{"id":1610,"date":"2023-07-25T16:21:04","date_gmt":"2023-07-25T16:21:04","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama\/"},"modified":"2023-07-25T16:21:04","modified_gmt":"2023-07-25T16:21:04","slug":"menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama\/","title":{"rendered":"Cara menentukan varians yang sama atau tidak sama dalam uji-t"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Saat kita ingin membandingkan rata-rata dua kelompok independen, kita dapat memilih di antara dua tes yang berbeda:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/uji-dua-sampel-anda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Uji-t Student:<\/a><\/strong> mengasumsikan bahwa kedua kelompok data diambil sampelnya dari populasi yang mengikuti distribusi normal dan kedua populasi mempunyai varian yang sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-selamat-datang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Uji-t Welch:<\/a><\/strong> mengasumsikan bahwa kedua kelompok data diambil sampelnya dari populasi yang mengikuti distribusi normal, namun <strong>tidak mengasumsikan bahwa kedua populasi tersebut memiliki varians yang sama<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jadi, jika kedua sampel tidak memiliki varian yang sama, sebaiknya menggunakan uji t Welch.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Namun bagaimana kita dapat menentukan apakah kedua sampel memiliki varian yang sama?<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ada dua cara untuk melakukan ini:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Gunakan aturan praktis varians.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebagai aturan umum, jika rasio varians terbesar dan varians terkecil kurang dari 4, maka kita dapat mengasumsikan bahwa varians tersebut kira-kira sama dan gunakan uji-t Student.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita mempunyai dua contoh berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-15978 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/egalvar1.png\" alt=\"\" width=\"159\" height=\"325\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sampel 1 mempunyai varian sebesar 24,86 dan sampel 2 mempunyai varian sebesar 15,76.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rasio varians sampel terbesar terhadap varians sampel terkecil dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rasio = 24,86 \/ 15,76 = 1,577<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena rasio ini kurang dari 4, maka dapat diasumsikan bahwa perbedaan antara kedua kelompok kira-kira sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Oleh karena itu, kita dapat melakukan uji t Student untuk menentukan apakah kedua kelompok mempunyai rata-rata yang sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Lakukan uji F.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Uji-F<\/strong> adalah uji statistik formal yang menggunakan hipotesis nol dan hipotesis alternatif berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">H <sub>0<\/sub> : Sampel mempunyai varian yang sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">H <sub>A<\/sub> : Sampel tidak mempunyai varian yang sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Statistik uji dihitung sebagai berikut:<\/span><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">F = s <sub>1<\/sub> <sup>2<\/sup> \/ s <sub>2<\/sub> <sup>2<\/sup><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">dimana s <sub>1<\/sub> <sup>2<\/sup> dan s <sub>2<\/sub> <sup>2<\/sup> adalah varians sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika nilai p yang sesuai dengan statistik uji berada di bawah tingkat signifikansi tertentu (misalnya 0,05), maka kita memiliki cukup bukti untuk mengatakan bahwa sampel tersebut tidak memiliki varian yang sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Mari kita asumsikan lagi bahwa kita mempunyai dua contoh berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-15978 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/egalvar1.png\" alt=\"\" width=\"159\" height=\"325\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk melakukan uji F pada kedua sampel tersebut, kita dapat menghitung statistik uji F sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">F = s <sub>1<\/sub> <sup>2<\/sup> \/ s <sub>2<\/sub> <sup>2<\/sup><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">F = 24,86 \/ 15,76<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">F = 1,577<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Menurut <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/f-kalkulator-distribusi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kalkulator Distribusi F<\/a> , nilai F sebesar 1,577 dengan pembilang df = n <sub>1<\/sub> -1 = 12 dan penyebut df = n <sub>2<\/sub> -1 = 12 memiliki nilai p sebesar 0,22079.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai p ini tidak kurang dari 0,05, kita gagal menolak hipotesis nol. Dengan kata lain, kita dapat berasumsi bahwa varians sampelnya sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Oleh karena itu, kita dapat melakukan uji t Student untuk menentukan apakah kedua kelompok mempunyai rata-rata yang sama.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika Anda memutuskan untuk melakukan uji-t Student, Anda dapat menggunakan tutorial berikut sebagai referensi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-excel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dua contoh uji-t di Excel<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-kalkulator-ti-84\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Uji-t dua sampel pada kalkulator TI-84<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-uji-t-spss\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Uji t dua sampel di SPSS<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/dua-sampel-untuk-menguji-python\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dua contoh uji-t dengan Python<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/ta-menguji-kalkulator-dua-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kalkulator uji-t dua sampel<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dan jika Anda memutuskan untuk melakukan uji-t Welch, Anda dapat menggunakan tutorial berikut sebagai referensi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-selamat-datang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Uji T Welch di Excel<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-welch-t-di-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Uji-t Welch di R<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/selamat-datang-untuk-menguji-python\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Uji-T Welch dengan Python<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-tes-welchs-t\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kalkulator uji-t Welch<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat kita ingin membandingkan rata-rata dua kelompok independen, kita dapat memilih di antara dua tes yang berbeda: Uji-t Student: mengasumsikan bahwa kedua kelompok data diambil sampelnya dari populasi yang mengikuti distribusi normal dan kedua populasi mempunyai varian yang sama. Uji-t Welch: mengasumsikan bahwa kedua kelompok data diambil sampelnya dari populasi yang mengikuti distribusi normal, namun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara menentukan varians yang sama atau tidak sama dalam uji-t<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menentukan apakah dua sampel mempunyai varian yang sama atau tidak sama dalam uji-t.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara menentukan varians yang sama atau tidak sama dalam uji-t\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menentukan apakah dua sampel mempunyai varian yang sama atau tidak sama dalam uji-t.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-25T16:21:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/egalvar1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama\/\",\"name\":\"Cara menentukan varians yang sama atau tidak sama dalam uji-t\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-25T16:21:04+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-25T16:21:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara menentukan apakah dua sampel mempunyai varian yang sama atau tidak sama dalam uji-t.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara menentukan varians yang sama atau tidak sama dalam uji-t\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara menentukan varians yang sama atau tidak sama dalam uji-t","description":"Tutorial ini menjelaskan cara menentukan apakah dua sampel mempunyai varian yang sama atau tidak sama dalam uji-t.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara menentukan varians yang sama atau tidak sama dalam uji-t","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara menentukan apakah dua sampel mempunyai varian yang sama atau tidak sama dalam uji-t.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-25T16:21:04+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/egalvar1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama\/","name":"Cara menentukan varians yang sama atau tidak sama dalam uji-t","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-25T16:21:04+00:00","dateModified":"2023-07-25T16:21:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara menentukan apakah dua sampel mempunyai varian yang sama atau tidak sama dalam uji-t.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/menentukan-varians-yang-sama-atau-tidak-sama\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara menentukan varians yang sama atau tidak sama dalam uji-t"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1610"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1610"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1610\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1610"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1610"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1610"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}