{"id":2511,"date":"2023-07-21T23:13:55","date_gmt":"2023-07-21T23:13:55","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/formula-peluncur-berwarna-coklat\/"},"modified":"2023-07-21T23:13:55","modified_gmt":"2023-07-21T23:13:55","slug":"formula-peluncur-berwarna-coklat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/formula-peluncur-berwarna-coklat\/","title":{"rendered":"Rumus spearman-brown: definisi &amp; contoh"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Rumus Spearman-Brown<\/strong> digunakan untuk memprediksi reliabilitas suatu tes setelah durasi tes diubah.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Rumusnya adalah:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Prediksi reliabilitas = kr \/ (1 + (k-1)r)<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>k<\/strong> : Faktor yang mengubah durasi tes. Misalnya, jika tes awal mempunyai 10 soal dan tes baru mempunyai 15 soal, k = 15\/10 = <strong>1.5<\/strong> .<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>r<\/strong> : Keandalan tes asli. Kami biasanya menggunakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-memberi-sinyal-cronbachs-alpha\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cronbach&#8217;s Alpha<\/a> untuk ini, yang merupakan nilai antara 0 dan 1, dengan nilai yang lebih tinggi menunjukkan keandalan yang lebih tinggi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara menggunakan rumus ini dalam praktik.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: Cara menggunakan rumus Spearman-Brown<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan sebuah perusahaan menggunakan tes yang terdiri dari 15 item untuk menilai kepuasan karyawan dan tes tersebut diketahui memiliki reliabilitas 0,74.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika perusahaan menambah durasi tes menjadi 30 item, berapakah prediksi reliabilitas tes baru tersebut?<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menggunakan rumus Spearman-Brown untuk menghitung prediksi reliabilitas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Prediksi reliabilitas = kr \/ (1 + (k-1)r)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Prediksi keandalan = 2*.74 \/ (1 + (2-1)*.74)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Keandalan yang diprediksi = 0,85<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tes baru ini memiliki prediksi reliabilitas sebesar <strong>0,85<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan<\/strong> : Kami menghitung k sebagai 30\/15 = 2.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Peringatan mengenai penggunaan formula Spearman-Brown<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan rumus Spearman-Brown, kita dapat melihat bahwa menambah jumlah item dalam suatu tes sebanyak <em>berapa<\/em> pun akan meningkatkan prediksi reliabilitas tes tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, kita menambah jumlah soal tes pada contoh sebelumnya dari 15 menjadi 16. Lalu kita menghitung k sebagai 16\/15 = 1,067.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Keandalan yang diprediksi adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Prediksi reliabilitas = kr \/ (1 + (k-1)r)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Prediksi keandalan = 1,067*.74 \/ (1 + (1.067-1)*.74)<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Prediksi reliabilitas = 0,752<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tes baru ini memiliki prediksi reliabilitas sebesar <strong>0,752<\/strong> , lebih tinggi dari reliabilitas tes awal sebesar <strong>0,74<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dengan menggunakan logika ini, kita mungkin berpikir bahwa menambah durasi pengujian sejumlah besar item adalah ide yang bagus karena kita dapat mendorong reliabilitas semakin mendekati 1.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, kita harus mengingat hal berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Menggunakan terlalu banyak barang dapat menimbulkan efek kelelahan.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika suatu tes mempunyai terlalu banyak pertanyaan, individu mungkin menjadi lelah karena mereka menjawab lebih banyak pertanyaan, menyebabkan mereka menghasilkan jawaban yang kurang dapat diandalkan seiring berjalannya tes.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Soal baru yang ditambahkan ke dalam tes harus memiliki tingkat kesulitan yang sama dengan soal yang sudah ada.<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Penting bahwa jika kami memutuskan untuk menambah durasi tes, kami memastikan bahwa item\/pertanyaan baru yang kami tambahkan memiliki tingkat kesulitan yang sama dengan item yang sudah ada, jika tidak, prediksi reliabilitas tidak akan akurat.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan istilah-istilah lain yang umum digunakan dalam statistik:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/koherensi-internal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa yang dimaksud dengan konsistensi internal?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/berbagi-setengah-keandalan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa keandalan yang terbagi dua?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/reliabilitas-tes-ulang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa yang dimaksud dengan reliabilitas tes-tes ulang?<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/keandalan-bentuk-paralel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa yang dimaksud dengan keandalan bentuk paralel?<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rumus Spearman-Brown digunakan untuk memprediksi reliabilitas suatu tes setelah durasi tes diubah. Rumusnya adalah: Prediksi reliabilitas = kr \/ (1 + (k-1)r) Emas: k : Faktor yang mengubah durasi tes. Misalnya, jika tes awal mempunyai 10 soal dan tes baru mempunyai 15 soal, k = 15\/10 = 1.5 . r : Keandalan tes asli. Kami [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rumus Spearman-Brown: definisi dan contoh - Statorial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang rumus Spearman-Brown, termasuk definisi formal dan contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/formula-peluncur-berwarna-coklat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rumus Spearman-Brown: definisi dan contoh - Statorial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang rumus Spearman-Brown, termasuk definisi formal dan contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/formula-peluncur-berwarna-coklat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-21T23:13:55+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/formula-peluncur-berwarna-coklat\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/formula-peluncur-berwarna-coklat\/\",\"name\":\"Rumus Spearman-Brown: definisi dan contoh - Statorial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-21T23:13:55+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-21T23:13:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang rumus Spearman-Brown, termasuk definisi formal dan contohnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/formula-peluncur-berwarna-coklat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/formula-peluncur-berwarna-coklat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/formula-peluncur-berwarna-coklat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rumus spearman-brown: definisi &amp; contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rumus Spearman-Brown: definisi dan contoh - Statorial","description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang rumus Spearman-Brown, termasuk definisi formal dan contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/formula-peluncur-berwarna-coklat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Rumus Spearman-Brown: definisi dan contoh - Statorial","og_description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang rumus Spearman-Brown, termasuk definisi formal dan contohnya.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/formula-peluncur-berwarna-coklat\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-21T23:13:55+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/formula-peluncur-berwarna-coklat\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/formula-peluncur-berwarna-coklat\/","name":"Rumus Spearman-Brown: definisi dan contoh - Statorial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-21T23:13:55+00:00","dateModified":"2023-07-21T23:13:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini memberikan penjelasan tentang rumus Spearman-Brown, termasuk definisi formal dan contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/formula-peluncur-berwarna-coklat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/formula-peluncur-berwarna-coklat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/formula-peluncur-berwarna-coklat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rumus spearman-brown: definisi &amp; contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2511"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2511"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2511\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2511"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2511"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2511"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}