{"id":1704,"date":"2023-07-25T07:53:14","date_gmt":"2023-07-25T07:53:14","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel\/"},"modified":"2023-07-25T07:53:14","modified_gmt":"2023-07-25T07:53:14","slug":"proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel\/","title":{"rendered":"Proporsi sampel relatif terhadap rata-rata sampel: perbedaan"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dua istilah yang sering digunakan dalam statistik adalah <strong>proporsi sampel<\/strong> dan <strong>mean sampel<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut perbedaan kedua istilah tersebut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Proporsi sampel:<\/strong> proporsi <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengamatan-dalam-statistik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">observasi<\/a> dalam suatu sampel yang mempunyai karakteristik tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sering dicatat p\u0302, dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>p\u0302 = x \/ n<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>x :<\/strong> Banyaknya observasi dalam <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs.-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sampel<\/a> dengan karakteristik tertentu.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>n:<\/strong> Jumlah observasi dalam sampel.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Rata-rata sampel:<\/strong> Nilai rata-rata dalam suatu sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sering dicatat <span style=\"text-decoration: overline;\">x<\/span> , dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"text-decoration: overline;\">x<\/span> = \u03a3x <sub>saya<\/sub> \/ n<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03a3:<\/strong> Simbol yang berarti \u201cjumlah\u201d<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>x <sub>i<\/sub> :<\/strong> Nilai observasi <sup>ke-i<\/sup> dalam sampel<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>n:<\/strong> Ukuran sampel<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Proporsi sampel terhadap rata-rata sampel: kapan menggunakan masing-masing sampel<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Proporsi sampel dan mean sampel digunakan untuk berbagai alasan:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Proporsi sampel:<\/strong> digunakan untuk memahami proporsi pengamatan dalam suatu sampel yang mempunyai karakteristik tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita dapat menggunakan proporsi sampel dalam setiap skenario berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Politik:<\/strong> Peneliti mungkin mensurvei 500 orang di kota tertentu untuk memahami berapa proporsi penduduk yang mendukung kandidat tertentu dalam pemilu mendatang.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Biologi:<\/strong> Ahli biologi dapat mengumpulkan data dari 100 penyu untuk memahami berapa banyak penyu yang mengalami kerusakan akibat polusi.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Olahraga:<\/strong> Seorang reporter mungkin mensurvei 1.000 pemain bola basket perguruan tinggi untuk memahami berapa banyak dari mereka yang menembak dengan tangan kiri.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sample Mean:<\/strong> Digunakan untuk memahami nilai mean suatu sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita dapat menggunakan mean sampel dalam setiap skenario berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Data demografi:<\/strong> Para ekonom dapat mengumpulkan data 5.000 rumah tangga di kota tertentu untuk memperkirakan pendapatan rata-rata rumah tangga tahunan.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Botani:<\/strong> Seorang ahli botani dapat melakukan pengukuran pada 50 tanaman dari spesies yang sama untuk memperkirakan rata-rata tinggi tanaman dalam inci.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Nutrisi:<\/strong> Seorang ahli gizi mungkin mensurvei 100 orang di rumah sakit untuk memperkirakan jumlah rata-rata kalori yang dikonsumsi penghuni rumah sakit per hari.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tergantung pada pertanyaan yang Anda minati, mungkin lebih masuk akal jika menggunakan proporsi sampel atau rata-rata sampel untuk menjawab pertanyaan tersebut.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Menggunakan proporsi sampel dan mean sampel untuk memperkirakan parameter populasi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Proporsi sampel dan mean sampel digunakan untuk memperkirakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-vs-parameter\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">parameter populasi<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh proporsi untuk estimasi<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami menggunakan proporsi sampel untuk memperkirakan proporsi populasi. Misalnya, kita mungkin tertarik untuk memahami berapa proporsi penduduk di kota tertentu yang mendukung undang-undang baru.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena akan terlalu mahal dan memakan waktu untuk melakukan survei terhadap 20.000 penduduk kota, kami melakukan survei terhadap 500 penduduk dan menghitung proporsi penduduk dalam sampel yang mendukung undang-undang baru tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami kemudian menggunakan proporsi sampel ini sebagai perkiraan terbaik kami mengenai proporsi penduduk di seluruh kota yang mengadopsi undang-undang baru tersebut. Namun, karena proporsi sampel kami tidak mungkin sama persis dengan proporsi populasi, kami sering menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-interval-kepercayaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">interval kepercayaan untuk suatu proporsi<\/a> \u2013 rentang nilai yang kami yakini berisi proporsi populasi sebenarnya dengan tingkat kepercayaan tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh rata-rata sebagai perkiraan<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami menggunakan mean sampel untuk memperkirakan mean suatu populasi. Misalnya, kita mungkin tertarik untuk memahami tinggi rata-rata suatu spesies tumbuhan tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena mengukur tinggi 10.000 tanaman di wilayah tertentu akan terlalu mahal dan memakan waktu, maka kami mengukur tinggi 150 tanaman dan menggunakan mean sampel sebagai estimasi terbaik dari mean populasi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, karena rata-rata sampel kami tidak mungkin sama persis dengan rata-rata populasi, kami sering menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/interval-kepercayaan-rata-rata\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">interval kepercayaan untuk suatu rata-rata<\/a> \u2013 rentang nilai yang kami yakini berisi rata-rata populasi sebenarnya dengan tingkat kepercayaan tertentu.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-proporsi-interval-kepercayaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Interval kepercayaan untuk kalkulator proporsi<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/berarti-kalkulator-interval-kepercayaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Interval kepercayaan untuk kalkulator rata-rata<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dua istilah yang sering digunakan dalam statistik adalah proporsi sampel dan mean sampel . Berikut perbedaan kedua istilah tersebut: Proporsi sampel: proporsi observasi dalam suatu sampel yang mempunyai karakteristik tertentu. Sering dicatat p\u0302, dihitung sebagai berikut: p\u0302 = x \/ n Emas: x : Banyaknya observasi dalam sampel dengan karakteristik tertentu. n: Jumlah observasi dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Proporsi sampel relatif terhadap mean sampel: perbedaan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara proporsi sampel dan mean sampel, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Proporsi sampel relatif terhadap mean sampel: perbedaan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara proporsi sampel dan mean sampel, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-25T07:53:14+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel\/\",\"name\":\"Proporsi sampel relatif terhadap mean sampel: perbedaan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-25T07:53:14+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-25T07:53:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara proporsi sampel dan mean sampel, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Proporsi sampel relatif terhadap rata-rata sampel: perbedaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Proporsi sampel relatif terhadap mean sampel: perbedaan","description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara proporsi sampel dan mean sampel, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Proporsi sampel relatif terhadap mean sampel: perbedaan","og_description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara proporsi sampel dan mean sampel, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-25T07:53:14+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel\/","name":"Proporsi sampel relatif terhadap mean sampel: perbedaan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-25T07:53:14+00:00","dateModified":"2023-07-25T07:53:14+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan antara proporsi sampel dan mean sampel, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/proporsi-sampel-relatif-terhadap-mean-sampel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Proporsi sampel relatif terhadap rata-rata sampel: perbedaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1704"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1704"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1704\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1704"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1704"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1704"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}