{"id":2470,"date":"2023-07-22T03:25:54","date_gmt":"2023-07-22T03:25:54","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-putih-dengan-python\/"},"modified":"2023-07-22T03:25:54","modified_gmt":"2023-07-22T03:25:54","slug":"tes-putih-dengan-python","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-putih-dengan-python\/","title":{"rendered":"Cara melakukan tes white dengan python (langkah demi langkah)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Uji White<\/strong> digunakan untuk mengetahui apakah terdapat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-heteroskedastisitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">heteroskedastisitas<\/a> dalam suatu model regresi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Heteroskedastisitas mengacu pada penyebaran <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/residu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">residu<\/a> yang tidak merata pada tingkat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-tanggapan-penjelas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">variabel respons<\/a> yang berbeda, yang melanggar <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-regresi-linier\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">asumsi<\/a> bahwa residu tersebar secara merata di setiap tingkat variabel respons.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh langkah demi langkah berikut menunjukkan cara melakukan uji White dengan Python untuk menentukan apakah heteroskedastisitas merupakan masalah dalam model regresi tertentu.<\/span><\/p>\n<h3> <strong>Langkah 1: Muat data<\/strong><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam contoh ini, kita akan menyesuaikan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-berganda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">model regresi linier berganda<\/a> menggunakan dataset <strong>mtcars<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kode berikut menunjukkan cara memuat kumpulan data ini ke dalam DataFrame pandas:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #e5e5e5; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008000;\">from<\/span> sklearn. <span style=\"color: #3366ff;\">linear_model<\/span> <span style=\"color: #008000;\">import<\/span> LinearRegression\n<span style=\"color: #008000;\">from<\/span> statsmodels. <span style=\"color: #3366ff;\">stats<\/span> . <span style=\"color: #3366ff;\">diagnostic<\/span> <span style=\"color: #008000;\">import<\/span> het_white\n<span style=\"color: #008000;\">import<\/span> statsmodels. <span style=\"color: #3366ff;\">api<\/span> <span style=\"color: #008000;\">as<\/span> sm\n<span style=\"color: #008000;\">import<\/span> pandas <span style=\"color: #008000;\">as<\/span> pd\n\n<span style=\"color: #008080;\">#define URL where dataset is located\n<\/span>url = \"https:\/\/raw.githubusercontent.com\/Statorials\/Python-Guides\/main\/mtcars.csv\"\n\n<span style=\"color: #008080;\">#read in data\n<\/span>data = pd. <span style=\"color: #3366ff;\">read_csv<\/span> (url)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#view summary of data\n<\/span>data. <span style=\"color: #3366ff;\">info<\/span> ()\n\n&lt;class 'pandas.core.frame.DataFrame'&gt;\nRangeIndex: 32 entries, 0 to 31\nData columns (total 12 columns):\n # Column Non-Null Count Dtype  \n--- ------ -------------- -----  \n 0 model 32 non-null object \n 1 mpg 32 non-null float64\n 2 cyl 32 non-null int64  \n 3 disp 32 non-null float64\n 4 hp 32 non-null int64  \n 5 drat 32 non-null float64\n 6 wt 32 non-null float64\n 7 qsec 32 non-null float64\n 8 vs 32 non-null int64  \n 9 am 32 non-null int64  \n 10 gear 32 non-null int64  \n 11 carb 32 non-null int64  \ndtypes: float64(5), int64(6), object(1)\n<\/strong><\/pre>\n<h3> <strong>Langkah 2: Sesuaikan model regresi<\/strong><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita akan memasang model regresi menggunakan <strong>mpg<\/strong> sebagai variabel respon dan <strong>disp<\/strong> dan <strong>hp<\/strong> sebagai dua variabel prediktor:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #e5e5e5; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#define response variable\n<\/span>y = data[' <span style=\"color: #ff0000;\">mpg<\/span> ']\n\n<span style=\"color: #008080;\">#define predictor variables\n<\/span>x = data[[' <span style=\"color: #ff0000;\">disp<\/span> ', ' <span style=\"color: #ff0000;\">hp<\/span> ']]\n\n<span style=\"color: #008080;\">#add constant to predictor variables\n<\/span>x = sm. <span style=\"color: #3366ff;\">add_constant<\/span> (x)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#fit regression model\n<\/span>model = sm. <span style=\"color: #3366ff;\">OLS<\/span> (y,x). <span style=\"color: #3366ff;\">fit<\/span> ()<\/strong><\/pre>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3: Lakukan tes White<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita akan menggunakan fungsi <a href=\"https:\/\/www.statsmodels.org\/dev\/generated\/statsmodels.stats.diagnostic.het_white.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">het_white()<\/a> dari paket statsmodels untuk melakukan pengujian White guna menentukan apakah terdapat heteroskedastisitas dalam model regresi:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #e5e5e5; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#perform White's test\n<\/span>white_test = het_white(model. <span style=\"color: #3366ff;\">resid<\/span> , model. <span style=\"color: #3366ff;\">model<\/span> . <span style=\"color: #3366ff;\">exog<\/span> )\n\n<span style=\"color: #008080;\">#define labels to use for output of White's test\n<\/span>labels = ['Test Statistic', 'Test Statistic p-value', 'F-Statistic', 'F-Test p-value']\n\n<span style=\"color: #008080;\">#print results of White's test\n<span style=\"color: #008000;\">print<\/span><\/span> (dict(zip(labels, white_test)))\n\n{'Test Statistic': 7.076620330416624, 'Test Statistic p-value': 0.21500404394263936,\n 'F-Statistic': 1.4764621093131864, 'F-Test p-value': 0.23147065943879694}<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berikut cara menafsirkan hasilnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Statistik ujinya adalah <sup>X2<\/sup> = <strong>7.0766<\/strong> .<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai p yang sesuai adalah <strong>0,215<\/strong> .<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tes White menggunakan hipotesis nol dan hipotesis alternatif berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Null (H <sub>0<\/sub> )<\/strong> : Terdapat homoskedastisitas (sisanya juga tersebar)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Alternatif ( <sub>HA<\/sub> ):<\/strong> Terdapat heteroskedastisitas (sisa-sisa tidak tersebar secara merata)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai p tidak kurang dari 0,05, kita gagal menolak hipotesis nol.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Artinya kita tidak mempunyai cukup bukti untuk menyatakan adanya heteroskedastisitas dalam model regresi.<\/span><\/p>\n<h3> <strong>Apa yang harus dilakukan selanjutnya<\/strong><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika Anda gagal menolak hipotesis nol uji White, maka tidak terjadi heteroskedastisitas dan Anda dapat melanjutkan untuk menginterpretasikan hasil regresi awal.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun jika hipotesis nol ditolak berarti terjadi heteroskedastisitas. Dalam hal ini, kesalahan standar yang ditampilkan dalam tabel keluaran regresi mungkin tidak dapat diandalkan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ada dua cara umum untuk mengatasi masalah ini:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Transformasikan variabel respon.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Anda dapat mencoba melakukan transformasi pada variabel respon, misalnya mengambil <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/mengubah-data-dengan-python\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">log, akar kuadrat, atau akar pangkat tiga<\/a> dari variabel respon. Hal ini seringkali mengakibatkan hilangnya heteroskedastisitas.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Gunakan regresi tertimbang.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Regresi tertimbang memberikan bobot pada setiap titik data berdasarkan varians dari nilai yang dipasang. Pada dasarnya, hal ini memberikan bobot rendah pada titik data yang memiliki varian lebih tinggi, sehingga mengurangi kuadrat residunya. Apabila bobot yang digunakan sesuai maka masalah heteroskedastisitas dapat dihilangkan.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut memberikan informasi tambahan tentang regresi linier dengan Python:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/python-regresi-linier\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Panduan Lengkap Regresi Linier dengan Python<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/grafik-sisa-python\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Membuat Plot Sisa dengan Python<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-menghitung-vive-dengan-python\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara menghitung VIF dengan Python<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Uji White digunakan untuk mengetahui apakah terdapat heteroskedastisitas dalam suatu model regresi. Heteroskedastisitas mengacu pada penyebaran residu yang tidak merata pada tingkat variabel respons yang berbeda, yang melanggar asumsi bahwa residu tersebar secara merata di setiap tingkat variabel respons. Contoh langkah demi langkah berikut menunjukkan cara melakukan uji White dengan Python untuk menentukan apakah heteroskedastisitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Melakukan Tes White dengan Python (Langkah demi Langkah) - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes White dengan Python, dengan contoh lengkap.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-putih-dengan-python\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Melakukan Tes White dengan Python (Langkah demi Langkah) - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes White dengan Python, dengan contoh lengkap.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-putih-dengan-python\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-22T03:25:54+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-putih-dengan-python\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-putih-dengan-python\/\",\"name\":\"Cara Melakukan Tes White dengan Python (Langkah demi Langkah) - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-22T03:25:54+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-22T03:25:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes White dengan Python, dengan contoh lengkap.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-putih-dengan-python\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-putih-dengan-python\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-putih-dengan-python\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara melakukan tes white dengan python (langkah demi langkah)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Melakukan Tes White dengan Python (Langkah demi Langkah) - Statologi","description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes White dengan Python, dengan contoh lengkap.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-putih-dengan-python\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Melakukan Tes White dengan Python (Langkah demi Langkah) - Statologi","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes White dengan Python, dengan contoh lengkap.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-putih-dengan-python\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-22T03:25:54+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-putih-dengan-python\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-putih-dengan-python\/","name":"Cara Melakukan Tes White dengan Python (Langkah demi Langkah) - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-22T03:25:54+00:00","dateModified":"2023-07-22T03:25:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan tes White dengan Python, dengan contoh lengkap.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-putih-dengan-python\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/tes-putih-dengan-python\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/tes-putih-dengan-python\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara melakukan tes white dengan python (langkah demi langkah)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2470"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2470"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2470\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2470"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2470"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2470"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}