{"id":1954,"date":"2023-07-24T07:56:43","date_gmt":"2023-07-24T07:56:43","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-ukuran-sampel-penting\/"},"modified":"2023-07-24T07:56:43","modified_gmt":"2023-07-24T07:56:43","slug":"mengapa-ukuran-sampel-penting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-ukuran-sampel-penting\/","title":{"rendered":"Mengapa ukuran sampel penting? (penjelasan &amp; contoh)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Ukuran sampel<\/strong> mengacu pada jumlah total orang yang terlibat dalam suatu eksperimen atau penelitian.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ukuran sampel penting karena secara langsung mempengaruhi ketepatan estimasi parameter populasi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk memahami mengapa hal ini terjadi, ada baiknya jika kita memiliki pemahaman dasar tentang interval kepercayaan.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Penjelasan singkat tentang interval kepercayaan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam statistik, kita sering kali berupaya mengukur <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-vs-parameter\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">parameter populasi<\/a> \u2013 angka yang menggambarkan karakteristik tertentu dari keseluruhan populasi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita mungkin tertarik untuk mengukur tinggi rata-rata semua individu di kota tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, pengumpulan data setiap individu dalam suatu populasi sering kali terlalu mahal dan memakan waktu. Jadi kita biasanya mengambil <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/metode-pengambilan-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sampel acak<\/a> dari populasi dan menggunakan data sampel untuk memperkirakan parameter populasi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita dapat mengumpulkan data tentang tinggi badan 100 individu secara acak di suatu kota. Kami kemudian dapat menghitung ukuran rata-rata individu dalam sampel. Namun, kita tidak dapat memastikan bahwa rata-rata sampel sama persis dengan rata-rata populasi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk memperhitungkan ketidakpastian ini, kita dapat membuat interval kepercayaan . Interval kepercayaan adalah rentang nilai yang kemungkinan memuat parameter populasi dengan tingkat kepercayaan tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rumus untuk menghitung selang kepercayaan suatu mean populasi adalah:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Interval kepercayaan =<\/strong> <strong><span style=\"text-decoration: overline;\">x<\/span> +\/- z*(s\/\u221a <span style=\"text-decoration: overline;\">n<\/span> )<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"text-decoration: overline;\">x<\/span> :<\/strong> mean sampel<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>z :<\/strong> nilai z yang dipilih<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>s:<\/strong> deviasi standar sampel<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>n:<\/strong> ukuran sampel<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai z yang Anda gunakan bergantung pada tingkat kepercayaan yang Anda pilih. Tabel berikut menunjukkan nilai z yang sesuai dengan pilihan tingkat kepercayaan yang paling umum:<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<th style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Tingkat kepercayaan diri<\/strong><\/span><\/th>\n<th style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong>nilai z<\/strong><\/span><\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">0,90<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">1.645<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">0,95<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">1.96<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">0,99<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"> <span style=\"color: #000000;\">2.58<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Hubungan antara ukuran sampel dan interval kepercayaan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita ingin memperkirakan berat rata-rata suatu populasi penyu. Kami mengumpulkan sampel penyu secara acak dengan informasi berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Ukuran sampel <strong>n = 25<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Rata-rata berat sampel <strong>x = 300<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Simpangan baku sampel <strong>s = 18,5<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menghitung interval kepercayaan 90% untuk bobot rata-rata populasi sebenarnya:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Interval kepercayaan 90%:<\/strong> 300 +\/- 1,645*(18,5\/\u221a <span style=\"text-decoration: overline;\">25<\/span> ) = <strong>[293,91, 306,09]<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami yakin 90% bahwa rata-rata berat penyu dalam populasi adalah antara 293,91 dan 306,09 pon.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sekarang misalkan kita tidak hanya mengumpulkan 25 ekor penyu, tapi kita mengumpulkan data sebanyak 50 ekor penyu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menghitung interval kepercayaan 90% untuk bobot rata-rata populasi sebenarnya:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Interval kepercayaan 90%:<\/strong> 300 +\/- 1,645*(18,5\/\u221a <span style=\"text-decoration: overline;\">50<\/span> ) = <strong>[295,79, 304,30]<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa interval kepercayaan ini lebih sempit dibandingkan interval kepercayaan sebelumnya. Ini berarti perkiraan kami mengenai berat rata-rata populasi penyu yang sebenarnya lebih akurat.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sekarang misalkan kita mengumpulkan data 100 penyu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menghitung interval kepercayaan 90% untuk bobot rata-rata populasi sebenarnya:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Interval kepercayaan 90%:<\/strong> 300 +\/- 1,645*(18,5\/\u221a <span style=\"text-decoration: overline;\">100<\/span> ) = <strong>[296,96, 303,04]<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa interval kepercayaan ini <em>bahkan lebih sempit<\/em> dibandingkan interval kepercayaan sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tabel berikut merangkum masing-masing lebar interval kepercayaan:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-18539 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/conflargeur1.png\" alt=\"\" width=\"223\" height=\"152\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Intinya: <strong>Semakin besar ukuran sampel, semakin akurat kita dapat memperkirakan parameter populasi<\/strong> .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut memberikan penjelasan yang lebih bermanfaat tentang interval kepercayaan dan ukuran sampel.<\/span><\/p>\n<p> Pengantar Interval Keyakinan<br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/contoh-nyata-interval-kepercayaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">4 Contoh Confidence Interval dalam Kehidupan Nyata<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/populasi-vs.-sampel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Populasi vs. sampel: apa bedanya?<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ukuran sampel mengacu pada jumlah total orang yang terlibat dalam suatu eksperimen atau penelitian. Ukuran sampel penting karena secara langsung mempengaruhi ketepatan estimasi parameter populasi. Untuk memahami mengapa hal ini terjadi, ada baiknya jika kita memiliki pemahaman dasar tentang interval kepercayaan. Penjelasan singkat tentang interval kepercayaan Dalam statistik, kita sering kali berupaya mengukur parameter populasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengapa ukuran sampel penting? (Penjelasan &amp; Contoh) - Statorial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan mengapa ukuran sampel penting dalam statistik, disertai penjelasan dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-ukuran-sampel-penting\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa ukuran sampel penting? (Penjelasan &amp; Contoh) - Statorial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan mengapa ukuran sampel penting dalam statistik, disertai penjelasan dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-ukuran-sampel-penting\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-24T07:56:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/conflargeur1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-ukuran-sampel-penting\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-ukuran-sampel-penting\/\",\"name\":\"Mengapa ukuran sampel penting? (Penjelasan &amp; Contoh) - Statorial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-24T07:56:43+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-24T07:56:43+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan mengapa ukuran sampel penting dalam statistik, disertai penjelasan dan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-ukuran-sampel-penting\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-ukuran-sampel-penting\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-ukuran-sampel-penting\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengapa ukuran sampel penting? (penjelasan &amp; contoh)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa ukuran sampel penting? (Penjelasan &amp; Contoh) - Statorial","description":"Tutorial ini menjelaskan mengapa ukuran sampel penting dalam statistik, disertai penjelasan dan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-ukuran-sampel-penting\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengapa ukuran sampel penting? (Penjelasan &amp; Contoh) - Statorial","og_description":"Tutorial ini menjelaskan mengapa ukuran sampel penting dalam statistik, disertai penjelasan dan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-ukuran-sampel-penting\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-24T07:56:43+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/conflargeur1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-ukuran-sampel-penting\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-ukuran-sampel-penting\/","name":"Mengapa ukuran sampel penting? (Penjelasan &amp; Contoh) - Statorial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-24T07:56:43+00:00","dateModified":"2023-07-24T07:56:43+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan mengapa ukuran sampel penting dalam statistik, disertai penjelasan dan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-ukuran-sampel-penting\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-ukuran-sampel-penting\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/mengapa-ukuran-sampel-penting\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapa ukuran sampel penting? (penjelasan &amp; contoh)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1954"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1954"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1954\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1954"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1954"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1954"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}