{"id":1725,"date":"2023-07-25T05:53:27","date_gmt":"2023-07-25T05:53:27","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/kapan-menggunakan-mean-vs-median\/"},"modified":"2023-07-25T05:53:27","modified_gmt":"2023-07-25T05:53:27","slug":"kapan-menggunakan-mean-vs-median","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/kapan-menggunakan-mean-vs-median\/","title":{"rendered":"Kapan menggunakan mean vs. median: dengan contoh"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Rata-rata<\/strong> suatu kumpulan data mewakili nilai rata-rata kumpulan data tersebut. Ini dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rata-rata = \u03a3x <sub>i<\/sub> \/ n<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03a3:<\/strong> Simbol yang berarti \u201cjumlah\u201d<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>x <sub>i<\/sub> :<\/strong> Pengamatan ke- <sup>i<\/sup> dalam suatu kumpulan data<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>n:<\/strong> jumlah total observasi dalam kumpulan data<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Median<\/strong> mewakili nilai tengah dari kumpulan data. Ini dihitung dengan mengurutkan semua observasi dalam kumpulan data dari yang terkecil hingga yang terbesar dan kemudian mengidentifikasi nilai mediannya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita memiliki kumpulan data berikut dengan 11 <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengamatan-dalam-statistik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">observasi<\/a> :<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kumpulan data:<\/strong> 3, 4, 4, 6, 7, 8, 12, 13, 15, 16, 17<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rata-rata kumpulan data dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rata-rata = (3+4+4+6+7+8+12+13+15+16+17) \/ 11 = <strong>9,54<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Median dari dataset adalah nilai yang berada tepat di tengah, yaitu <strong>8:<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">3, 4, 4, 6, <span style=\"color: #ff0000;\"><strong>7<\/strong><\/span> , 8, 12, 13, 15, 16, 17<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perkiraan rata-rata dan median lokasi <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengukur-tendensi-sentral\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pusat<\/a> kumpulan data.<\/span> <span style=\"color: #000000;\">Namun, bergantung pada sifat datanya, mean atau median mungkin lebih berguna dalam menggambarkan pusat kumpulan data.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kapan menggunakan rata-rata<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara terbaik adalah menggunakan <strong>mean<\/strong> untuk mendeskripsikan pusat kumpulan data ketika distribusi pada dasarnya <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-simetris-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">simetris<\/a> dan tidak ada outlier.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita mempunyai distribusi berikut yang menunjukkan gaji penduduk suatu kota tertentu:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-4776 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/moyenne_dist.jpg\" alt=\"\" width=\"449\" height=\"427\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena distribusi ini cukup simetris (jika Anda membaginya di tengah-tengah, masing-masing setengahnya akan terlihat kira-kira sama) dan tidak ada outlier, kita dapat menggunakan mean untuk mendeskripsikan pusat kumpulan data ini.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rata-ratanya adalah $63.000, yang kira-kira berada di tengah distribusi:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-4777 size-full\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/moyenne_dist2.jpg\" alt=\"\" width=\"476\" height=\"450\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kapan menggunakan median<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara terbaik adalah menggunakan median ketika distribusinya <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-kiri-vs-bias-kanan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">miring<\/a> atau ketika ada outlier.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Data terdistorsi:<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ketika suatu distribusi miring, median menggambarkan pusat distribusi lebih baik daripada mean.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya saja distribusi gaji penduduk suatu kota berikut ini:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-4778 size-full\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/mediane_diste.jpg\" alt=\"\" width=\"473\" height=\"439\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Median lebih mencerminkan gaji \u201ctipikal\u201d penduduk dibandingkan rata-rata. Hal ini karena nilai yang tinggi pada bagian ekor distribusi cenderung mendorong mean menjauhi pusat dan menuju ekor panjang.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh ini, rata-rata menunjukkan bahwa rata-rata individu berpenghasilan sekitar $47.000 per tahun, sedangkan median menunjukkan bahwa rata-rata individu hanya berpenghasilan sekitar $32.000 per tahun, yang lebih mewakili rata-rata individu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pencilan:<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Median juga membantu menangkap lokasi pusat suatu distribusi dengan lebih baik ketika terdapat outlier dalam data. Misalnya, perhatikan grafik berikut yang menunjukkan luas persegi rumah di jalan tertentu:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-4779\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/moyenne_dist3.jpg\" alt=\"Kapan menggunakan mean versus median\" width=\"434\" height=\"378\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rata-rata sangat dipengaruhi oleh beberapa rumah yang sangat besar, sedangkan median tidak. Oleh karena itu, median berfungsi lebih baik dalam menangkap ukuran luas \u201ctipikal\u201d sebuah rumah di jalan tersebut dibandingkan rata-rata.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Ringkasan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kesimpulan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Mean dan median dapat digunakan untuk menggambarkan di mana \u201cpusat\u201d suatu kumpulan data.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Rata-rata paling baik digunakan ketika distribusi nilai data simetris dan tidak ada outlier yang jelas.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Cara terbaik adalah menggunakan median ketika distribusi nilai data menyimpang atau ketika terdapat outlier yang jelas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bagaimana-outlier-mempengaruhi-mean\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bagaimana pengaruh outlier terhadap mean?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/histogram-rata-rata-median\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara memperkirakan mean dan median histogram apa pun<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/plot-batang-dan-daun-berarti-mode-median\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara mencari mean dan median petak batang dan daun<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rata-rata suatu kumpulan data mewakili nilai rata-rata kumpulan data tersebut. Ini dihitung sebagai berikut: Rata-rata = \u03a3x i \/ n Emas: \u03a3: Simbol yang berarti \u201cjumlah\u201d x i : Pengamatan ke- i dalam suatu kumpulan data n: jumlah total observasi dalam kumpulan data Median mewakili nilai tengah dari kumpulan data. Ini dihitung dengan mengurutkan semua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kapan Menggunakan Mean vs. Median: Dengan Contoh<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan kapan menggunakan mean versus median saat mendeskripsikan kumpulan data, termasuk beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kapan-menggunakan-mean-vs-median\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kapan Menggunakan Mean vs. Median: Dengan Contoh\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan kapan menggunakan mean versus median saat mendeskripsikan kumpulan data, termasuk beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kapan-menggunakan-mean-vs-median\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-25T05:53:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/moyenne_dist.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/kapan-menggunakan-mean-vs-median\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/kapan-menggunakan-mean-vs-median\/\",\"name\":\"Kapan Menggunakan Mean vs. Median: Dengan Contoh\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-25T05:53:27+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-25T05:53:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan kapan menggunakan mean versus median saat mendeskripsikan kumpulan data, termasuk beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/kapan-menggunakan-mean-vs-median\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/kapan-menggunakan-mean-vs-median\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/kapan-menggunakan-mean-vs-median\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kapan menggunakan mean vs. median: dengan contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kapan Menggunakan Mean vs. Median: Dengan Contoh","description":"Tutorial ini menjelaskan kapan menggunakan mean versus median saat mendeskripsikan kumpulan data, termasuk beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/kapan-menggunakan-mean-vs-median\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kapan Menggunakan Mean vs. Median: Dengan Contoh","og_description":"Tutorial ini menjelaskan kapan menggunakan mean versus median saat mendeskripsikan kumpulan data, termasuk beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/kapan-menggunakan-mean-vs-median\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-25T05:53:27+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/moyenne_dist.jpg"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/kapan-menggunakan-mean-vs-median\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/kapan-menggunakan-mean-vs-median\/","name":"Kapan Menggunakan Mean vs. Median: Dengan Contoh","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-25T05:53:27+00:00","dateModified":"2023-07-25T05:53:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan kapan menggunakan mean versus median saat mendeskripsikan kumpulan data, termasuk beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/kapan-menggunakan-mean-vs-median\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/kapan-menggunakan-mean-vs-median\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/kapan-menggunakan-mean-vs-median\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kapan menggunakan mean vs. median: dengan contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1725"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1725"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1725\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1725"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1725"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1725"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}