{"id":1683,"date":"2023-07-25T09:45:42","date_gmt":"2023-07-25T09:45:42","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-terbuka\/"},"modified":"2023-07-25T09:45:42","modified_gmt":"2023-07-25T09:45:42","slug":"distribusi-terbuka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-terbuka\/","title":{"rendered":"Apa itu distribusi terbuka?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam statistika, <strong>distribusi terbuka<\/strong> adalah distribusi frekuensi di mana satu atau lebih kelas (atau &#8220;bins&#8221;) terbuka.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, distribusi frekuensi berikut mewakili distribusi terbuka yang kelas terkecilnya terbuka:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16587 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ouvert1.png\" alt=\"\" width=\"233\" height=\"194\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dan distribusi frekuensi berikut menunjukkan distribusi terbuka dimana kelas terbesarnya terbuka:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16591 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ouvert2-1.png\" alt=\"\" width=\"229\" height=\"192\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebaliknya distribusi tertutup adalah distribusi yang setiap kelas distribusi frekuensinya mempunyai batas atas dan batas bawah, seperti berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16590 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ouvert3-1.png\" alt=\"\" width=\"229\" height=\"191\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Apa yang menyebabkan distribusi terbuka?<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi terbuka seringkali merupakan hasil dari pilihan peneliti untuk mengumpulkan data sedemikian rupa sehingga salah satu kelas akhirnya menjadi terbuka.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, seorang peneliti mensurvei penduduk kota tertentu dan menanyakan pendapatan rumah tangga tahunan mereka.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Peneliti dapat memilih untuk memberikan jawaban seluas-luasnya yaitu &#8220;&gt;$100.000&#8221; karena mereka mengetahui bahwa penduduk berpendapatan tinggi mungkin tidak nyaman membagi penghasilan mereka jika penghasilannya jauh lebih besar dari $100.000.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebaliknya, peneliti mungkin memilih untuk memberikan jawaban sesingkat mungkin karena ia mengetahui bahwa penduduk yang berpenghasilan sangat sedikit juga tidak akan merasa nyaman membagi penghasilan yang sedikit tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Singkatnya, peneliti sering kali menyertakan kursus terbuka dalam survei mereka karena mereka ingin memaksimalkan jumlah orang yang merasa nyaman menjawab pertanyaan survei.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Masalah dengan distribusi terbuka<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Masalah dengan distribusi terbuka adalah data sebenarnya <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/data-yang-disensor-terpotong\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">disensor<\/a> . Dengan kata lain, kita dapat mengetahui jumlah orang yang berpenghasilan lebih dari $100.000 di suatu kota, namun kita tidak mengetahui secara pasti pendapatan tahunan mereka.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ada kemungkinan bahwa beberapa orang memperoleh $150.000, $250.000, $500.000 atau bahkan lebih, namun kami tidak tahu karena masing-masing dari orang-orang ini tidak dapat menunjukkan bahwa mereka memperoleh &#8220;&gt;$100.000&#8221; dalam penyelidikan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena data disensor dalam distribusi terbuka, kami juga tidak dapat menghitung rata-rata dan deviasi standar yang tepat dari nilai-nilai dalam kumpulan data karena kami tidak memiliki akses ke semua nilai dalam data mentah.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Bagaimana menganalisis distribusi terbuka<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena kita tidak dapat menghitung rata-rata pasti dari suatu distribusi terbuka, kita sering menggunakan <strong>median<\/strong> sebagai ukuran &#8220;pusat&#8221; kumpulan data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ingatlah bahwa median mewakili nilai tengah dari kumpulan data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat bekerja dengan distribusi terbuka, kita dapat menggunakan rumus berikut untuk mencari estimasi median terbaik:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Perkiraan median terbaik:<\/strong> L + ((n\/2 \u2013 F) \/ f) * w<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>L :<\/strong> Batas bawah kelompok menengah<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>n :<\/strong> Jumlah total observasi<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><b>F :<\/b> Frekuensi kumulatif sampai kelompok menengah<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>f :<\/strong> Frekuensi kelompok menengah<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>w :<\/strong> Lebar kelompok tengah<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita mempunyai distribusi terbuka berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16591 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ouvert2-1.png\" alt=\"\" width=\"229\" height=\"192\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ada total 72 nilai dalam dataset. Jadi, kita tahu bahwa <strong>nilai mediannya<\/strong> akan berada di antara nilai terbesar ke-36 dan ke-37 dalam dataset. Masing-masing nilai ini termasuk dalam kelas \u201c$60.000 \u2013 $79.999\u201d, jadi kita tahu pendapatan median berada di kisaran tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perkiraan median terbaik kami adalah:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Median: 60.000 + ((72\/2 \u2013 25) \/ 19) * 19.999 = <strong>$71.578<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai ini mewakili perkiraan terbaik kami mengenai median pendapatan tahunan individu dalam kumpulan data ini.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam statistika, distribusi terbuka adalah distribusi frekuensi di mana satu atau lebih kelas (atau &#8220;bins&#8221;) terbuka. Misalnya, distribusi frekuensi berikut mewakili distribusi terbuka yang kelas terkecilnya terbuka: Dan distribusi frekuensi berikut menunjukkan distribusi terbuka dimana kelas terbesarnya terbuka: Sebaliknya distribusi tertutup adalah distribusi yang setiap kelas distribusi frekuensinya mempunyai batas atas dan batas bawah, seperti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu distribusi terbuka? - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang distribusi terbuka, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-terbuka\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu distribusi terbuka? - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang distribusi terbuka, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-terbuka\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-25T09:45:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ouvert1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-terbuka\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-terbuka\/\",\"name\":\"Apa itu distribusi terbuka? - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-25T09:45:42+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-25T09:45:42+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang distribusi terbuka, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-terbuka\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-terbuka\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-terbuka\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu distribusi terbuka?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu distribusi terbuka? - Statologi","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang distribusi terbuka, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-terbuka\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa itu distribusi terbuka? - Statologi","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang distribusi terbuka, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-terbuka\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-25T09:45:42+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ouvert1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-terbuka\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-terbuka\/","name":"Apa itu distribusi terbuka? - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-25T09:45:42+00:00","dateModified":"2023-07-25T09:45:42+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang distribusi terbuka, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-terbuka\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-terbuka\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-terbuka\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu distribusi terbuka?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1683"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1683"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1683\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1683"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1683"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1683"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}