{"id":1721,"date":"2023-07-25T06:22:31","date_gmt":"2023-07-25T06:22:31","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/berapa-standar-deviasi-yang-baik\/"},"modified":"2023-07-25T06:22:31","modified_gmt":"2023-07-25T06:22:31","slug":"berapa-standar-deviasi-yang-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/berapa-standar-deviasi-yang-baik\/","title":{"rendered":"Apa yang dianggap sebagai deviasi standar yang baik?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Standar deviasi<\/strong> digunakan untuk mengukur sebaran nilai dalam suatu sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menggunakan rumus berikut untuk menghitung deviasi standar sampel tertentu:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">\u221a <span style=\"border-top: 1px solid black;\">\u03a3( <sub>xi<\/sub> \u2013 x <sub>batang<\/sub> ) <sup>2<\/sup> \/ (n-1)<\/span><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03a3:<\/strong> Simbol yang berarti \u201cjumlah\u201d<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>x <sub>i<\/sub> :<\/strong> nilai <sup>ke-i<\/sup> dari sampel<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>x <sub>bar<\/sub> :<\/strong> Arti sampel<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>n:<\/strong> Ukuran sampel<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Semakin tinggi nilai standar deviasi, maka semakin tersebar nilai-nilai tersebut dalam suatu <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs.-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sampel<\/a> . Sebaliknya, semakin rendah nilai standar deviasinya, maka semakin erat pengelompokannya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pertanyaan yang sering ditanyakan siswa adalah: <strong><em>berapa nilai standar deviasi yang dianggap baik?<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jawabannya: <strong>Deviasi standar tidak bisa berarti \u201cbaik\u201d atau \u201cburuk\u201d, karena deviasi tersebut hanya memberi tahu kita distribusi nilai dalam suatu sampel.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Juga tidak ada angka universal untuk menentukan apakah suatu standar deviasi \u201ctinggi\u201d atau \u201crendah\u201d. Misalnya, pertimbangkan skenario berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Skenario 1:<\/strong> Seorang agen real estat mengumpulkan data harga untuk 100 rumah di kotanya dan menemukan bahwa deviasi standar harga adalah $12.000.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Skenario 2<\/strong> : Seorang ekonom mengukur total pajak penghasilan yang dipungut di 50 negara bagian Amerika Serikat dan menemukan bahwa deviasi standar dari total pajak penghasilan yang dipungut adalah $480.000.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Meskipun standar deviasi skenario 2 jauh lebih tinggi daripada standar deviasi skenario 1, unit yang diukur dalam skenario 2 jauh lebih tinggi karena total pajak yang dipungut oleh negara bagian jelas jauh lebih tinggi dibandingkan harga real estate.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Artinya, tidak ada satu angka pun yang dapat kita gunakan untuk menentukan apakah suatu standar deviasi \u201cbaik\u201d atau \u201cburuk\u201d, atau bahkan \u201ctinggi\u201d atau \u201crendah\u201d, karena bergantung pada situasi.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Gunakan koefisien variasi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Salah satu cara untuk menentukan apakah suatu standar deviasi tinggi adalah dengan membandingkannya dengan rata-rata kumpulan data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Koefisien variasi<\/strong> , sering disingkat <em>CV<\/em> , adalah cara mengukur penyebaran nilai dalam kumpulan data relatif terhadap mean. Ini dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <strong><span style=\"color: #000000;\">CV = s\/ <span style=\"border-top: 1px solid black;\">x<\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>s:<\/strong> deviasi standar kumpulan data<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"border-top: 1px solid black;\">x<\/span> :<\/strong> rata-rata kumpulan data<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sederhananya, CV adalah rasio deviasi standar terhadap mean.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Semakin tinggi CV, semakin tinggi standar deviasi <em>dari<\/em> mean. Secara umum, nilai CV yang lebih besar dari 1 seringkali dianggap tinggi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, seorang agen real estat mengumpulkan data harga 100 rumah di kotanya dan menemukan bahwa harga rata-rata adalah $150.000 dan deviasi standar harga adalah $12.000. CV akan dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">CV: $12.000 \/ $150.000 = <strong>0,08<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai CV ini jauh lebih kecil dari 1, hal ini menunjukkan bahwa standar deviasi datanya cukup rendah.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebaliknya, misalkan seorang ekonom mengukur total pajak penghasilan yang dipungut di 50 negara bagian Amerika Serikat dan menemukan bahwa rata-rata sampelnya adalah $400.000 dan deviasi standarnya adalah $480.000. CV akan dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">CV: $480.000 \/ $400.000 = <strong>1,2<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai CV ini lebih besar dari 1, berarti simpangan baku nilai datanya cukup tinggi.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Membandingkan deviasi standar antar kumpulan data<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita sering menggunakan deviasi standar untuk mengukur distribusi nilai pada kumpulan data yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, seorang profesor memberi siswanya tiga ujian dalam satu semester. Kemudian menghitung deviasi standar skor untuk setiap ujian:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Contoh simpangan baku hasil ujian 1 : <strong>4.6<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Contoh simpangan baku hasil ujian 2 : <strong>12.4<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Contoh simpangan baku hasil ujian 3 : <strong>2.3<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hal ini memberi tahu profesor bahwa hasil ujian paling tersebar pada ujian 2, sedangkan hasil paling mengelompok pada ujian 3.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/deviasi-standar-vs-kesalahan-standar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Standar deviasi dan kesalahan standar: apa bedanya?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/rentang-interkuartil-vs-deviasi-standar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Deviasi standar versus rentang antarkuartil: apa bedanya?<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Standar deviasi digunakan untuk mengukur sebaran nilai dalam suatu sampel. Kita dapat menggunakan rumus berikut untuk menghitung deviasi standar sampel tertentu: \u221a \u03a3( xi \u2013 x batang ) 2 \/ (n-1) Emas: \u03a3: Simbol yang berarti \u201cjumlah\u201d x i : nilai ke-i dari sampel x bar : Arti sampel n: Ukuran sampel Semakin tinggi nilai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa yang dianggap sebagai deviasi standar yang baik? - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan apa yang dianggap sebagai deviasi standar &quot;baik&quot;, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/berapa-standar-deviasi-yang-baik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa yang dianggap sebagai deviasi standar yang baik? - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan apa yang dianggap sebagai deviasi standar &quot;baik&quot;, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/berapa-standar-deviasi-yang-baik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-25T06:22:31+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/berapa-standar-deviasi-yang-baik\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/berapa-standar-deviasi-yang-baik\/\",\"name\":\"Apa yang dianggap sebagai deviasi standar yang baik? - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-25T06:22:31+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-25T06:22:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan apa yang dianggap sebagai deviasi standar &quot;baik&quot;, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/berapa-standar-deviasi-yang-baik\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/berapa-standar-deviasi-yang-baik\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/berapa-standar-deviasi-yang-baik\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa yang dianggap sebagai deviasi standar yang baik?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa yang dianggap sebagai deviasi standar yang baik? - Statologi","description":"Tutorial ini menjelaskan apa yang dianggap sebagai deviasi standar &quot;baik&quot;, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/berapa-standar-deviasi-yang-baik\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa yang dianggap sebagai deviasi standar yang baik? - Statologi","og_description":"Tutorial ini menjelaskan apa yang dianggap sebagai deviasi standar &quot;baik&quot;, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/berapa-standar-deviasi-yang-baik\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-25T06:22:31+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/berapa-standar-deviasi-yang-baik\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/berapa-standar-deviasi-yang-baik\/","name":"Apa yang dianggap sebagai deviasi standar yang baik? - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-25T06:22:31+00:00","dateModified":"2023-07-25T06:22:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan apa yang dianggap sebagai deviasi standar &quot;baik&quot;, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/berapa-standar-deviasi-yang-baik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/berapa-standar-deviasi-yang-baik\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/berapa-standar-deviasi-yang-baik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa yang dianggap sebagai deviasi standar yang baik?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1721"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1721"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1721\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1721"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1721"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1721"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}