{"id":1716,"date":"2023-07-25T06:45:39","date_gmt":"2023-07-25T06:45:39","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-hasil-lanova-di-r\/"},"modified":"2023-07-25T06:45:39","modified_gmt":"2023-07-25T06:45:39","slug":"menafsirkan-hasil-lanova-di-r","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-hasil-lanova-di-r\/","title":{"rendered":"Panduan lengkap: cara menafsirkan hasil anova di r"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ANOVA satu arah<\/a> digunakan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata tiga atau lebih kelompok independen.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini memberikan panduan lengkap tentang cara menginterpretasikan hasil ANOVA satu arah di R.<\/span><\/p>\n<h3> <strong>Langkah 1: Buat datanya<\/strong><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita ingin menentukan apakah tiga program pelatihan yang berbeda menghasilkan rata-rata penurunan berat badan yang berbeda pada setiap individu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk mengujinya, kami<\/span> <span style=\"color: #000000;\">merekrut 90 orang untuk berpartisipasi dalam eksperimen yang secara acak kami menugaskan 30 orang untuk mengikuti Program A, Program B, atau Program C selama sebulan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kode berikut membuat bingkai data yang akan kita gunakan:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #e5e5e5; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#make this example reproducible\n<span style=\"color: #000000;\">set. <span style=\"color: #3366ff;\">seeds<\/span> (0)\n<\/span>\n#create data frame\n<span style=\"color: #000000;\">data &lt;- data. <span style=\"color: #3366ff;\">frame<\/span> (program = rep(c(' <span style=\"color: #008000;\">A<\/span> ', ' <span style=\"color: #008000;\">B<\/span> ', ' <span style=\"color: #008000;\">C<\/span> '), each = 30),\n                   weight_loss = c(runif(30, 0, 3),\n                                   runif(30, 0, 5),\n                                   runif(30, 1, 7)))<\/span>\n\n#view first six rows of data frame\n<span style=\"color: #000000;\">head(data)\n<\/span>\n<span style=\"color: #000000;\">program weight_loss\n1 A 2.6900916\n2 A 0.7965260\n3 A 1.1163717\n4 A 1.7185601\n5 A 2.7246234\n6 A 0.6050458<\/span>\n<\/span><\/strong><\/pre>\n<h3> <strong>Langkah 2: Lakukan ANOVA<\/strong><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita akan menggunakan perintah <strong>aov()<\/strong> untuk melakukan ANOVA satu arah:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #e5e5e5; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#fit one-way ANOVA model\n<span style=\"color: #000000;\">model &lt;- aov(weight_loss ~ program, data = data)<\/span>\n<\/span><\/strong><\/pre>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3: Interpretasikan hasil ANOVA<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita akan menggunakan perintah <strong>ringkasan()<\/strong> untuk menampilkan hasil ANOVA satu arah:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #e5e5e5; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#view summary of one-way ANOVA model\n<span style=\"color: #000000;\">summary(model)\n\n            Df Sum Sq Mean Sq F value Pr(&gt;F)    \nprogram 2 98.93 49.46 30.83 7.55e-11 ***\nResiduals 87 139.57 1.60                     \n---\nSignificant. codes: 0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1\n<\/span><\/span><\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menginterpretasikan setiap nilai hasil:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Program Df:<\/strong> Derajat kebebasan variabel <em>program<\/em> . Ini dihitung sebagai #grup -1. Dalam hal ini terdapat 3 program latihan yang berbeda, sehingga nilainya adalah: 3-1 = <strong>2<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Df Residuals:<\/strong> Derajat kebebasan residu. Ini dihitung sebagai #total observasi \u2013 #kelompok. Dalam hal ini terdapat 90 observasi dan 3 kelompok, sehingga nilainya adalah: 90 -3 = <strong>87<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Program Sum Sq:<\/strong> Jumlah kuadrat yang terkait dengan variabel <em>program<\/em> . Nilai ini adalah <strong>98,93<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Jumlah sisa kuadrat:<\/strong> jumlah kuadrat yang terkait dengan sisa atau \u201ckesalahan\u201d. Nilai ini adalah <strong>139,57<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kotak sedang. Program:<\/strong> Jumlah rata-rata kuadrat yang terkait dengan program. Ini dihitung sebagai jumlah kuadrat. program\/program Df. Dalam hal ini, dihitung sebagai: 98.93 \/ 2 = <strong>49.46<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kotak sedang. Residual:<\/strong> jumlah rata-rata kuadrat yang terkait dengan residu. Ini dihitung sebagai jumlah kuadrat. residu\/residu Df. Dalam hal ini dihitung sebagai berikut: 139.57 \/ 87 = <strong>1.60<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Nilai F :<\/strong> Statistik F keseluruhan model ANOVA. Ini dihitung sebagai kuadrat rata-rata. program \/ Mean kuadrat. Residu. Dalam hal ini dihitung sebagai berikut: 49.46 \/ 1.60 = <strong>30.83<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pr(&gt;F):<\/strong> Nilai p yang terkait dengan statistik F dengan pembilang df = 2 dan penyebut df = 87. Dalam hal ini, nilai p adalah <strong>7.552e-11<\/strong> , yang merupakan angka yang sangat kecil.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai yang paling penting dalam kumpulan hasil adalah nilai p, karena nilai ini memberi tahu kita jika terdapat perbedaan yang signifikan dalam nilai rata-rata antara ketiga kelompok.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ingatlah bahwa ANOVA satu arah menggunakan hipotesis nol dan hipotesis alternatif berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>0<\/sub> (hipotesis nol):<\/strong> semua mean kelompok adalah sama.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>A<\/sub> (hipotesis alternatif):<\/strong> Setidaknya rata-rata satu kelompok berbeda dari yang lain.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai p dalam tabel ANOVA kami (0,7552e-11) kurang dari 0,05, kami memiliki cukup bukti untuk menolak hipotesis nol.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Artinya, kami memiliki cukup bukti untuk mengatakan bahwa rata-rata penurunan berat badan yang dialami individu tidak sama antara ketiga program pelatihan.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 4: Lakukan Pengujian Post-Hoc (Jika Perlu)<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika nilai p pada keluaran ANOVA kurang dari 0,05, kami menolak hipotesis nol. Hal ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata antar masing-masing kelompok tidak sama. Namun, hal ini tidak memberi tahu kita kelompok <em>mana<\/em> yang berbeda satu sama lain.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk mengetahuinya, kita perlu melakukan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-post-hoc-anova\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tes post hoc<\/a> . Di R, kita bisa menggunakan fungsi <strong>TukeyHSD()<\/strong> untuk melakukan ini:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #e5e5e5; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#perform Tukey post-hoc test\n<span style=\"color: #000000;\">TukeyHSD(model)\n\n$program\n         diff lwr upr p adj\nBA 0.9777414 0.1979466 1.757536 0.0100545\nCA 2.5454024 1.7656076 3.325197 0.0000000\nCB 1.5676610 0.7878662 2.347456 0.0000199\n<\/span><\/span><\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menafsirkan hasilnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai p yang disesuaikan untuk perbedaan rata-rata antara kelompok A dan B adalah <strong>0,0100545<\/strong> .<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai p yang disesuaikan untuk perbedaan rata-rata antara kelompok A dan C adalah <strong>0,0000000<\/strong> .<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai p yang disesuaikan untuk perbedaan rata-rata antara kelompok B dan C adalah <strong>0,0000199<\/strong> .<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena masing-masing nilai p yang disesuaikan kurang dari 0,05, kita dapat menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata penurunan berat badan yang signifikan antara <em>masing-masing<\/em> kelompok.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengantar ANOVA Satu Arah<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-danova\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bagaimana cara memeriksa asumsi ANOVA<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/one-way-anova-ala-main\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan ANOVA satu arah secara manual<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-danova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kalkulator ANOVA satu arah<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANOVA satu arah digunakan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata tiga atau lebih kelompok independen. Tutorial ini memberikan panduan lengkap tentang cara menginterpretasikan hasil ANOVA satu arah di R. Langkah 1: Buat datanya Misalkan kita ingin menentukan apakah tiga program pelatihan yang berbeda menghasilkan rata-rata penurunan berat badan yang berbeda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Panduan Lengkap: Cara Menafsirkan Hasil ANOVA di R<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menginterpretasikan hasil ANOVA di R, termasuk contoh langkah demi langkah yang lengkap.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-hasil-lanova-di-r\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Panduan Lengkap: Cara Menafsirkan Hasil ANOVA di R\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menginterpretasikan hasil ANOVA di R, termasuk contoh langkah demi langkah yang lengkap.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-hasil-lanova-di-r\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-25T06:45:39+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-hasil-lanova-di-r\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-hasil-lanova-di-r\/\",\"name\":\"Panduan Lengkap: Cara Menafsirkan Hasil ANOVA di R\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-25T06:45:39+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-25T06:45:39+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara menginterpretasikan hasil ANOVA di R, termasuk contoh langkah demi langkah yang lengkap.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-hasil-lanova-di-r\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-hasil-lanova-di-r\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-hasil-lanova-di-r\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Panduan lengkap: cara menafsirkan hasil anova di r\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Panduan Lengkap: Cara Menafsirkan Hasil ANOVA di R","description":"Tutorial ini menjelaskan cara menginterpretasikan hasil ANOVA di R, termasuk contoh langkah demi langkah yang lengkap.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-hasil-lanova-di-r\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Panduan Lengkap: Cara Menafsirkan Hasil ANOVA di R","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara menginterpretasikan hasil ANOVA di R, termasuk contoh langkah demi langkah yang lengkap.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-hasil-lanova-di-r\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-25T06:45:39+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-hasil-lanova-di-r\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-hasil-lanova-di-r\/","name":"Panduan Lengkap: Cara Menafsirkan Hasil ANOVA di R","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-25T06:45:39+00:00","dateModified":"2023-07-25T06:45:39+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara menginterpretasikan hasil ANOVA di R, termasuk contoh langkah demi langkah yang lengkap.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-hasil-lanova-di-r\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-hasil-lanova-di-r\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-hasil-lanova-di-r\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Panduan lengkap: cara menafsirkan hasil anova di r"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1716"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1716"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1716\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1716"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1716"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1716"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}