{"id":2133,"date":"2023-07-23T13:40:45","date_gmt":"2023-07-23T13:40:45","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y\/"},"modified":"2023-07-23T13:40:45","modified_gmt":"2023-07-23T13:40:45","slug":"variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y\/","title":{"rendered":"Bagaimana memilih variabel mana yang akan ditempatkan pada sumbu x dan sumbu y"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Saat membuat grafik garis atau plot sebar, siswa sering bertanya pada diri sendiri pertanyaan berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><em><strong>Variabel manakah yang harus saya tempatkan pada sumbu x dan variabel mana yang harus saya tempatkan pada sumbu y?<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Jawaban singkatnya<\/strong> : Variabel bebas (atau \u201cvariabel penjelas\u201d) harus berada pada sumbu x dan variabel terikat (atau \u201cvariabel respon\u201d) harus berada pada sumbu y.<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-19772 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/lequel2.png\" alt=\"\" width=\"584\" height=\"432\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara lain untuk menjelaskannya: variabel yang dianggap &#8220;penjelas&#8221; harus berada pada sumbu x dan variabel yang &#8220;dijelaskan&#8221; harus berada pada sumbu y.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara memilih variabel mana yang akan ditempatkan pada setiap sumbu dalam praktiknya.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: Jam belajar versus hasil ujian<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang profesor mengumpulkan data mengenai variabel berikut untuk siswa di kelasnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jumlah jam belajar<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai ujian diterima<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat membuat plot sebar untuk memvisualisasikan kedua variabel ini, variabel berikut harus ditempatkan pada setiap sumbu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Pada sumbu absis<\/strong> : Jumlah jam belajar<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumbu Y<\/strong> : nilai ujian yang diterima<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai ujian bergantung pada jumlah jam belajar, maka jumlah jam belajar mengacu pada sumbu x sedangkan nilai ujian mengacu pada sumbu y.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Seperti inilah tampilan diagram sebarnya:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-19771 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/which1.png\" alt=\"\" width=\"556\" height=\"413\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: Konsumsi makanan sehubungan dengan berat badan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang ahli biologi mengumpulkan data mengenai variabel berikut untuk tikus di laboratoriumnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Gram makanan yang dikonsumsi setiap hari<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Berat badan setelah satu bulan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat membuat plot sebar untuk memvisualisasikan kedua variabel ini, variabel berikut harus ditempatkan pada setiap sumbu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>sumbu x<\/strong> : gram makanan yang dikonsumsi sehari-hari<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumbu Y<\/strong> : Berat badan setelah satu bulan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena berat setiap tikus bergantung pada jumlah gram makanan yang diterimanya setiap hari, maka jumlah gram makanan termasuk dalam sumbu x sedangkan beratnya termasuk dalam sumbu y.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Seperti inilah tampilan diagram sebarnya:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-19773 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/lequel3.png\" alt=\"\" width=\"556\" height=\"413\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 3: Usia versus tinggi badan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang ahli botani mengumpulkan data mengenai variabel berikut untuk tanaman tertentu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Tinggi dalam inci)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Usia (dalam minggu)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat membuat plot garis untuk memvisualisasikan kedua variabel ini, variabel berikut harus ditempatkan pada setiap sumbu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>sumbu x<\/strong> : Usia (dalam minggu)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumbu Y<\/strong> : Tinggi (dalam inci)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena tinggi tanaman bergantung pada umur, maka umur adalah milik sumbu x, sedangkan tinggi adalah milik sumbu y.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Seperti inilah tampilan plot liniernya:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-19774 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/lequel4.png\" alt=\"\" width=\"556\" height=\"404\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan perbedaan antara berbagai jenis variabel:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-kualitatif-vs.-variabel-kuantitatif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Variabel kualitatif dan kuantitatif: apa bedanya?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-tanggapan-penjelas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Variabel penjelas dan variabel respon: apa bedanya?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kategorikal-vs.-kuantitatif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Variabel kategoris atau kuantitatif: apa bedanya?<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat membuat grafik garis atau plot sebar, siswa sering bertanya pada diri sendiri pertanyaan berikut: Variabel manakah yang harus saya tempatkan pada sumbu x dan variabel mana yang harus saya tempatkan pada sumbu y? Jawaban singkatnya : Variabel bebas (atau \u201cvariabel penjelas\u201d) harus berada pada sumbu x dan variabel terikat (atau \u201cvariabel respon\u201d) harus berada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara memilih variabel mana yang akan ditempatkan pada sumbu X dan sumbu Y - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara memilih variabel mana yang akan ditempatkan pada sumbu x dan sumbu y suatu plot, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara memilih variabel mana yang akan ditempatkan pada sumbu X dan sumbu Y - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara memilih variabel mana yang akan ditempatkan pada sumbu x dan sumbu y suatu plot, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-23T13:40:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/lequel2.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y\/\",\"name\":\"Cara memilih variabel mana yang akan ditempatkan pada sumbu X dan sumbu Y - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-23T13:40:45+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-23T13:40:45+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara memilih variabel mana yang akan ditempatkan pada sumbu x dan sumbu y suatu plot, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bagaimana memilih variabel mana yang akan ditempatkan pada sumbu x dan sumbu y\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara memilih variabel mana yang akan ditempatkan pada sumbu X dan sumbu Y - Statologi","description":"Tutorial ini menjelaskan cara memilih variabel mana yang akan ditempatkan pada sumbu x dan sumbu y suatu plot, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara memilih variabel mana yang akan ditempatkan pada sumbu X dan sumbu Y - Statologi","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara memilih variabel mana yang akan ditempatkan pada sumbu x dan sumbu y suatu plot, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-23T13:40:45+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/lequel2.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y\/","name":"Cara memilih variabel mana yang akan ditempatkan pada sumbu X dan sumbu Y - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-23T13:40:45+00:00","dateModified":"2023-07-23T13:40:45+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara memilih variabel mana yang akan ditempatkan pada sumbu x dan sumbu y suatu plot, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-yang-mana-sumbu-x-sumbu-y\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bagaimana memilih variabel mana yang akan ditempatkan pada sumbu x dan sumbu y"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2133"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2133"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2133\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2133"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2133"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2133"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}