{"id":1822,"date":"2023-07-24T20:44:08","date_gmt":"2023-07-24T20:44:08","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/"},"modified":"2023-07-24T20:44:08","modified_gmt":"2023-07-24T20:44:08","slug":"mengapa-statistik-penting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/","title":{"rendered":"Mengapa statistik penting? (10 alasan mengapa statistik itu penting!)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bidang <strong>statistik<\/strong> berkaitan dengan pengumpulan, analisis, interpretasi dan penyajian data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ketika teknologi semakin hadir dalam kehidupan kita sehari-hari, semakin banyak data yang dihasilkan dan dikumpulkan dibandingkan sebelumnya dalam sejarah manusia.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Statistik adalah bidang yang dapat membantu kita memahami cara menggunakan data ini untuk melakukan tugas-tugas berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Lebih memahami dunia di sekitar kita.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Buat keputusan menggunakan data.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Buat prediksi tentang masa depan menggunakan data.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Pada artikel kali ini kami akan membagikan 10 alasan mengapa bidang statistika begitu penting dalam kehidupan modern.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 1: Gunakan statistik deskriptif untuk memahami dunia<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-inferensial-deskriptif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Statistik deskriptif<\/a> digunakan untuk menggambarkan sepotong data mentah. Ada tiga jenis utama statistik deskriptif:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Statistik ringkasan<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Grafik<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">tabel<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Masing-masing elemen ini dapat membantu kita lebih memahami data yang ada.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita memiliki kumpulan data mentah yang menunjukkan nilai ujian 10.000 siswa di kota tertentu. Kami dapat menggunakan statistik deskriptif untuk:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Hitung rata-rata nilai tes dan standar deviasi hasil tes.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Hasilkan histogram atau plot kotak untuk memvisualisasikan distribusi hasil pengujian.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Buat tabel frekuensi untuk memahami distribusi hasil tes.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan menggunakan statistik deskriptif, kita dapat memahami nilai ujian siswa dengan lebih mudah dibandingkan hanya melihat data mentah.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan keempat: Waspadalah terhadap grafik yang menyesatkan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Semakin banyak grafik yang dihasilkan di jurnal, media, artikel online, dan majalah.<\/span> <span style=\"color: #000000;\">Sayangnya, grafik sering kali menyesatkan jika Anda tidak memahami data dasarnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, sebuah jurnal menerbitkan penelitian yang menemukan korelasi negatif antara nilai IPK dan nilai ACT mahasiswa di universitas tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun korelasi negatif ini hanya terjadi karena mahasiswa yang <em>memiliki<\/em> IPK dan nilai ACT tinggi mampu masuk ke universitas elit, sedangkan mahasiswa yang <em>memiliki<\/em> IPK dan nilai ACT rendah tidak diterima sama sekali.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-15155 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/berkson6.png\" alt=\"\" width=\"447\" height=\"390\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Meskipun korelasi antara ACT dan IPK positif pada populasi, namun korelasinya tampak negatif pada sampel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Bias khusus ini dikenal sebagai <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-berkson\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bias Berkson<\/a> . Dengan menyadari bias ini, Anda dapat menghindari kesalahan pada grafik tertentu.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan keempat: berhati-hatilah terhadap variabel yang membingungkan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Konsep penting yang akan Anda pelajari dalam statistik adalah konsep <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-perancu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">variabel yang membingungkan<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini adalah variabel yang tidak diperhitungkan dan dapat <em>mengacaukan<\/em> hasil eksperimen serta menghasilkan kesimpulan yang tidak dapat diandalkan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, seorang peneliti mengumpulkan data tentang penjualan es krim dan serangan hiu dan menemukan bahwa kedua variabel tersebut sangat berkorelasi. Apakah ini berarti peningkatan penjualan es krim menyebabkan lebih banyak serangan hiu?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tidak mungkin. Penyebab paling mungkin adalah variabel <strong>suhu<\/strong> yang membingungkan. Saat cuaca hangat di luar, lebih banyak orang membeli es krim dan lebih banyak orang pergi ke laut.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-14502 \" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/confondre4.png\" alt=\"\" width=\"575\" height=\"312\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan keempat: untuk membuat keputusan yang lebih baik menggunakan probabilitas<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Salah satu subbidang statistik yang paling penting adalah <strong>probabilitas<\/strong> . Ini adalah bidang yang mempelajari kemungkinan terjadinya peristiwa.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan memiliki pemahaman dasar tentang probabilitas, Anda dapat membuat keputusan yang lebih tepat di dunia nyata.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, seorang siswa sekolah menengah mengetahui bahwa dia memiliki peluang 10% untuk diterima di universitas tertentu. Dengan menggunakan rumus <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kemungkinan-paling-sedikit-satu-keberhasilan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">peluang lulus &#8220;setidaknya satu&#8221;<\/a> , siswa ini dapat mencari peluang bahwa ia akan diterima di setidaknya satu universitas tempat ia melamar dan dapat menyesuaikan jumlah universitas tempat ia mendaftar berdasarkan hasil.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 5: Memahami Nilai-P dalam Penelitian<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Konsep penting lainnya yang akan Anda pelajari dalam statistik adalah <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/p-menghargai-signifikansi-statistik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">nilai-p<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Definisi klasik dari nilai p adalah:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Nilai p<\/strong> adalah probabilitas mengamati statistik sampel yang setidaknya sama ekstremnya dengan statistik sampel Anda, mengingat hipotesis nolnya benar.<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, sebuah pabrik mengklaim memproduksi ban dengan berat rata-rata 200 pon. Seorang auditor berhipotesis bahwa berat rata-rata sebenarnya ban yang diproduksi di pabrik ini berbeda sebesar 200 pon. Jadi dia melakukan uji hipotesis dan menemukan bahwa nilai p dari pengujian tersebut adalah 0,04.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menafsirkan nilai p ini:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika pabrik benar-benar memproduksi ban dengan berat rata-rata 200 pon, maka 4% dari seluruh audit akan mencapai efek yang diamati dalam sampel, atau lebih, karena kesalahan pengambilan sampel secara acak. Hal ini menunjukkan bahwa perolehan data sampel yang diperoleh auditor akan sangat jarang terjadi jika pabrik benar-benar memproduksi ban dengan berat rata-rata 200 pon.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan demikian, auditor kemungkinan besar akan menolak hipotesis nol yang menyatakan bahwa berat rata-rata aktual ban yang diproduksi di pabrik ini adalah 200 pon.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 6: Pahami korelasinya<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Konsep penting lainnya yang akan Anda pelajari dalam statistik adalah <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/koefisien-korelasi-pearson-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">korelasi<\/a> , yang menunjukkan hubungan linier antara dua variabel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai koefisien korelasi selalu antara -1 dan 1 dimana:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">-1 menunjukkan korelasi linier negatif sempurna antara dua variabel<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">0 menunjukkan tidak ada korelasi linier antara dua variabel<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Angka 1 menunjukkan korelasi linier positif sempurna antara dua variabel<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan memahami nilai-nilai tersebut, Anda dapat memahami hubungan antar variabel di dunia nyata.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, jika korelasi antara belanja iklan dan pendapatan adalah 0,87, maka Anda dapat memahami bahwa terdapat hubungan positif yang kuat antara kedua variabel tersebut. Saat Anda membelanjakan lebih banyak uang untuk iklan, Anda dapat mengharapkan peningkatan pendapatan yang dapat diprediksi.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan keempat: Membuat prediksi tentang masa depan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Alasan penting lainnya untuk mempelajari statistik adalah untuk memahami model regresi dasar seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Regresi linier sederhana<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-berganda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Regresi linier berganda<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Regresi logistik<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Masing-masing model ini memungkinkan Anda membuat prediksi tentang nilai masa depan dari suatu <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-tanggapan-penjelas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">variabel respons<\/a> berdasarkan nilai variabel prediktor tertentu dalam model.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, perusahaan selalu menggunakan model regresi linier berganda di dunia nyata ketika menggunakan variabel prediktor seperti usia, pendapatan, etnis, dll. untuk memprediksi berapa banyak pelanggan yang akan berbelanja di toko mereka.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Demikian pula, perusahaan logistik menggunakan variabel prediktif seperti total permintaan, ukuran populasi, dll. untuk meramalkan penjualan di masa depan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Apa pun bidang pekerjaan Anda, kemungkinan besar model regresi digunakan untuk memprediksi fenomena di masa depan.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 8: Memahami potensi bias dalam penelitian<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Alasan lain untuk mempelajari statistik adalah untuk menyadari semua jenis bias yang dapat muncul dalam penelitian di dunia nyata.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut beberapa contohnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-pengamat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perhatikan bias<\/a><\/li>\n<li> Bias seleksi mandiri<\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-rujukan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bias referensi<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/menghilangkan-bias-variabel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bias variabel dihilangkan<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-yang-kurang-dihitung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bias yang kurang dihitung<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-non-respons\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bias non-respons<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan memiliki pemahaman dasar tentang jenis bias ini, Anda dapat menghindari terjadinya bias tersebut saat melakukan penelitian atau menyadarinya saat membaca makalah atau studi penelitian lain.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 9: Memahami asumsi yang dibuat oleh uji statistik<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Banyak uji statistik yang membuat asumsi tentang data mendasar yang sedang dipelajari.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat membaca hasil suatu penelitian atau bahkan melakukan penelitian Anda sendiri, penting untuk memahami asumsi apa yang perlu dibuat agar hasilnya dapat diandalkan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Artikel berikut membagikan asumsi yang dibuat dalam banyak pengujian dan prosedur statistik yang umum digunakan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-yang-sama\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa asumsi varians yang sama dalam statistik?<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-normalitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa asumsi normalitas dalam statistik?<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/hipotesis-independensi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa asumsi independensi dalam statistik?<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alasan 10: Untuk menghindari generalisasi yang berlebihan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Alasan lain untuk mempelajari statistik adalah untuk memahami konsep <strong>overgeneralisasi<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hal ini terjadi ketika individu yang berpartisipasi dalam suatu penelitian tidak <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/sampel-representatif-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mewakili<\/a> individu dalam populasi secara keseluruhan dan oleh karena itu tidak tepat untuk menggeneralisasi temuan suatu penelitian ke seluruh populasi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita ingin mengetahui berapa persentase siswa di sekolah tertentu yang memilih &#8220;drama&#8221; sebagai genre film favoritnya. Jika total populasi siswa terdiri dari 50% laki-laki dan 50% perempuan, maka sampel yang terdiri dari 90% laki-laki dan 10% perempuan dapat memberikan hasil yang bias jika jauh lebih sedikit laki-laki yang memilih teater sebagai genre favorit.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Idealnya, kita ingin sampel kita menyerupai \u201cversi mini\u201d dari populasi kita. Jadi, jika keseluruhan populasi siswa terdiri dari 50% perempuan dan 50% laki-laki, sampel kita tidak akan representatif jika mencakup 90% laki-laki dan hanya 10% perempuan.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-4793 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/rep_sample1.jpg\" alt=\"\" width=\"366\" height=\"377\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jadi, baik Anda melakukan survei sendiri atau membaca hasil survei, penting untuk memahami apakah data sampel mewakili total populasi dan apakah hasil survei dapat digeneralisasikan ke populasi dengan yakin.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Lihatlah artikel berikut untuk mendapatkan pemahaman dasar tentang konsep terpenting dalam pengantar statistik:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-inferensial-deskriptif\/\">Statistik deskriptif atau inferensial<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs.-sampel\/\">Populasi vs. Sampel<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-vs-parameter\/\">Statistik vs parameter<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-kualitatif-vs.-variabel-kuantitatif\/\">Variabel kualitatif dan kuantitatif<\/a><br \/> Tingkatan pengukuran: nominal, ordinal, interval dan rasio<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bidang statistik berkaitan dengan pengumpulan, analisis, interpretasi dan penyajian data. Ketika teknologi semakin hadir dalam kehidupan kita sehari-hari, semakin banyak data yang dihasilkan dan dikumpulkan dibandingkan sebelumnya dalam sejarah manusia. Statistik adalah bidang yang dapat membantu kita memahami cara menggunakan data ini untuk melakukan tugas-tugas berikut: Lebih memahami dunia di sekitar kita. Buat keputusan menggunakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengapa statistik penting? (10 alasan mengapa statistik itu penting!)<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel ini menyajikan 10 alasan mengapa bidang statistik itu penting, termasuk beberapa contoh dunia nyata.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa statistik penting? (10 alasan mengapa statistik itu penting!)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini menyajikan 10 alasan mengapa bidang statistik itu penting, termasuk beberapa contoh dunia nyata.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-24T20:44:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/berkson6.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/\",\"name\":\"Mengapa statistik penting? (10 alasan mengapa statistik itu penting!)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-24T20:44:08+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-24T20:44:08+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Artikel ini menyajikan 10 alasan mengapa bidang statistik itu penting, termasuk beberapa contoh dunia nyata.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengapa statistik penting? (10 alasan mengapa statistik itu penting!)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa statistik penting? (10 alasan mengapa statistik itu penting!)","description":"Artikel ini menyajikan 10 alasan mengapa bidang statistik itu penting, termasuk beberapa contoh dunia nyata.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengapa statistik penting? (10 alasan mengapa statistik itu penting!)","og_description":"Artikel ini menyajikan 10 alasan mengapa bidang statistik itu penting, termasuk beberapa contoh dunia nyata.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-24T20:44:08+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/berkson6.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/","name":"Mengapa statistik penting? (10 alasan mengapa statistik itu penting!)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-24T20:44:08+00:00","dateModified":"2023-07-24T20:44:08+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Artikel ini menyajikan 10 alasan mengapa bidang statistik itu penting, termasuk beberapa contoh dunia nyata.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-statistik-penting\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapa statistik penting? (10 alasan mengapa statistik itu penting!)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1822"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1822"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1822\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1822"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1822"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1822"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}