{"id":2074,"date":"2023-07-23T20:07:29","date_gmt":"2023-07-23T20:07:29","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-binomial\/"},"modified":"2023-07-23T20:07:29","modified_gmt":"2023-07-23T20:07:29","slug":"asumsi-distribusi-binomial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-binomial\/","title":{"rendered":"Tiga hipotesis distribusi binomial"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-binomial-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Distribusi binomial<\/a> adalah distribusi probabilitas yang digunakan untuk memodelkan probabilitas sejumlah \u201ckeberhasilan\u201d tertentu yang terjadi dalam sejumlah percobaan yang tetap.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Distribusi binomial layak digunakan jika memenuhi tiga asumsi berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Asumsi 1: Setiap percobaan hanya memiliki dua kemungkinan hasil.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami berasumsi bahwa setiap percobaan hanya memiliki dua kemungkinan hasil. Misalnya, jika kita melempar koin sebanyak 100 kali, hanya ada dua kemungkinan hasil setiap kali: kepala atau ekor.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Asumsi 2: Probabilitas keberhasilan setiap percobaan adalah sama.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami berasumsi bahwa kemungkinan memperoleh \u201ckesuksesan\u201d adalah sama untuk setiap percobaan. Misalnya, peluang munculnya koin adalah 0,5 pada pelemparan tertentu. Probabilitas ini tidak berubah dari satu undian ke undian lainnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Hipotesis 3: Setiap percobaan bersifat independen.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami berasumsi bahwa setiap uji coba tidak bergantung pada semua uji coba lainnya. Misalnya, hasil undian yang satu tidak mempengaruhi hasil undian lainnya. Pembalikannya bersifat independen.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan berbagai skenario yang memenuhi asumsi distribusi binomial.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: Jumlah lemparan bebas yang dilakukan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang pemain bola basket melakukan 70% percobaan lemparan bebasnya. Jika dia melakukan 20 kali percobaan, skenario ini dapat dimodelkan dengan menggunakan distribusi binomial.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Skenario ini memenuhi setiap asumsi distribusi binomial:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Asumsi 1: Setiap percobaan hanya memiliki dua kemungkinan hasil.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk setiap percobaan lemparan bebas, hanya ada dua kemungkinan hasil: berhasil atau gagal.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Asumsi 2: Probabilitas keberhasilan setiap percobaan adalah sama.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Peluang pemain melakukan lemparan bebas pada setiap percobaan adalah sama: 70%. Hal ini tidak berubah dari satu upaya ke upaya berikutnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Hipotesis 3: Setiap percobaan bersifat independen.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setiap percobaan lemparan bebas tidak bergantung pada percobaan lainnya. Apakah seorang pemain melakukan percobaan atau tidak, tidak mempengaruhi apakah dia melakukan percobaan lagi.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: Jumlah efek samping<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita mengetahui bahwa 5% orang dewasa yang mengonsumsi obat tertentu mengalami efek samping negatif. Misalkan sebuah profesi medis kemudian memberikan obat ini kepada 100 orang dewasa pada bulan tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Skenario ini memenuhi setiap asumsi distribusi binomial:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Asumsi 1: Setiap percobaan hanya memiliki dua kemungkinan hasil.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk setiap orang dewasa yang menerima obat tersebut, hanya ada dua kemungkinan hasil: mereka mengalami efek samping negatif atau tidak mengalami efek samping apa pun.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Asumsi 2: Probabilitas keberhasilan setiap percobaan adalah sama.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kemungkinan setiap orang dewasa mengalami efek samping negatif adalah sama: 5%.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Hipotesis 3: Setiap percobaan bersifat independen.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hasil untuk setiap orang dewasa bersifat independen. Apakah orang dewasa mengalami efek samping negatif atau tidak, tidak ada hubungannya dengan apakah orang dewasa lain mengalaminya atau tidak.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 3: Jumlah retur pembelian<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita mengetahui bahwa 10% dari seluruh pelanggan yang memasuki sebuah toko datang untuk melakukan pengembalian. Asumsikan 200 orang memasuki sebuah toko pada hari tertentu dan manajer mencatat jumlah orang yang hadir untuk melakukan pengembalian.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Skenario ini memenuhi setiap asumsi distribusi binomial:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Asumsi 1: Setiap percobaan hanya memiliki dua kemungkinan hasil.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Setiap kali pelanggan masuk ke toko, hanya ada dua alasan mereka bisa pergi ke sana: untuk melakukan pengembalian atau tidak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Asumsi 2: Probabilitas keberhasilan setiap percobaan adalah sama.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Probabilitas pelanggan tertentu akan berada di sana untuk mendapatkan keuntungan adalah sama: 10%.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Hipotesis 3: Setiap percobaan bersifat independen.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hasil untuk setiap klien bersifat independen. Ada atau tidaknya seorang pelanggan untuk melakukan pengembalian tidak mempengaruhi apakah pelanggan lain ada di sana untuk melakukan pengembalian.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut memberikan informasi tambahan tentang distribusi binomial:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-binomial-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengenalan distribusi binomial<\/a><br \/> Kalkulator Distribusi Binomial<br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/contoh-nyata-distribusi-binomial\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 contoh konkrit distribusi binomial<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Distribusi binomial adalah distribusi probabilitas yang digunakan untuk memodelkan probabilitas sejumlah \u201ckeberhasilan\u201d tertentu yang terjadi dalam sejumlah percobaan yang tetap. Distribusi binomial layak digunakan jika memenuhi tiga asumsi berikut: Asumsi 1: Setiap percobaan hanya memiliki dua kemungkinan hasil. Kami berasumsi bahwa setiap percobaan hanya memiliki dua kemungkinan hasil. Misalnya, jika kita melempar koin sebanyak 100 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tiga hipotesis distribusi binomial - Statorial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan tiga asumsi distribusi binomial, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-binomial\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tiga hipotesis distribusi binomial - Statorial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan tiga asumsi distribusi binomial, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-binomial\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-23T20:07:29+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-binomial\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-binomial\/\",\"name\":\"Tiga hipotesis distribusi binomial - Statorial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-23T20:07:29+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-23T20:07:29+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan tiga asumsi distribusi binomial, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-binomial\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-binomial\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-binomial\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tiga hipotesis distribusi binomial\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tiga hipotesis distribusi binomial - Statorial","description":"Tutorial ini menjelaskan tiga asumsi distribusi binomial, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-binomial\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tiga hipotesis distribusi binomial - Statorial","og_description":"Tutorial ini menjelaskan tiga asumsi distribusi binomial, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-binomial\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-23T20:07:29+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-binomial\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-binomial\/","name":"Tiga hipotesis distribusi binomial - Statorial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-23T20:07:29+00:00","dateModified":"2023-07-23T20:07:29+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan tiga asumsi distribusi binomial, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-binomial\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-binomial\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-binomial\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tiga hipotesis distribusi binomial"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2074"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2074"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2074\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2074"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2074"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2074"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}