{"id":2539,"date":"2023-07-21T20:14:40","date_gmt":"2023-07-21T20:14:40","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/"},"modified":"2023-07-21T20:14:40","modified_gmt":"2023-07-21T20:14:40","slug":"anova-satu-arah-dan-sas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/","title":{"rendered":"Cara melakukan anova satu arah di sas"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ANOVA satu arah<\/a> digunakan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata tiga atau lebih kelompok independen.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini memberikan contoh langkah demi langkah tentang cara melakukan ANOVA satu arah di SAS.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 1: Buat datanya<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang peneliti merekrut 30 siswa untuk berpartisipasi dalam suatu penelitian. Siswa <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/pemilihan-acak-vs.-penugasan-acak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ditugaskan secara acak<\/a> untuk menggunakan salah satu dari tiga metode belajar untuk mempersiapkan ujian.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hasil ujian untuk setiap siswa ditunjukkan di bawah ini:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-22551 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/anovasas1.jpg\" alt=\"\" width=\"219\" height=\"237\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita dapat menggunakan kode berikut untuk membuat dataset ini di SAS:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"color: #008000;\">\/*create dataset*\/\n<\/span><span style=\"color: #800080;\">data<\/span> my_data;\n    <span style=\"color: #3366ff;\">input<\/span> Method $Score;\n    <span style=\"color: #3366ff;\">datalines<\/span> ;\nAt 78\nAt 81\nAt 82\nAt 82\nAt 85\nAt 88\nAt 88\nAt 90\nB 81\nB 83\nB 83\nB85\nB 86\nB 88\nB90\nB91\nC 84\nC 88\nC 88\nC 89\nC 90\nC 93\nC 95\nC 98\n;\n<span style=\"color: #800080;\">run<\/span> ;\n<\/strong><\/span><\/pre>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 2: Lakukan ANOVA Satu Arah<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita akan menggunakan <strong>proc ANOVA<\/strong> untuk melakukan ANOVA satu arah:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"color: #800080;\"><span style=\"color: #008000;\">\/*perform one-way ANOVA*\/\n<\/span><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #800080;\">proc ANOVA<\/span> <span style=\"color: #3366ff;\">data<\/span> =my_data;\n<span style=\"color: #3366ff;\">classMethod<\/span> ;\n<span style=\"color: #3366ff;\">modelScore<\/span> = Method;\n<span style=\"color: #3366ff;\">means<\/span> Method \/ <span style=\"color: #3366ff;\">tukey<\/span> <span style=\"color: #3366ff;\">cldiff<\/span> ;\n<span style=\"color: #800080;\">run<\/span> ;<\/span><\/span><\/strong><\/span><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Catatan<\/strong> : Kami menggunakan fungsi <strong>mean<\/strong> untuk menentukan bahwa <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/tukey-vs-bonferroni-vs-scheffe\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uji post-hoc Tukey<\/a> harus dilakukan jika nilai p keseluruhan dari ANOVA satu arah signifikan secara statistik.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 3: Interpretasikan hasilnya<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tabel pertama yang ingin kami analisis hasilnya adalah tabel ANOVA:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-22552\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/anovasas2.jpg\" alt=\"ANOVA satu arah di SAS\" width=\"441\" height=\"294\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dari tabel ini kita dapat melihat:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai F keseluruhan: <strong>5,26<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai p yang sesuai: <strong>0,0140<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ingatlah bahwa ANOVA satu arah menggunakan hipotesis nol dan hipotesis alternatif berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>0<\/sub> :<\/strong> Semua mean grup adalah sama.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>H <sub>A<\/sub> :<\/strong> Setidaknya rata-rata satu kelompok berbeda <sub>&nbsp;<\/sub> istirahat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena nilai p tabel ANOVA (0,0140) kurang dari \u03b1 = 0,05, kami menolak hipotesis nol.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai ujian di ketiga metode belajar tidak sama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Terkait:<\/strong> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-nilai-f-nilai-p\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menafsirkan F-Value dan P-Value di ANOVA<\/a><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">SAS juga menyediakan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kumis-kotak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">plot kotak<\/a> untuk memvisualisasikan distribusi hasil ujian untuk masing-masing dari tiga metode belajar:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-22553 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/anovasas3.jpg\" alt=\"\" width=\"531\" height=\"400\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dari diagram kotak terlihat bahwa nilai ujian cenderung lebih tinggi pada siswa yang menggunakan metode belajar C dibandingkan dengan metode B dan C.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk menentukan dengan pasti mean grup mana yang berbeda, kita perlu mengacu pada tabel hasil akhir yang menunjukkan hasil tes post-hoc Tukey:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-22554 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/anovasas4.jpg\" alt=\"\" width=\"442\" height=\"477\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk mengetahui mean grup mana yang berbeda, kita perlu melihat perbandingan berpasangan mana yang memiliki bintang ( <strong>***<\/strong> ) di sebelahnya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tabel tersebut menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelompok A dan C berbeda nyata secara statistik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kita juga dapat melihat interval kepercayaan 95% untuk perbedaan rata-rata nilai ujian antara kelompok A dan C:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Interval kepercayaan 95% untuk perbedaan rata-rata: <strong>[1,228, 11,522]<\/strong><\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Langkah 4: Laporkan Hasil<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Terakhir, kami dapat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cara-melaporkan-hasil-anova\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">melaporkan hasil<\/a> ANOVA satu arah:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">ANOVA satu arah dilakukan untuk membandingkan pengaruh tiga metode studi yang berbeda terhadap hasil pemeriksaan.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">ANOVA satu arah mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik dalam nilai rata-rata ujian antara setidaknya dua kelompok (F(2,21) = [5.26], p = 0.014).<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Uji HSD Tukey untuk beberapa perbandingan menunjukkan bahwa nilai rata-rata nilai ujian berbeda secara signifikan antara Metode C dan Metode A (95% CI = [1,228, 11,522]).<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik dalam nilai rata-rata ujian antara Metode A dan Metode B atau antara Metode B dan Metode C.<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut memberikan informasi tambahan tentang ANOVA satu arah:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengantar ANOVA Satu Arah<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/kalkulator-danova-satu-arah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kalkulator ANOVA satu arah<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/one-way-anova-ala-main\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara melakukan ANOVA satu arah secara manual<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANOVA satu arah digunakan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata tiga atau lebih kelompok independen. Tutorial ini memberikan contoh langkah demi langkah tentang cara melakukan ANOVA satu arah di SAS. Langkah 1: Buat datanya Misalkan seorang peneliti merekrut 30 siswa untuk berpartisipasi dalam suatu penelitian. Siswa ditugaskan secara acak untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara melakukan ANOVA satu arah di SAS - Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan ANOVA satu arah di SAS, dengan contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara melakukan ANOVA satu arah di SAS - Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan ANOVA satu arah di SAS, dengan contoh langkah demi langkah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-21T20:14:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/anovasas1.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/\",\"name\":\"Cara melakukan ANOVA satu arah di SAS - Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-21T20:14:40+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-21T20:14:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan ANOVA satu arah di SAS, dengan contoh langkah demi langkah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara melakukan anova satu arah di sas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara melakukan ANOVA satu arah di SAS - Statorials","description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan ANOVA satu arah di SAS, dengan contoh langkah demi langkah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara melakukan ANOVA satu arah di SAS - Statorials","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan ANOVA satu arah di SAS, dengan contoh langkah demi langkah.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-21T20:14:40+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/anovasas1.jpg"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/","name":"Cara melakukan ANOVA satu arah di SAS - Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-21T20:14:40+00:00","dateModified":"2023-07-21T20:14:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara melakukan ANOVA satu arah di SAS, dengan contoh langkah demi langkah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/anova-satu-arah-dan-sas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara melakukan anova satu arah di sas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2539"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2539"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2539\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2539"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2539"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2539"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}