{"id":2043,"date":"2023-07-23T23:20:33","date_gmt":"2023-07-23T23:20:33","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-kurva-batuan\/"},"modified":"2023-07-23T23:20:33","modified_gmt":"2023-07-23T23:20:33","slug":"menafsirkan-kurva-batuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-kurva-batuan\/","title":{"rendered":"Cara menafsirkan kurva roc (dengan contoh)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Regresi logistik<\/a> adalah metode statistik yang kami gunakan untuk menyesuaikan model regresi jika variabel responsnya biner. Untuk mengevaluasi seberapa cocok model regresi logistik dengan kumpulan data, kita dapat melihat dua metrik berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sensitivitas:<\/strong> probabilitas model memprediksi hasil positif untuk suatu observasi padahal hasilnya benar-benar positif.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kekhususan:<\/strong> probabilitas model memprediksi hasil negatif untuk suatu observasi padahal hasilnya sebenarnya negatif.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara sederhana untuk memvisualisasikan kedua metrik ini adalah dengan membuat <strong>kurva ROC<\/strong> , yaitu grafik yang menampilkan sensitivitas dan spesifisitas model regresi logistik.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-19099 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/read_roc1.png\" alt=\"\" width=\"514\" height=\"400\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini menjelaskan cara membuat dan menafsirkan kurva ROC.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara Membuat Kurva ROC<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setelah kita memasang model regresi logistik, kita dapat menggunakan model tersebut untuk mengklasifikasikan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pengamatan-dalam-statistik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">observasi<\/a> ke dalam salah satu dari dua kategori.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita dapat mengklasifikasikan observasi menjadi \u201cpositif\u201d atau \u201cnegatif\u201d.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Tingkat positif sebenarnya<\/strong> mewakili proporsi pengamatan yang seharusnya positif padahal sebenarnya positif.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebaliknya, <strong>tingkat positif palsu<\/strong> mewakili proporsi observasi yang seharusnya positif namun sebenarnya negatif.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat kami membuat kurva ROC, kami memplot pasangan tingkat positif sebenarnya versus tingkat positif palsu untuk setiap ambang batas keputusan yang mungkin dari model regresi logistik.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-19099 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/read_roc1.png\" alt=\"\" width=\"514\" height=\"400\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Bagaimana menafsirkan kurva ROC<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Semakin dekat kurva ROC ke sudut kiri atas plot, semakin baik model tersebut mampu mengklasifikasikan data ke dalam kategori.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk mengukurnya, kita dapat menghitung <strong>AUC<\/strong> (area di bawah kurva) yang menunjukkan seberapa banyak plot yang berada di bawah kurva.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-19100 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/read_roc2.png\" alt=\"\" width=\"509\" height=\"397\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Semakin dekat AUC ke 1, maka semakin baik model tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Model dengan AUC sama dengan 0,5 akan menjadi garis diagonal sempurna dan mewakili model yang tidak lebih baik dari model yang melakukan klasifikasi acak.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-19103 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/read_roc4.png\" alt=\"\" width=\"508\" height=\"391\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Penghitungan AUC untuk model regresi logistik berganda sangat berguna karena memungkinkan kita melihat model mana yang terbaik dalam membuat prediksi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita memasangkan tiga model regresi logistik yang berbeda dan memplot kurva ROC berikut untuk setiap model:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-19101 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/read_roc3.png\" alt=\"\" width=\"514\" height=\"395\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita menghitung AUC untuk setiap model sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Model A:<\/strong> AUC = 0,923<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Model B:<\/strong> AUC = 0,794<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Model C:<\/strong> AUC = 0,588<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Model A memiliki AUC tertinggi, yang menunjukkan bahwa model tersebut memiliki area di bawah kurva tertinggi dan merupakan model terbaik untuk mengklasifikasikan observasi ke dalam kategori dengan benar.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan cara membuat kurva ROC menggunakan perangkat lunak statistik yang berbeda:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kurva-batu-ggplot2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara memplot kurva ROC di R<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/lacak-kurva-roc-python\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara memplot kurva ROC dengan Python<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kurva-batuan-unggul\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Membuat Kurva ROC di Excel<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kurva-batuan-spss\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Membuat dan Menafsirkan Kurva ROC di SPSS<\/a><\/li>\n<li> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/status-kurva-batuan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara membuat dan menafsirkan kurva ROC di Stata<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Regresi logistik adalah metode statistik yang kami gunakan untuk menyesuaikan model regresi jika variabel responsnya biner. Untuk mengevaluasi seberapa cocok model regresi logistik dengan kumpulan data, kita dapat melihat dua metrik berikut: Sensitivitas: probabilitas model memprediksi hasil positif untuk suatu observasi padahal hasilnya benar-benar positif. Kekhususan: probabilitas model memprediksi hasil negatif untuk suatu observasi padahal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Menafsirkan Kurva ROC (dengan Contoh) - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menginterpretasikan kurva ROC dalam statistik, termasuk penjelasan detail dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-kurva-batuan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menafsirkan Kurva ROC (dengan Contoh) - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menginterpretasikan kurva ROC dalam statistik, termasuk penjelasan detail dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-kurva-batuan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-23T23:20:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/read_roc1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-kurva-batuan\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-kurva-batuan\/\",\"name\":\"Cara Menafsirkan Kurva ROC (dengan Contoh) - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-23T23:20:33+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-23T23:20:33+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara menginterpretasikan kurva ROC dalam statistik, termasuk penjelasan detail dan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-kurva-batuan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-kurva-batuan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-kurva-batuan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara menafsirkan kurva roc (dengan contoh)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menafsirkan Kurva ROC (dengan Contoh) - Statologi","description":"Tutorial ini menjelaskan cara menginterpretasikan kurva ROC dalam statistik, termasuk penjelasan detail dan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-kurva-batuan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Menafsirkan Kurva ROC (dengan Contoh) - Statologi","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara menginterpretasikan kurva ROC dalam statistik, termasuk penjelasan detail dan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-kurva-batuan\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-23T23:20:33+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/read_roc1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-kurva-batuan\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-kurva-batuan\/","name":"Cara Menafsirkan Kurva ROC (dengan Contoh) - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-23T23:20:33+00:00","dateModified":"2023-07-23T23:20:33+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara menginterpretasikan kurva ROC dalam statistik, termasuk penjelasan detail dan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-kurva-batuan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-kurva-batuan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/menafsirkan-kurva-batuan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara menafsirkan kurva roc (dengan contoh)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2043"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2043"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2043\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2043"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2043"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2043"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}