{"id":2213,"date":"2023-07-23T05:50:48","date_gmt":"2023-07-23T05:50:48","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-vs-ekstrapolasi\/"},"modified":"2023-07-23T05:50:48","modified_gmt":"2023-07-23T05:50:48","slug":"interpolasi-vs-ekstrapolasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-vs-ekstrapolasi\/","title":{"rendered":"Interpolasi atau ekstrapolasi: apa bedanya?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dua istilah yang sering membingungkan siswa dalam statistika adalah <strong>interpolasi<\/strong> dan <strong>ekstrapolasi<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Inilah perbedaannya:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Interpolasi<\/strong> mengacu pada nilai prediksi yang berada <em>dalam<\/em> rentang titik data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Ekstrapolasi<\/strong> mengacu pada nilai prediksi yang berada <em>di luar<\/em> rentang titik data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menggambarkan perbedaan antara kedua istilah tersebut.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: interpolasi dan ekstrapolasi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita memiliki kumpulan data berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-20304 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/interp1.png\" alt=\"\" width=\"567\" height=\"412\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat memutuskan untuk menyesuaikan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">model regresi linier sederhana<\/a> dengan poin-poin berikut:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-20305 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/interp2.png\" alt=\"\" width=\"566\" height=\"404\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami kemudian dapat menggunakan model regresi yang disesuaikan untuk memprediksi nilai titik baik <em>di dalam<\/em> maupun <em>di luar<\/em> rentang titik data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat kita menggunakan model regresi yang disesuaikan untuk memprediksi nilai titik dalam rentang titik data yang ada, hal ini disebut <strong>interpolasi.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebaliknya, bila kita menggunakan model regresi yang disesuaikan untuk memprediksi nilai titik di luar rentang yang ada, hal itu disebut <strong>ekstrapolasi<\/strong> :<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-20306 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/interp3.png\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"404\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Potensi bahaya ekstrapolasi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Saat kami melakukan ekstrapolasi, kami berasumsi bahwa pola yang sama yang ada di dalam rentang titik data saat ini juga ada di luar rentang tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, asumsi ini bisa berbahaya karena ada kemungkinan pola yang ada di luar rentang titik data saat ini sangat berbeda:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-20307 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/interp4.png\" alt=\"bahaya ekstrapolasi\" width=\"563\" height=\"394\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Oleh karena itu, menggunakan ekstrapolasi untuk memprediksi nilai titik data yang berada di luar rentang nilai yang digunakan untuk membuat model regresi bisa berbahaya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam praktiknya, sering kali masuk akal untuk menggunakan ekstrapolasi untuk memprediksi nilai titik yang berada sedikit di luar rentang nilai yang ada, namun semakin jauh dari rentang tersebut, semakin besar kemungkinan perbedaan antara nilai prediksi dan nilai sebenarnya. nilai itu penting. .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kapan menggunakan ekstrapolasi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Seringkali diperlukan keahlian khusus domain untuk menentukan apakah ekstrapolasi merupakan ide yang masuk akal atau tidak.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, departemen pemasaran suatu perusahaan menerapkan model regresi linier sederhana dengan menggunakan belanja iklan sebagai variabel prediktor dan total pendapatan sebagai variabel respons.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam skenario ini, masuk akal untuk berasumsi bahwa peningkatan belanja iklan yang stabil akan menghasilkan peningkatan total pendapatan yang dapat diprediksi:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-20311 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/interp5.png\" alt=\"\" width=\"565\" height=\"403\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam skenario ini, kita cukup yakin dengan kemampuan kita untuk mengekstrapolasi nilai.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, pertimbangkan skenario di mana seorang ahli biologi ingin menggunakan pupuk total untuk memprediksi pertumbuhan tanaman.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dia mungkin memutuskan untuk menyesuaikan model regresi linier sederhana dengan titik data, namun karena ada batas atas tinggi tanaman, mungkin tidak masuk akal menggunakan ekstrapolasi untuk memprediksi nilai titik. berada di luar kisaran nilai. nilai yang digunakan agar sesuai dengan model:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-20312 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/interp6.png\" alt=\"\" width=\"565\" height=\"402\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam skenario ini, kita mungkin kurang percaya diri terhadap kemampuan kita memperkirakan nilai.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kesimpulan<\/strong> : Ekstrapolasi mungkin lebih masuk akal di beberapa area dibandingkan area lainnya, namun selalu ada potensi bahaya bahwa model yang ada dalam rentang nilai yang digunakan untuk menyesuaikan model tidak ada di luar pantai.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-linier-excel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan interpolasi linier di Excel<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/prediksi-regresi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara membuat prediksi dengan regresi linier<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dua istilah yang sering membingungkan siswa dalam statistika adalah interpolasi dan ekstrapolasi . Inilah perbedaannya: Interpolasi mengacu pada nilai prediksi yang berada dalam rentang titik data. Ekstrapolasi mengacu pada nilai prediksi yang berada di luar rentang titik data. Contoh berikut menggambarkan perbedaan antara kedua istilah tersebut. Contoh: interpolasi dan ekstrapolasi Misalkan kita memiliki kumpulan data [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Interpolasi vs ekstrapolasi: apa bedanya? - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan interpolasi dan ekstrapolasi dalam statistik, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-vs-ekstrapolasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Interpolasi vs ekstrapolasi: apa bedanya? - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan interpolasi dan ekstrapolasi dalam statistik, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-vs-ekstrapolasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-23T05:50:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/interp1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-vs-ekstrapolasi\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-vs-ekstrapolasi\/\",\"name\":\"Interpolasi vs ekstrapolasi: apa bedanya? - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-23T05:50:48+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-23T05:50:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan interpolasi dan ekstrapolasi dalam statistik, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-vs-ekstrapolasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-vs-ekstrapolasi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-vs-ekstrapolasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Interpolasi atau ekstrapolasi: apa bedanya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Interpolasi vs ekstrapolasi: apa bedanya? - Statologi","description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan interpolasi dan ekstrapolasi dalam statistik, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-vs-ekstrapolasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Interpolasi vs ekstrapolasi: apa bedanya? - Statologi","og_description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan interpolasi dan ekstrapolasi dalam statistik, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-vs-ekstrapolasi\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-23T05:50:48+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/interp1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-vs-ekstrapolasi\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-vs-ekstrapolasi\/","name":"Interpolasi vs ekstrapolasi: apa bedanya? - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-23T05:50:48+00:00","dateModified":"2023-07-23T05:50:48+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan interpolasi dan ekstrapolasi dalam statistik, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-vs-ekstrapolasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-vs-ekstrapolasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpolasi-vs-ekstrapolasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Interpolasi atau ekstrapolasi: apa bedanya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2213"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2213"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2213\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2213"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2213"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2213"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}