{"id":2178,"date":"2023-07-23T09:16:44","date_gmt":"2023-07-23T09:16:44","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-konstan\/"},"modified":"2023-07-23T09:16:44","modified_gmt":"2023-07-23T09:16:44","slug":"asumsi-varians-konstan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-konstan\/","title":{"rendered":"Hipotesis varians konstan: definisi &amp; contoh"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Regresi linier<\/strong> adalah teknik yang kami gunakan untuk mengukur hubungan antara satu atau lebih variabel prediktor dan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-tanggapan-penjelas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">variabel respons<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Salah satu asumsi utama regresi linier adalah bahwa residu memiliki varian yang konstan di setiap tingkat variabel prediktor.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika asumsi ini tidak terverifikasi, maka residu akan mengalami <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-heteroskedastisitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">heteroskedastisitas<\/a> . Jika hal ini terjadi, estimasi koefisien model menjadi tidak dapat diandalkan.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara mengevaluasi varians konstan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Cara paling umum untuk menentukan apakah residu model regresi memiliki varian yang konstan adalah dengan membuat <strong>plot nilai yang dipasang terhadap residu<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini adalah jenis plot yang menampilkan nilai-nilai yang dipasang dari model regresi di sepanjang sumbu x dan sisa dari nilai-nilai tersebut yang dipasang di sepanjang sumbu y.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika distribusi residu kira-kira sama pada setiap tingkat nilai yang dipasang, maka asumsi varians konstan terpenuhi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebaliknya, jika sebaran residu bertambah atau berkurang secara sistematis, asumsi ini kemungkinan besar dilanggar.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan<\/strong> : Jenis plot ini hanya dapat dibuat <em>setelah<\/em> model regresi disesuaikan dengan kumpulan data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Bagan berikut menunjukkan contoh plot nilai yang dipasang versus residu yang menampilkan <strong>varians konstan<\/strong> :<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-20113 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/constantevar2.png\" alt=\"\" width=\"548\" height=\"431\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bagaimana residu tersebar secara acak di sekitar nol, tanpa pola tertentu, dengan varians yang kira-kira konstan pada setiap tingkat nilai yang dipasang.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Bagan berikut menunjukkan contoh plot nilai pas versus residu yang menampilkan <strong>varians tidak konstan<\/strong> :<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-20112 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/constantevar1.png\" alt=\"\" width=\"550\" height=\"431\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa distribusi residu menjadi lebih besar seiring dengan meningkatnya nilai yang dipasang. Ini adalah tanda khas dari varians yang tidak konstan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hal ini menunjukkan bahwa model regresi kita mempunyai variansi yang tidak konstan dalam residu dan oleh karena itu estimasi koefisien model tidak dapat diandalkan.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara memperbaiki pelanggaran varians konstan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika asumsi varians konstan dilanggar, cara paling umum untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan mentransformasikan variabel respon menggunakan salah satu dari tiga transformasi:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Transformasi Log:<\/strong> Transformasikan variabel respon dari y menjadi <strong>log(y)<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Transformasi akar kuadrat:<\/strong> mengubah variabel respon dari y menjadi <strong><span style=\"border-top: 1px solid black;\">\u221ay<\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Transformasi akar pangkat tiga:<\/strong> transformasi variabel respon dari y menjadi <strong>y <sup>1\/3<\/sup><\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan melakukan transformasi ini, masalah variansi non-konstan secara umum akan hilang.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut memberikan informasi tambahan tentang regresi linier dan analisis residu:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengantar Regresi Linier Sederhana<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-berganda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengantar Regresi Linier Berganda<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-regresi-linier\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Empat asumsi regresi linier<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/residu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa yang dimaksud dengan residu dalam statistik?<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Regresi linier adalah teknik yang kami gunakan untuk mengukur hubungan antara satu atau lebih variabel prediktor dan variabel respons . Salah satu asumsi utama regresi linier adalah bahwa residu memiliki varian yang konstan di setiap tingkat variabel prediktor. Jika asumsi ini tidak terverifikasi, maka residu akan mengalami heteroskedastisitas . Jika hal ini terjadi, estimasi koefisien [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hipotesis varians konstan: definisi dan contoh - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang asumsi varians konstan dalam regresi linier, termasuk beberapa contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-konstan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hipotesis varians konstan: definisi dan contoh - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang asumsi varians konstan dalam regresi linier, termasuk beberapa contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-konstan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-23T09:16:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/constantevar2.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-konstan\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-konstan\/\",\"name\":\"Hipotesis varians konstan: definisi dan contoh - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-23T09:16:44+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-23T09:16:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang asumsi varians konstan dalam regresi linier, termasuk beberapa contohnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-konstan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-konstan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-konstan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hipotesis varians konstan: definisi &amp; contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hipotesis varians konstan: definisi dan contoh - Statologi","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang asumsi varians konstan dalam regresi linier, termasuk beberapa contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-konstan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hipotesis varians konstan: definisi dan contoh - Statologi","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang asumsi varians konstan dalam regresi linier, termasuk beberapa contohnya.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-konstan\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-23T09:16:44+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/constantevar2.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-konstan\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-konstan\/","name":"Hipotesis varians konstan: definisi dan contoh - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-23T09:16:44+00:00","dateModified":"2023-07-23T09:16:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang asumsi varians konstan dalam regresi linier, termasuk beberapa contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-konstan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-konstan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-varians-konstan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hipotesis varians konstan: definisi &amp; contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2178"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2178"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2178\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2178"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2178"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2178"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}