{"id":1708,"date":"2023-07-25T07:29:20","date_gmt":"2023-07-25T07:29:20","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/grafis-sisa-dengan-tangan\/"},"modified":"2023-07-25T07:29:20","modified_gmt":"2023-07-25T07:29:20","slug":"grafis-sisa-dengan-tangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/grafis-sisa-dengan-tangan\/","title":{"rendered":"Cara membuat jalur sisa dengan tangan"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Plot sisa<\/strong> adalah jenis plot yang menampilkan nilai variabel prediktor dalam model regresi sepanjang sumbu x dan nilai <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/residu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">residu<\/a> sepanjang sumbu y.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16801 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/residentmain2.png\" alt=\"\" width=\"449\" height=\"296\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Plot ini digunakan untuk mengevaluasi apakah residu model regresi <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-normalitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">berdistribusi normal<\/a> dan menunjukkan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-heteroskedastisitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">heteroskedastisitas<\/a> atau tidak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh langkah demi langkah berikut menunjukkan cara membuat plot sisa untuk model regresi secara manual.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Temukan nilai prediksi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita ingin menyesuaikan model regresi dengan kumpulan data berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16803 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/residentmain1.png\" alt=\"\" width=\"161\" height=\"294\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan menggunakan software statistik (seperti Excel, R, Python, SPSS, dll.), kita dapat melihat bahwa model regresi yang sesuai adalah:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">kamu = 10,4486 + 1,3037(x)<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita kemudian dapat menggunakan model ini untuk memprediksi nilai y berdasarkan nilai x. Misalnya, jika x = 3, maka kita memperkirakan y adalah:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">kamu = 10,4486 + 1,3037(3) = 14,359<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat mengulangi proses ini untuk setiap <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengamatan-dalam-statistik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">observasi<\/a> di kumpulan data kita:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16804 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/residenthand3.png\" alt=\"\" width=\"229\" height=\"276\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2: Temukan Residunya<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Residual untuk observasi tertentu dalam kumpulan data kami dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Residual = nilai observasi \u2013 nilai prediksi<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, sisa observasi pertama akan dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sisa = 15 \u2013 14,359 = 0,641<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat mengulangi proses ini untuk setiap observasi di kumpulan data kita:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16805 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/residentmain4.png\" alt=\"\" width=\"301\" height=\"282\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3: Buat plot sisa<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Terakhir, kita dapat membuat plot sisa dengan menempatkan nilai x di sepanjang sumbu x dan sisa di sepanjang sumbu y.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, titik pertama yang akan kita tempatkan pada grafik kita adalah (3, 0,641)<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16806 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/residentmain5.png\" alt=\"\" width=\"302\" height=\"276\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Titik berikutnya yang akan kita tempatkan pada grafik kita adalah (5, 0,033)<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16807 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/residenthand6.png\" alt=\"\" width=\"299\" height=\"278\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami akan melanjutkan sampai kami menempatkan semua 10 kombinasi nilai x dan residu berpasangan dalam plot:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16801 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/residentmain2.png\" alt=\"\" width=\"449\" height=\"296\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setiap titik di atas nol pada grafik mewakili residu positif. Artinya nilai y observasi lebih besar dari nilai prediksi model regresi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setiap titik yang kurang dari nol menunjukkan residu negatif. Artinya nilai y observasi lebih rendah dari nilai prediksi model regresi.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-16808 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/residenthand7.png\" alt=\"Medan sisa yang dibuat dengan tangan\" width=\"449\" height=\"292\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena titik-titik pada grafik tersebar secara acak di sekitar residu 0 tanpa pola yang jelas, hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara x dan y adalah linier dan layak menggunakan model regresi linier.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dan karena residu tidak bertambah atau berkurang secara sistematis seiring bertambahnya variabel prediktor, berarti <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-heteroskedastisitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">heteroskedastisitas<\/a> tidak menjadi masalah pada model regresi ini.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan cara membuat plot sisa menggunakan perangkat lunak statistik yang berbeda:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/petak-sisa-ti-84\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Membuat Plot Sisa pada Kalkulator TI-84<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-membuat-sisa-jejak-di-excel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Membuat Plot Sisa di Excel<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/sisa-jejak-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara membuat plot sisa di R<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/grafik-sisa-python\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Membuat Plot Sisa dengan Python<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Plot sisa adalah jenis plot yang menampilkan nilai variabel prediktor dalam model regresi sepanjang sumbu x dan nilai residu sepanjang sumbu y. Plot ini digunakan untuk mengevaluasi apakah residu model regresi berdistribusi normal dan menunjukkan heteroskedastisitas atau tidak. Contoh langkah demi langkah berikut menunjukkan cara membuat plot sisa untuk model regresi secara manual. Langkah 1: [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Membuat Jalur Sisa dengan Tangan - Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara membuat plot sisa secara manual, dengan contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/grafis-sisa-dengan-tangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Membuat Jalur Sisa dengan Tangan - Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara membuat plot sisa secara manual, dengan contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/grafis-sisa-dengan-tangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-25T07:29:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/residentmain2.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/grafis-sisa-dengan-tangan\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/grafis-sisa-dengan-tangan\/\",\"name\":\"Cara Membuat Jalur Sisa dengan Tangan - Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-25T07:29:20+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-25T07:29:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara membuat plot sisa secara manual, dengan contoh langkah demi langkah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/grafis-sisa-dengan-tangan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/grafis-sisa-dengan-tangan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/grafis-sisa-dengan-tangan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara membuat jalur sisa dengan tangan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Membuat Jalur Sisa dengan Tangan - Statorials","description":"Tutorial ini menjelaskan cara membuat plot sisa secara manual, dengan contoh langkah demi langkah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/grafis-sisa-dengan-tangan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Membuat Jalur Sisa dengan Tangan - Statorials","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara membuat plot sisa secara manual, dengan contoh langkah demi langkah.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/grafis-sisa-dengan-tangan\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-25T07:29:20+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/residentmain2.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/grafis-sisa-dengan-tangan\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/grafis-sisa-dengan-tangan\/","name":"Cara Membuat Jalur Sisa dengan Tangan - Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-25T07:29:20+00:00","dateModified":"2023-07-25T07:29:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara membuat plot sisa secara manual, dengan contoh langkah demi langkah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/grafis-sisa-dengan-tangan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/grafis-sisa-dengan-tangan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/grafis-sisa-dengan-tangan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara membuat jalur sisa dengan tangan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1708"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1708"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1708\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}