{"id":1715,"date":"2023-07-25T06:54:25","date_gmt":"2023-07-25T06:54:25","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar\/"},"modified":"2023-07-25T06:54:25","modified_gmt":"2023-07-25T06:54:25","slug":"temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar\/","title":{"rendered":"Bagaimana mencari probabilitas berdasarkan mean dan deviasi standar"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menggunakan proses berikut untuk mencari probabilitas suatu variabel acak <em>berdistribusi<\/em> normal<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Temukan skor-z.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Skor-z memberi tahu Anda berapa banyak standar deviasi suatu nilai data individual yang turun dari rata-ratanya. Ini dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>skor-z = (x \u2013 \u03bc) \/ \u03c3<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>x:<\/strong> nilai data individu<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03bc:<\/strong> rata-rata populasi<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03c3:<\/strong> deviasi standar populasi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <strong><span style=\"color: #000000;\">Langkah 2: Temukan probabilitas yang sesuai dengan skor-z.<\/span><\/strong><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setelah kita menghitung skor z, kita dapat menemukan probabilitasnya di tabel z.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara menggunakan proses ini dalam skenario yang berbeda.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: Probabilitas kurang dari nilai tertentu<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai suatu tes tertentu berdistribusi normal dengan mean \u03bc = 82 dan standar deviasi \u03c3 = 8. Berapakah probabilitas bahwa seorang siswa mendapat nilai kurang dari 84 pada tes tersebut?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Temukan skor-z.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertama, kita akan mencari skor-z yang terkait dengan skor 84:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">skor-z = (x \u2013 \u03bc) \/ \u03c3 = (84 \u2013 82) \/ 8 = 2\/8 = <strong>0,25<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2: Gunakan tabel z untuk mencari probabilitas yang sesuai.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya kita akan mencari nilai <strong>0,25<\/strong> pada tabel z:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-7555 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ztable1.png\" alt=\"Contoh membaca tabel z\" width=\"616\" height=\"350\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kemungkinan seorang siswa tertentu akan mendapat nilai kurang dari 84 adalah sekitar <strong>59,87%<\/strong> .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: Probabilitas lebih besar dari nilai tertentu<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tinggi badan suatu spesies penguin tertentu berdistribusi normal dengan rata-rata \u03bc = 30 inci dan simpangan baku \u03c3 = 4 inci. Jika kita memilih seekor penguin secara acak, berapa peluang terambilnya seekor penguin dengan tinggi lebih dari 28 inci?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Temukan skor-z.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertama, kita akan menemukan skor-z yang terkait dengan tinggi 28 inci.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Skor z = (x \u2013 \u03bc) \/ \u03c3 = (28 \u2013 30) \/ 4 = -2 \/ 4 = <strong>-0,5<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2: Gunakan tabel z untuk mencari probabilitas yang sesuai.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya kita akan mencari nilai <strong>-0.5<\/strong> <strong>&nbsp;<\/strong> di tabel z:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-16872 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/g1.png\" alt=\"\" width=\"603\" height=\"558\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai yang sesuai dengan skor-z -0,5 adalah 0,3085. Ini menunjukkan kemungkinan seekor penguin akan lebih pendek dari 28 inci.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, karena kita ingin mengetahui probabilitas seekor penguin lebih tinggi dari 28 inci, kita perlu mengurangkan probabilitas tersebut dari 1.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jadi, peluang seekor penguin yang tingginya lebih dari 28 inci adalah: 1 \u2013 0,3085 = <strong>0,6915<\/strong> .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 3: Probabilitas antara dua nilai<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berat suatu spesies penyu tertentu berdistribusi normal dengan rata-rata \u03bc = 400 pon dan simpangan baku \u03c3 = 25 pon. Jika kita memilih seekor kura-kura secara acak, berapakah probabilitas bahwa kura-kura tersebut memiliki berat antara 410 dan 425 pon?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Temukan skor-z.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertama, kita akan menemukan skor-z yang terkait dengan 410 buku dan 425 buku<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">z-skor 410 = (x \u2013 \u03bc) \/ \u03c3 = (410 \u2013 400) \/ 25 = 10\/25 = <strong>0,4<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">z skor 425 = (x \u2013 \u03bc) \/ \u03c3 = (425 \u2013 400) \/ 25 = 25 \/ 25 = <strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2: Gunakan tabel z untuk mencari probabilitas yang sesuai.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertama, kita akan mencari nilai <strong>0,4<\/strong> <strong>&nbsp;<\/strong> di tabel z:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-7558 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ztable3.png\" alt=\"Contoh penggunaan tabel z\" width=\"618\" height=\"384\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya kita akan mencari nilai <strong>1<\/strong> <strong>&nbsp;<\/strong> di tabel z:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-7559 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ztable4.png\" alt=\"Contoh tabel Z\" width=\"616\" height=\"381\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita akan mengurangkan nilai yang lebih kecil dari nilai yang lebih besar: <strong>0.8413 \u2013 0.6554 = 0.1859<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jadi peluang terambilnya kura-kura yang dipilih secara acak memiliki berat antara 410 pon dan 425 pon adalah <strong>18,59%<\/strong> .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/nilai-p-dari-skor-z-dengan-tangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara menghitung nilai P secara manual dari skor Z<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengonversi-skor-z-menjadi-skor-mentah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bagaimana mengkonversi skor Z menjadi skor mentah<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-skor-z-area-tertentu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bagaimana menemukan skor Z di area tertentu<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kita dapat menggunakan proses berikut untuk mencari probabilitas suatu variabel acak berdistribusi normal Langkah 1: Temukan skor-z. Skor-z memberi tahu Anda berapa banyak standar deviasi suatu nilai data individual yang turun dari rata-ratanya. Ini dihitung sebagai berikut: skor-z = (x \u2013 \u03bc) \/ \u03c3 Emas: x: nilai data individu \u03bc: rata-rata populasi \u03c3: deviasi standar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana mencari probabilitas berdasarkan mean dan deviasi standar<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara mencari probabilitas normal, dengan mempertimbangkan mean dan deviasi standar.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagaimana mencari probabilitas berdasarkan mean dan deviasi standar\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara mencari probabilitas normal, dengan mempertimbangkan mean dan deviasi standar.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-25T06:54:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ztable1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar\/\",\"name\":\"Bagaimana mencari probabilitas berdasarkan mean dan deviasi standar\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-25T06:54:25+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-25T06:54:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara mencari probabilitas normal, dengan mempertimbangkan mean dan deviasi standar.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bagaimana mencari probabilitas berdasarkan mean dan deviasi standar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana mencari probabilitas berdasarkan mean dan deviasi standar","description":"Tutorial ini menjelaskan cara mencari probabilitas normal, dengan mempertimbangkan mean dan deviasi standar.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bagaimana mencari probabilitas berdasarkan mean dan deviasi standar","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara mencari probabilitas normal, dengan mempertimbangkan mean dan deviasi standar.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-25T06:54:25+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ztable1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar\/","name":"Bagaimana mencari probabilitas berdasarkan mean dan deviasi standar","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-25T06:54:25+00:00","dateModified":"2023-07-25T06:54:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara mencari probabilitas normal, dengan mempertimbangkan mean dan deviasi standar.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/temukan-probabilitas-berdasarkan-mean-dan-deviasi-standar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bagaimana mencari probabilitas berdasarkan mean dan deviasi standar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1715"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1715"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1715\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1715"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1715"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1715"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}