{"id":1616,"date":"2023-07-25T15:47:14","date_gmt":"2023-07-25T15:47:14","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/welchs-anova-di-sungai\/"},"modified":"2023-07-25T15:47:14","modified_gmt":"2023-07-25T15:47:14","slug":"welchs-anova-di-sungai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/welchs-anova-di-sungai\/","title":{"rendered":"Cara melakukan anova welch di r (langkah demi langkah)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>ANOVA Welch<\/strong> merupakan alternatif dari <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ANOVA satu arah<\/a> ketika <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-yang-sama\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">asumsi persamaan varians<\/a> tidak terpenuhi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh langkah demi langkah berikut menunjukkan cara melakukan ANOVA Welch di R.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Buat datanya<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk menentukan apakah tiga teknik belajar yang berbeda menghasilkan hasil ujian yang berbeda, seorang profesor secara acak menugaskan 10 siswa untuk menggunakan masing-masing teknik (Teknik A, B, atau C) selama seminggu, kemudian memberikan tes dengan tingkat kesulitan yang sama kepada setiap siswa.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hasil ujian 30 siswa disajikan di bawah ini:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#create data frame<\/span>\ndf &lt;-data. <span style=\"color: #3366ff;\">frame<\/span> (group = <span style=\"color: #3366ff;\">rep<\/span> (c(' <span style=\"color: #008000;\">A<\/span> ', ' <span style=\"color: #008000;\">B<\/span> ', ' <span style=\"color: #008000;\">C<\/span> '), <span style=\"color: #3366ff;\">each<\/span> =10),\n                score = c(64, 66, 68, 75, 78, 94, 98, 79, 71, 80,\n                          91, 92, 93, 85, 87, 84, 82, 88, 95, 96,\n                          79, 78, 88, 94, 92, 85, 83, 85, 82, 81))\n\n<span style=\"color: #008080;\">#view first six rows of data frame\n<\/span>head(df)\n\n   group score\n1 to 64\n2 to 66\n3 to 68\n4 to 75\n5 to 78\n6 to 94<\/strong><\/pre>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2: Uji Perbedaan Setara<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita dapat melakukan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-bartlett\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uji Bartlett<\/a> untuk menentukan apakah varians antar kelompok sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/p-menghargai-signifikansi-statistik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">nilai p<\/a> dari statistik uji berada di bawah tingkat signifikansi tertentu (misalnya \u03b1 = 0,05), maka kita dapat menolak hipotesis nol dan menyimpulkan bahwa tidak semua kelompok memiliki varian yang sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk melakukan tes Bartlett kita dapat menggunakan fungsi <strong>bartlett.test<\/strong> di basis R, yang menggunakan sintaks berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>bartlett.test(rumus, data)<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menggunakan fungsi ini dalam contoh kita:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#perform Bartlett's test\n<\/span>bartlett. <span style=\"color: #3366ff;\">test<\/span> (score ~ group, data = df)\n\n\tBartlett test of homogeneity of variances\n\ndata: score by group\nBartlett's K-squared = 8.1066, df = 2, p-value = 0.01737\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai p ( <strong>0,01737<\/strong> ) dari uji Bartlett lebih kecil dari \u03b1 = 0,05, yang berarti kita dapat menolak hipotesis nol yang menyatakan bahwa setiap kelompok memiliki varians yang sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan demikian, asumsi persamaan varians dilanggar dan kita dapat melanjutkan dengan ANOVA Welch.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3: Lakukan ANOVA Welch<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk melakukan ANOVA Welch di R, kita dapat menggunakan fungsi <strong>oneway.test()<\/strong> basis R sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#perform Welch's ANOVA\n<\/span>oneway. <span style=\"color: #3366ff;\">test<\/span> (score ~ group, data = df, var. <span style=\"color: #3366ff;\">equal<\/span> = <span style=\"color: #008000;\">FALSE<\/span> )\n\n\tOne-way analysis of means (not assuming equal variances)\n\ndata: score and group\nF = 5.3492, num df = 2.00, denom df = 16.83, p-value = 0.01591\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai p keseluruhan ( <strong>0,01591<\/strong> ) dari tabel ANOVA kurang dari \u03b1 = 0,05, yang berarti kita dapat menolak hipotesis nol bahwa hasil ujian di antara ketiga teknik belajar adalah sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami kemudian dapat melakukan tes post hoc untuk menentukan mean kelompok mana yang berbeda. Lihat tutorial berikut untuk melihat cara melakukan berbagai tes post-hoc di R:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/koreksi-bonferroni-di-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bagaimana melakukan koreksi Bonferroni di R<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-tukey-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan tes Tukey di R<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/manajer-tes-di-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan tes Scheffe di R<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Lihat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tutorial ini<\/a> untuk menentukan tes post-hoc mana yang terbaik untuk digunakan berdasarkan situasi Anda.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bagaimana melakukan ANOVA satu arah di R<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-ra-dua-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan ANOVA dua arah di R<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengukuran-berulang-anova-di-sungai\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bagaimana melakukan pengukuran berulang ANOVA di R<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANOVA Welch merupakan alternatif dari ANOVA satu arah ketika asumsi persamaan varians tidak terpenuhi. Contoh langkah demi langkah berikut menunjukkan cara melakukan ANOVA Welch di R. Langkah 1: Buat datanya Untuk menentukan apakah tiga teknik belajar yang berbeda menghasilkan hasil ujian yang berbeda, seorang profesor secara acak menugaskan 10 siswa untuk menggunakan masing-masing teknik (Teknik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Melakukan ANOVA Welch di R (Langkah demi Langkah)<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan ANOVA Welch di R, termasuk contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/welchs-anova-di-sungai\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Melakukan ANOVA Welch di R (Langkah demi Langkah)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan ANOVA Welch di R, termasuk contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/welchs-anova-di-sungai\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-25T15:47:14+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/welchs-anova-di-sungai\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/welchs-anova-di-sungai\/\",\"name\":\"Cara Melakukan ANOVA Welch di R (Langkah demi Langkah)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-25T15:47:14+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-25T15:47:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan ANOVA Welch di R, termasuk contoh langkah demi langkah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/welchs-anova-di-sungai\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/welchs-anova-di-sungai\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/welchs-anova-di-sungai\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara melakukan anova welch di r (langkah demi langkah)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Melakukan ANOVA Welch di R (Langkah demi Langkah)","description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan ANOVA Welch di R, termasuk contoh langkah demi langkah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/welchs-anova-di-sungai\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Melakukan ANOVA Welch di R (Langkah demi Langkah)","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan ANOVA Welch di R, termasuk contoh langkah demi langkah.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/welchs-anova-di-sungai\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-25T15:47:14+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/welchs-anova-di-sungai\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/welchs-anova-di-sungai\/","name":"Cara Melakukan ANOVA Welch di R (Langkah demi Langkah)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-25T15:47:14+00:00","dateModified":"2023-07-25T15:47:14+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan ANOVA Welch di R, termasuk contoh langkah demi langkah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/welchs-anova-di-sungai\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/welchs-anova-di-sungai\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/welchs-anova-di-sungai\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara melakukan anova welch di r (langkah demi langkah)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1616"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1616"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1616\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1616"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1616"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1616"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}