{"id":1934,"date":"2023-07-24T09:51:58","date_gmt":"2023-07-24T09:51:58","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-korelasi-pearson\/"},"modified":"2023-07-24T09:51:58","modified_gmt":"2023-07-24T09:51:58","slug":"cara-melaporkan-korelasi-pearson","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-korelasi-pearson\/","title":{"rendered":"Cara melaporkan r pearson dalam format apa (dengan contoh)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/koefisien-korelasi-pearson-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Koefisien korelasi Pearson<\/a> , sering dilambangkan <em>r<\/em> , mengukur hubungan linier antara dua variabel.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Itu selalu mengambil nilai antara -1 dan 1 di mana:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">-1 menunjukkan korelasi linier negatif sempurna antara dua variabel<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">0 menunjukkan tidak ada korelasi linier antara dua variabel<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Angka 1 menunjukkan korelasi linier positif sempurna antara dua variabel<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami menggunakan struktur umum berikut untuk mendeklarasikan Pearson <em>r<\/em> dalam format APA:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Koefisien korelasi Pearson dihitung untuk menilai hubungan linier antara <span style=\"color: #ff0000;\"><strong>[variabel 1]<\/strong><\/span> dan <span style=\"color: #ff0000;\"><strong>[variabel 2]<\/strong><\/span> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Terdapat korelasi <span style=\"color: #ff0000;\"><strong>[negatif atau positif]<\/strong><\/span> antara kedua variabel, r( <span style=\"color: #ff0000;\"><strong>df<\/strong><\/span> ) = <span style=\"color: #ff0000;\"><strong>[r value]<\/strong><\/span> , p = <span style=\"color: #ff0000;\"><strong>[p-value]<\/strong><\/span> .<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ingatlah hal-hal berikut saat melaporkan <em>r<\/em> Pearson dalam format APA:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Bulatkan nilai p hingga tiga angka desimal.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Bulatkan nilai <em>r<\/em> hingga dua desimal.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Hilangkan angka 0 didepan untuk nilai p dan <em>r<\/em> (misalnya gunakan 0,77, bukan 0,77)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Derajat kebebasan (df) dihitung sebagai N \u2013 2.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara melaporkan <em>r<\/em> Pearson dalam format APA dalam berbagai skenario.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: Jam belajar versus hasil ujian yang diterima<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Seorang profesor mengumpulkan data jumlah jam belajar dan nilai ujian yang diperoleh 40 siswa di kelasnya. Ia menemukan bahwa koefisien korelasi Pearson antara kedua variabel adalah 0,48 dengan nilai p sebesar 0,002.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara melaporkan <em>r<\/em> Pearson dalam format APA:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Koefisien korelasi Pearson dihitung untuk menilai hubungan linear antara jam belajar dan hasil ujian.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Terdapat korelasi positif antara kedua variabel, r(38) = 0,48, p = 0,002.<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: Waktu yang Dihabiskan untuk Berlari vs. Lemak Tubuh<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Seorang dokter mengumpulkan data jumlah jam yang dihabiskan untuk berlari per minggu dan persentase lemak tubuh untuk 35 pasien. Ia menemukan bahwa koefisien korelasi Pearson antara kedua variabel adalah -0,37 dengan nilai p sebesar 0,029.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara melaporkan <em>r<\/em> Pearson dalam format APA:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Koefisien korelasi Pearson dihitung untuk menilai hubungan linier antara jam yang dihabiskan untuk berlari dan persentase lemak tubuh.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Terdapat korelasi negatif antara kedua variabel, r(33) = -0,37, p = 0,029.<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 3: Belanja Iklan vs. Pendapatan yang Dihasilkan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebuah perusahaan mengumpulkan data tentang jumlah uang yang dikeluarkan untuk iklan dan total pendapatan yang dihasilkan selama 15 periode penjualan berturut-turut. Mereka menemukan bahwa koefisien korelasi Pearson antara kedua variabel adalah 0,71 dengan nilai p sebesar 0,003.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara melaporkan <em>r<\/em> Pearson dalam format APA:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Koefisien korelasi Pearson dihitung untuk menilai hubungan linier antara pengeluaran iklan dan total pendapatan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Terdapat korelasi positif antara kedua variabel, r(13) = 0,71, p = 0,003.<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan cara melaporkan pengujian dan prosedur statistik lainnya dalam format APA:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-memberi-sinyal-cronbachs-alpha\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Melaporkan Cronbach&#8217;s Alpha (Dengan Contoh)<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bagaimana-mengkomunikasikan-hasil-tes-t\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Melaporkan Hasil Uji-t: Dengan Contoh<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-hasil-regresi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Melaporkan Hasil Regresi: Dengan Contoh<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-hasil-anova\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Melaporkan Hasil ANOVA (Dengan Contoh)<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Koefisien korelasi Pearson , sering dilambangkan r , mengukur hubungan linier antara dua variabel. Itu selalu mengambil nilai antara -1 dan 1 di mana: -1 menunjukkan korelasi linier negatif sempurna antara dua variabel 0 menunjukkan tidak ada korelasi linier antara dua variabel Angka 1 menunjukkan korelasi linier positif sempurna antara dua variabel Kami menggunakan struktur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara melaporkan r Pearson dalam format APA (dengan contoh) - Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melaporkan r Pearson (koefisien korelasi Pearson) dalam format APA, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-korelasi-pearson\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara melaporkan r Pearson dalam format APA (dengan contoh) - Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melaporkan r Pearson (koefisien korelasi Pearson) dalam format APA, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-korelasi-pearson\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-24T09:51:58+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-korelasi-pearson\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-korelasi-pearson\/\",\"name\":\"Cara melaporkan r Pearson dalam format APA (dengan contoh) - Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-24T09:51:58+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-24T09:51:58+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara melaporkan r Pearson (koefisien korelasi Pearson) dalam format APA, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-korelasi-pearson\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-korelasi-pearson\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-korelasi-pearson\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara melaporkan r pearson dalam format apa (dengan contoh)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara melaporkan r Pearson dalam format APA (dengan contoh) - Statorials","description":"Tutorial ini menjelaskan cara melaporkan r Pearson (koefisien korelasi Pearson) dalam format APA, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-korelasi-pearson\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara melaporkan r Pearson dalam format APA (dengan contoh) - Statorials","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara melaporkan r Pearson (koefisien korelasi Pearson) dalam format APA, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-korelasi-pearson\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-24T09:51:58+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-korelasi-pearson\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-korelasi-pearson\/","name":"Cara melaporkan r Pearson dalam format APA (dengan contoh) - Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-24T09:51:58+00:00","dateModified":"2023-07-24T09:51:58+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara melaporkan r Pearson (koefisien korelasi Pearson) dalam format APA, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-korelasi-pearson\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-korelasi-pearson\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-korelasi-pearson\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara melaporkan r pearson dalam format apa (dengan contoh)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1934"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1934"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1934\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1934"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1934"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1934"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}