk dalam sampel lainnya.<\/span><\/p>\n<h2> <strong>Hipotesis 2: normalitas<\/strong><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji-t dua sampel mengasumsikan bahwa kedua sampel berdistribusi normal.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini adalah asumsi yang penting karena jika sampel tidak berdistribusi normal, maka tidak valid menggunakan nilai p dari pengujian untuk menarik kesimpulan tentang perbedaan antar sampel.<\/span><\/p>\n<h3> <strong>Bagaimana memverifikasi hipotesis ini<\/strong><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika ukuran sampel kecil (n &lt;50), maka kita dapat menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk menentukan apakah setiap ukuran sampel terdistribusi normal. Jika nilai p tes berada di bawah tingkat signifikansi tertentu, kemungkinan data tidak terdistribusi normal.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika ukuran sampel besar, lebih baik menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/seseorang-membuat-penasaran-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">plot QQ<\/a> untuk memeriksa secara visual apakah data terdistribusi normal.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-4760 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/qqplot.jpg\" alt=\"\" width=\"459\" height=\"325\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika titik-titik data terletak kira-kira di sepanjang garis diagonal lurus pada plot QQ, maka kumpulan data tersebut mungkin mengikuti distribusi normal.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Apa yang harus dilakukan jika asumsi ini tidak dipatuhi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika asumsi ini dilanggar, maka kita dapat melakukan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/man-whitney-tesmu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uji Mann-Whitney U<\/a> , yang dianggap setara nonparametrik dari uji-t dua sampel dan tidak mengasumsikan bahwa kedua sampel berdistribusi normal.<\/span><\/p>\n<h2> <strong>Hipotesis 3: Homogenitas perbedaan<\/strong><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji-t dua sampel mengasumsikan bahwa kedua sampel mempunyai varian yang kira-kira sama.<\/span><\/p>\n<h3> <strong>Bagaimana memverifikasi hipotesis ini<\/strong><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita menggunakan aturan praktis berikut untuk menentukan apakah varians antara dua sampel adalah sama: Jika rasio varians terbesar dan varians terkecil kurang dari 4, maka kita dapat mengasumsikan bahwa varians tersebut kira-kira sama dan menggunakan kedua sampel t -tes.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, sampel 1 memiliki varians 24,5 dan sampel 2 memiliki varians 15,2. Rasio varians sampel terbesar terhadap varians sampel terkecil dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Rasio:<\/strong> 24,5 \/ 15,2 = 1,61<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena rasio ini kurang dari 4, maka dapat diasumsikan bahwa perbedaan antara kedua kelompok kira-kira sama.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Apa yang harus dilakukan jika asumsi ini tidak dipatuhi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika asumsi ini dilanggar, maka kita dapat melakukan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-selamat-datang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uji-t Welch<\/a> , yang merupakan versi non-parametrik dari uji-t dua sampel dan tidak mengasumsikan bahwa kedua sampel mempunyai varian yang sama.<\/span><\/p>\n<h2> <strong>Asumsi 4: Pengambilan sampel acak<\/strong><\/h2>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji-t dua sampel mengasumsikan bahwa kedua sampel diperoleh dengan menggunakan metode random sampling.<\/span><\/p>\n<h3> <strong>Bagaimana memverifikasi hipotesis ini<\/strong><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Tidak ada uji statistik formal yang dapat kita gunakan untuk menguji hipotesis ini. Sebaliknya, kita hanya perlu memastikan bahwa kedua sampel diperoleh dengan menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/metode-pengambilan-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">metode pengambilan sampel acak<\/a> sehingga setiap individu dalam populasi yang diteliti memiliki probabilitas yang sama untuk dimasukkan ke dalam salah satu sampel.<\/span><\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Apa yang harus dilakukan jika asumsi ini tidak dipatuhi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika asumsi ini tidak terpenuhi, kecil kemungkinan kedua sampel kami <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-representatif-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mewakili<\/a> populasi yang diteliti. Dalam kasus ini, kami tidak dapat menggeneralisasikan hasil uji-t dua sampel secara andal terhadap keseluruhan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs.-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">populasi<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam skenario ini, yang terbaik adalah mengumpulkan dua sampel baru menggunakan metode pengambilan sampel acak.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Uji-t dua sampel digunakan untuk menguji apakah rata-rata dua populasi sama atau tidak. Jenis pengujian ini membuat asumsi berikut tentang data: 1. Independensi: observasi suatu sampel tidak bergantung pada observasi sampel lainnya. 2. Normalitas: Kedua sampel mempunyai distribusi mendekati normal. 3. Homogenitas varians: Kedua sampel mempunyai varians yang kurang lebih sama. 4. Random Sampling : [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Keempat hipotesis dirumuskan dalam uji T \u2013 Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan empat asumsi yang dibuat dalam uji-t, termasuk cara memeriksa apakah setiap asumsi tersebut terpenuhi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Keempat hipotesis dirumuskan dalam uji T \u2013 Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan empat asumsi yang dibuat dalam uji-t, termasuk cara memeriksa apakah setiap asumsi tersebut terpenuhi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-26T00:23:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/qqplot.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/\",\"name\":\"Keempat hipotesis dirumuskan dalam uji T \u2013 Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-26T00:23:23+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-26T00:23:23+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan empat asumsi yang dibuat dalam uji-t, termasuk cara memeriksa apakah setiap asumsi tersebut terpenuhi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Keempat hipotesis dirumuskan dalam uji t\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Keempat hipotesis dirumuskan dalam uji T \u2013 Statologi","description":"Tutorial ini menjelaskan empat asumsi yang dibuat dalam uji-t, termasuk cara memeriksa apakah setiap asumsi tersebut terpenuhi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Keempat hipotesis dirumuskan dalam uji T \u2013 Statologi","og_description":"Tutorial ini menjelaskan empat asumsi yang dibuat dalam uji-t, termasuk cara memeriksa apakah setiap asumsi tersebut terpenuhi.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-26T00:23:23+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/qqplot.jpg"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/","name":"Keempat hipotesis dirumuskan dalam uji T \u2013 Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-26T00:23:23+00:00","dateModified":"2023-07-26T00:23:23+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan empat asumsi yang dibuat dalam uji-t, termasuk cara memeriksa apakah setiap asumsi tersebut terpenuhi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/untuk-menguji-hipotesis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Keempat hipotesis dirumuskan dalam uji t"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1530"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1530"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1530\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1530"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1530"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1530"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}