{"id":2279,"date":"2023-07-22T23:20:00","date_gmt":"2023-07-22T23:20:00","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/inferensi-vs-prediksi\/"},"modified":"2023-07-22T23:20:00","modified_gmt":"2023-07-22T23:20:00","slug":"inferensi-vs-prediksi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/inferensi-vs-prediksi\/","title":{"rendered":"Inferensi dan prediksi: apa bedanya?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seringkali dalam statistik kita ingin menggunakan data karena salah satu dari dua alasan berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>(1) Inferensi:<\/strong> Kita ingin memahami sifat hubungan antara variabel prediktor dan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-tanggapan-penjelas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">variabel respon<\/a> dalam kumpulan data yang ada.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>(2) Prediksi:<\/strong> Kami ingin menggunakan kumpulan data yang ada untuk membangun model yang memprediksi nilai variabel respon dari observasi baru.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita memiliki kumpulan data berikut yang berisi informasi tentang rumah:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-20747 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/inf1-1.png\" alt=\"\" width=\"337\" height=\"279\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh inferensi:<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita membangun <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-berganda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">model regresi linier berganda<\/a> dengan menggunakan luas persegi, jumlah kamar tidur, dan jumlah kamar mandi sebagai variabel prediktor dan harga sebagai variabel respon.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita kemudian dapat menggunakan koefisien regresi untuk memahami rata-rata perubahan harga yang terkait dengan perubahan satu unit di setiap variabel prediktor.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita dapat memahami seberapa besar perubahan harga (rata-rata) dengan setiap tambahan kamar tidur, setiap tambahan kamar mandi, dan setiap tambahan kaki persegi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh prediksi:<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat membuat model regresi linier berganda yang sama dan menggunakannya untuk memprediksi nilai sebuah rumah baru berdasarkan luas persegi, jumlah kamar tidur, dan jumlah kamar mandi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita dapat menggunakan model tersebut untuk memprediksi harga rumah baru dengan 3 kamar tidur, 3 kamar mandi, dan luas 2.000 kaki persegi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami kemudian dapat membandingkan prediksi kami dengan harga listing sebenarnya dan menilai apakah rumah tersebut tampak undervalued atau overvalued.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menggambarkan perbedaan antara inferensi dan prediksi dalam berbagai skenario:<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 1: Inferensi dan prediksi dalam olahraga<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita memiliki kumpulan data berikut yang berisi informasi tentang tim bola basket profesional:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-20749 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/inf2.png\" alt=\"\" width=\"343\" height=\"285\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh inferensi:<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita membangun model regresi linier berganda dengan menggunakan poin, rebound, dan assist sebagai variabel prediktor dan kemenangan sebagai variabel respon.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami kemudian dapat menggunakan model tersebut untuk memahami seberapa besar perubahan jumlah kemenangan (rata-rata) dengan setiap tambahan poin, rebound, dan assist.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh prediksi:<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat membuat model regresi linier berganda yang sama dan menggunakannya untuk memprediksi berapa banyak kemenangan yang akan diperoleh suatu tim berdasarkan jumlah poin, rebound, dan assist mereka.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita dapat menggunakan model tersebut untuk memprediksi berapa banyak kemenangan yang akan diperoleh tim dengan 90 poin, 40 rebound, dan 30 assist.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh 2: Inferensi dan prediksi dalam bisnis<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita memiliki kumpulan data berikut yang berisi informasi pendapatan tahunan (dalam jutaan) dari berbagai perusahaan:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-20750 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/inf3.png\" alt=\"\" width=\"343\" height=\"280\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh inferensi:<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan kita membangun model regresi linier berganda dengan menggunakan belanja iklan, jumlah karyawan, dan total akuisisi sebagai variabel prediktor dan pendapatan tahunan sebagai variabel respon.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami kemudian dapat menggunakan model tersebut untuk memahami seberapa besar total perubahan pendapatan tahunan (rata-rata) dengan setiap tambahan dolar yang dibelanjakan untuk iklan, setiap tambahan karyawan, dan setiap akuisisi tambahan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh prediksi:<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat membuat model regresi linier berganda yang sama dan menggunakannya untuk memprediksi pendapatan tahunan perusahaan berdasarkan total pengeluaran pemasaran, jumlah karyawan, dan total akuisisi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita dapat menggunakan model tersebut untuk memprediksi pendapatan tahunan sebuah perusahaan yang menghabiskan $25 juta untuk iklan, memiliki 40 karyawan, dan telah melakukan 2 akuisisi.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut memberikan informasi tambahan tentang istilah-istilah penting yang perlu dipahami dalam statistik:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/statistik-inferensial-deskriptif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Statistik deskriptif atau inferensial: apa bedanya?<\/a><br \/> Tingkatan pengukuran: nominal, ordinal, interval dan rasio<br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-kualitatif-vs.-variabel-kuantitatif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Variabel kualitatif dan kuantitatif: apa bedanya?<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seringkali dalam statistik kita ingin menggunakan data karena salah satu dari dua alasan berikut: (1) Inferensi: Kita ingin memahami sifat hubungan antara variabel prediktor dan variabel respon dalam kumpulan data yang ada. (2) Prediksi: Kami ingin menggunakan kumpulan data yang ada untuk membangun model yang memprediksi nilai variabel respon dari observasi baru. Misalnya, kita memiliki [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Inferensi dan prediksi: apa bedanya? - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan inferensi dan prediksi dalam statistik, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/inferensi-vs-prediksi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Inferensi dan prediksi: apa bedanya? - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan inferensi dan prediksi dalam statistik, dengan beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/inferensi-vs-prediksi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-22T23:20:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/inf1-1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/inferensi-vs-prediksi\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/inferensi-vs-prediksi\/\",\"name\":\"Inferensi dan prediksi: apa bedanya? - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-22T23:20:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-22T23:20:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan inferensi dan prediksi dalam statistik, dengan beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/inferensi-vs-prediksi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/inferensi-vs-prediksi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/inferensi-vs-prediksi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Inferensi dan prediksi: apa bedanya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Inferensi dan prediksi: apa bedanya? - Statologi","description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan inferensi dan prediksi dalam statistik, dengan beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/inferensi-vs-prediksi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Inferensi dan prediksi: apa bedanya? - Statologi","og_description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan inferensi dan prediksi dalam statistik, dengan beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/inferensi-vs-prediksi\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-22T23:20:00+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/inf1-1.png"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/inferensi-vs-prediksi\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/inferensi-vs-prediksi\/","name":"Inferensi dan prediksi: apa bedanya? - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-22T23:20:00+00:00","dateModified":"2023-07-22T23:20:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan inferensi dan prediksi dalam statistik, dengan beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/inferensi-vs-prediksi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/inferensi-vs-prediksi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/inferensi-vs-prediksi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Inferensi dan prediksi: apa bedanya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2279"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2279"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2279\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2279"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2279"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2279"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}