{"id":1707,"date":"2023-07-25T07:35:06","date_gmt":"2023-07-25T07:35:06","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/"},"modified":"2023-07-25T07:35:06","modified_gmt":"2023-07-25T07:35:06","slug":"simetri-plot-kotak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/","title":{"rendered":"Cara mengidentifikasi asimetri pada plot kotak"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Plot kotak<\/strong> adalah jenis plot yang menampilkan ringkasan lima digit kumpulan data, yang meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai minimum<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kuartil pertama (persentil ke-25)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai median<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kuartil ketiga (persentil ke-75)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai maksimum<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami menggunakan proses berikut untuk menggambar plot kotak:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Gambarlah sebuah kotak dari kuartil pertama (Q1) hingga kuartil ketiga (Q3)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kemudian buat garis di dalam kotak di median<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Kemudian tarik \u201ckumis\u201d kuartil ke nilai minimum dan maksimum.<\/span> <\/li>\n<\/ul>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-573 size-full\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/boite-a-moustaches.png\" alt=\"\" width=\"401\" height=\"115\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menentukan apakah suatu distribusi miring atau tidak berdasarkan letak nilai median pada boxplotnya.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-13365\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/biais7.png\" alt=\"Asimetri plot kotak\" width=\"509\" height=\"414\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ketika median lebih dekat ke bagian bawah kotak dan kumis lebih pendek di ujung bawah kotak, distribusinya miring ke kanan (atau miring \u201cpositif\u201d).<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ketika median lebih dekat ke bagian atas kotak dan kumis lebih pendek di ujung atas kotak, distribusinya menjadi miring (atau miring \u201cnegatif\u201d).<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika median berada di tengah kotak dan garis kumis di kedua sisinya kira-kira sama, maka distribusinya simetris (atau \u201ctidak\u201d asimetris).<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut mengilustrasikan cara menggunakan plot kotak untuk menentukan apakah suatu distribusi miring ke kanan, miring ke kiri, atau tidak miring.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: Distribusi miring ke kanan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi pendapatan rumah tangga tahunan di Amerika Serikat cenderung ke arah kanan. Sebagian besar rumah tangga berpenghasilan antara $40.000 dan $80.000 per tahun, namun terdapat ekor panjang distribusi yang mewakili rumah tangga yang berpenghasilan lebih besar.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kita membuat plot kotak untuk memvisualisasikan distribusi pendapatan rumah tangga, maka akan terlihat seperti ini:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16790 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/boiteskew1.png\" alt=\"\" width=\"521\" height=\"145\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa garis vertikal di dalam kotak yang mewakili median lebih dekat ke kuartil pertama dibandingkan kuartil ketiga, artinya distribusinya condong ke kanan.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16791 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/boiteskew2.png\" alt=\"\" width=\"528\" height=\"170\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: distribusi miring ke kiri<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi kematian berdasarkan usia di sebagian besar populasi cenderung ke kiri. Kebanyakan orang hidup antara usia 70 dan 80 tahun, dan semakin sedikit orang yang hidup di bawah usia tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kita membuat plot kotak untuk memvisualisasikan distribusi kematian berdasarkan usia, maka akan terlihat seperti ini:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16792 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/boiteskew3.png\" alt=\"\" width=\"521\" height=\"157\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa garis vertikal di dalam kotak yang mewakili median lebih dekat ke kuartil ketiga dibandingkan kuartil pertama, yang berarti distribusinya condong ke kiri.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16793 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/boiteskew4.png\" alt=\"\" width=\"528\" height=\"172\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 3: distribusi simetris<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi ukuran jantan kira-kira <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-simetris-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">simetris<\/a> dan tidak menunjukkan asimetri. Misalnya, tinggi rata-rata pria di Amerika Serikat adalah sekitar 69,1 inci. Distribusi tinggi badannya kira-kira simetris, ada yang lebih pendek dan ada yang lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kita membuat plot kotak untuk memvisualisasikan distribusi tinggi badan pria di Amerika Serikat, maka akan terlihat seperti ini:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16794 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/boiteskew5.png\" alt=\"\" width=\"439\" height=\"138\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa garis vertikal di dalam kotak yang mewakili median juga dekat dengan kuartil pertama dan kuartil ketiga, yang berarti distribusinya simetris dan tidak miring.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16795 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/boiteskew6.png\" alt=\"\" width=\"434\" height=\"150\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-kiri-vs-bias-kanan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Distribusi miring ke kiri atau ke kanan<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bandingkan-plot-kotak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Membandingkan Plot Kotak: Dengan Contoh<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-kotak-berdampingan-unggul\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Membuat Plot Kotak Berdampingan di Excel<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Plot kotak adalah jenis plot yang menampilkan ringkasan lima digit kumpulan data, yang meliputi: Nilai minimum Kuartil pertama (persentil ke-25) Nilai median Kuartil ketiga (persentil ke-75) Nilai maksimum Kami menggunakan proses berikut untuk menggambar plot kotak: Gambarlah sebuah kotak dari kuartil pertama (Q1) hingga kuartil ketiga (Q3) Kemudian buat garis di dalam kotak di median [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Mengidentifikasi Asimetri pada Plot Kotak - Statorial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara mengidentifikasi asimetri dalam plot kotak, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mengidentifikasi Asimetri pada Plot Kotak - Statorial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara mengidentifikasi asimetri dalam plot kotak, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-25T07:35:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/boite-a-moustaches.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/\",\"name\":\"Cara Mengidentifikasi Asimetri pada Plot Kotak - Statorial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-25T07:35:06+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-25T07:35:06+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara mengidentifikasi asimetri dalam plot kotak, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara mengidentifikasi asimetri pada plot kotak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mengidentifikasi Asimetri pada Plot Kotak - Statorial","description":"Tutorial ini menjelaskan cara mengidentifikasi asimetri dalam plot kotak, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Mengidentifikasi Asimetri pada Plot Kotak - Statorial","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara mengidentifikasi asimetri dalam plot kotak, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-25T07:35:06+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/boite-a-moustaches.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/","name":"Cara Mengidentifikasi Asimetri pada Plot Kotak - Statorial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-25T07:35:06+00:00","dateModified":"2023-07-25T07:35:06+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara mengidentifikasi asimetri dalam plot kotak, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/simetri-plot-kotak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara mengidentifikasi asimetri pada plot kotak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1707"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1707"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1707\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1707"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1707"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1707"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}