{"id":2182,"date":"2023-07-23T08:50:25","date_gmt":"2023-07-23T08:50:25","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-konseptual\/"},"modified":"2023-07-23T08:50:25","modified_gmt":"2023-07-23T08:50:25","slug":"variabel-konseptual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-konseptual\/","title":{"rendered":"Apa yang dimaksud dengan variabel konseptual? (definisi &amp; contoh)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam statistik, <strong>variabel konseptual<\/strong> mewakili konstruk atau entitas abstrak yang ingin kita ukur.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, kita tidak dapat mengukur variabel konseptual secara langsung, jadi kita menggunakan <strong>pengukuran aktual<\/strong> untuk mengukur variabel konseptual.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, seorang peneliti ingin menilai \u201ckebahagiaan keseluruhan\u201d individu. Ini adalah variabel konseptual karena tidak ada cara untuk secara langsung memberikan nilai \u201ckebahagiaan keseluruhan\u201d kepada individu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebaliknya, peneliti dapat meminta individu untuk menjawab pertanyaan survei dengan kemungkinan jawaban seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Saya sangat tidak puas dengan situasi hidup saya.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Saya agak tidak puas dengan situasi kehidupan saya.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Saya merasa netral terhadap situasi hidup saya.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Saya agak puas dengan situasi kehidupan saya.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Saya sangat senang dengan situasi kehidupan saya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Peneliti kemudian dapat menggunakan tanggapan ini untuk menetapkan beberapa jenis skor \u201ckebahagiaan keseluruhan\u201d kepada individu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Variabel \u201ckebahagiaan secara keseluruhan\u201d adalah variabel yang sebenarnya menjadi perhatian, namun karena bersifat konseptual, kita harus menggunakan tanggapan survei sebagai ukuran aktual yang dapat digunakan untuk menilai kebahagiaan secara keseluruhan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Baca skenario berikut untuk mengetahui lebih banyak contoh variabel konseptual dan pengukuran dunia nyata.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: Kinerja di Tempat Kerja<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan departemen sumber daya manusia di suatu perusahaan ingin mengevaluasi kinerja tempat kerja setiap individu di suatu perusahaan dan oleh karena itu menggunakan<\/span> <span style=\"color: #000000;\">evaluasi kinerja manajer untuk menetapkan peringkat kinerja kepada setiap individu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Variabel konseptualnya<\/strong> adalah prestasi kerja dan <strong>ukuran sebenarnya<\/strong> adalah penilaian kinerja manajer yang dapat diukur dengan skala 0 sampai 10.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: Atletik<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang pelatih atletik ingin mengukur keseluruhan atletis para pelarinya dan oleh karena itu menggunakan kombinasi catatan waktu mereka dalam nomor 200 meter, 400 meter, dan 800 meter.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Variabel konseptualnya<\/strong> adalah atletis dan <strong>ukuran sebenarnya<\/strong> adalah waktu individu setiap pelari dalam jarak yang berbeda, yang dapat diukur dalam menit dan detik.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 3: Paksa<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Katakanlah seorang pelatih angkat beban ingin mengukur kekuatan atlet di gymnya dan oleh karena itu menggunakan kombinasi kemampuan terbaiknya dalam squat, bench press, dan shoulder press.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Variabel konseptualnya<\/strong> adalah kekuatan dan <strong>pengukuran sebenarnya<\/strong> adalah berat sebenarnya dalam pon yang mampu diangkat oleh setiap atlet untuk latihan yang berbeda.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 4: Depresi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang psikolog ingin mengukur tingkat depresi pada individu dan oleh karena itu menggunakan survei laporan diri yang meminta individu untuk menilai kepuasan mereka secara keseluruhan dalam berbagai bidang kehidupan mereka.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Variabel konseptualnya<\/strong> adalah depresi dan <strong>ukuran sebenarnya<\/strong> adalah skor yang diperoleh individu dalam survei yang dilaporkan sendiri.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Ringkasan: variabel konseptual dan ukuran aktual<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tabel berikut merangkum perbedaan antara variabel konseptual dan pengukuran aktual:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-20146\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/conceptuelvar1.png\" alt=\"variabel konseptual vs pengukuran aktual\" width=\"395\" height=\"256\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa dalam setiap contoh, <strong>variabel konseptual<\/strong> adalah variabel yang diminati dan <strong>pengukuran aktual<\/strong> adalah hal yang kita gunakan untuk memberikan nilai kuantitatif pada variabel konseptual.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-independen-vs-variabel-dependen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Variabel independen atau dependen: apa bedanya?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-asing-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Variabel asing: definisi dan contoh<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-penyerta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Variabel penyerta: definisi dan contoh<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam statistik, variabel konseptual mewakili konstruk atau entitas abstrak yang ingin kita ukur. Namun, kita tidak dapat mengukur variabel konseptual secara langsung, jadi kita menggunakan pengukuran aktual untuk mengukur variabel konseptual. Misalnya, seorang peneliti ingin menilai \u201ckebahagiaan keseluruhan\u201d individu. Ini adalah variabel konseptual karena tidak ada cara untuk secara langsung memberikan nilai \u201ckebahagiaan keseluruhan\u201d kepada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa yang dimaksud dengan variabel konseptual? (Definisi dan contoh) - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang variabel konseptual, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-konseptual\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa yang dimaksud dengan variabel konseptual? (Definisi dan contoh) - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang variabel konseptual, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-konseptual\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-23T08:50:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/conceptuelvar1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-konseptual\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-konseptual\/\",\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan variabel konseptual? (Definisi dan contoh) - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-23T08:50:25+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-23T08:50:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang variabel konseptual, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-konseptual\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-konseptual\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-konseptual\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan variabel konseptual? (definisi &amp; contoh)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa yang dimaksud dengan variabel konseptual? (Definisi dan contoh) - Statologi","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang variabel konseptual, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-konseptual\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa yang dimaksud dengan variabel konseptual? (Definisi dan contoh) - Statologi","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang variabel konseptual, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-konseptual\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-23T08:50:25+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/conceptuelvar1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-konseptual\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-konseptual\/","name":"Apa yang dimaksud dengan variabel konseptual? (Definisi dan contoh) - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-23T08:50:25+00:00","dateModified":"2023-07-23T08:50:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang variabel konseptual, termasuk definisi formal dan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-konseptual\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-konseptual\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-konseptual\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa yang dimaksud dengan variabel konseptual? (definisi &amp; contoh)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2182"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2182"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2182\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2182"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2182"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2182"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}