{"id":2556,"date":"2023-07-21T18:20:28","date_gmt":"2023-07-21T18:20:28","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/ikan-vs-distribusi-normal\/"},"modified":"2023-07-21T18:20:28","modified_gmt":"2023-07-21T18:20:28","slug":"ikan-vs-distribusi-normal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/ikan-vs-distribusi-normal\/","title":{"rendered":"Distribusi poisson atau distribusi normal: apa bedanya?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Distribusi Poisson<\/strong> dan <strong>distribusi normal<\/strong> adalah dua distribusi probabilitas yang paling umum digunakan dalam statistik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang setiap distribusi serta dua perbedaan utama antara distribusi tersebut.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Gambaran umum: distribusi Poisson<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Distribusi Poisson<\/strong> menggambarkan probabilitas diperolehnya <em>k<\/em> keberhasilan selama selang waktu tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika suatu variabel acak <em>X<\/em> mengikuti distribusi Poisson, maka peluang keberhasilan <em>X<\/em> = <em>k<\/em> dapat dicari dengan rumus berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>P(X=k) = \u03bb <sup>k<\/sup> * e <sup>\u2013 \u03bb<\/sup> \/ k!<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03bb:<\/strong> jumlah rata-rata keberhasilan yang terjadi selama interval tertentu<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>k:<\/strong> jumlah keberhasilan<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><b>e:<\/b> konstanta sama dengan sekitar 2,71828<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, sebuah rumah sakit tertentu mengalami rata-rata 2 kelahiran per jam. Kita dapat menggunakan rumus di atas untuk menentukan peluang mengalami 3 kelahiran dalam satu jam tertentu:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>P(X=3)<\/strong> = 2 <sup>3<\/sup> * e <sup>\u2013 2<\/sup> \/ 3! = <strong>0,1805<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Peluang mengalami 3 kelahiran dalam satu jam tertentu adalah <strong>0,1805<\/strong> .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Gambaran umum: distribusi normal<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Distribusi normal<\/strong> menggambarkan probabilitas suatu variabel acak mengambil nilai dalam interval tertentu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/cdf-vs-pdf\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fungsi kepadatan probabilitas<\/a> dari distribusi normal dapat ditulis sebagai:<\/span><\/p>\n<p> <strong><span style=\"color: #000000;\">P(X=x) = (1\/\u03c3\u221a <span style=\"border-top: 1px solid black;\">2\u03c0<\/span> )e <sup>-1\/2((x-\u03bc)\/\u03c3) <sup>2<\/sup><\/sup><\/span><\/strong><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03c3 :<\/strong> Simpangan baku distribusi<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>\u03bc:<\/strong> Rata-rata distribusi<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><b>x:<\/b> nilai variabel acak<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, berat spesies berang-berang tertentu berdistribusi normal dengan \u03bc = 40 pon dan \u03c3 = 5 pon.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kita memilih berang-berang secara acak dari populasi ini, kita dapat menggunakan rumus berikut untuk mencari probabilitas beratnya antara 38 dan 42 pon:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><span style=\"border-top: 1px solid black;\">P<\/span> <span style=\"border-top: 1px solid black;\">(<\/span> <sup><sup>38<\/sup><\/sup> <sup>&lt; \/5) <sup>2<\/sup><\/sup> = <strong>0,3108<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Peluang terambilnya berang-berang yang dipilih secara acak memiliki berat antara 38 dan 42 pon adalah <strong>0,3108<\/strong> .<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Perbedaan #1: Bijaksana vs. Data Berkelanjutan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perbedaan pertama antara distribusi Poisson dan distribusi normal adalah jenis data yang dimodelkan oleh masing-masing distribusi probabilitas.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Distribusi Poisson<\/strong> digunakan ketika bekerja dengan <strong>data diskrit<\/strong> yang hanya dapat mengambil nilai integer sama dengan atau lebih besar dari nol. Berikut beberapa contohnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jumlah panggilan yang diterima per jam di pusat panggilan<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jumlah pelanggan per hari di sebuah restoran<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Jumlah kecelakaan mobil per bulan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam setiap skenario, variabel acak hanya dapat mengambil nilai 0, 1, 2, 3, dst.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Distribusi normal<\/strong> digunakan ketika bekerja dengan <strong>data kontinu<\/strong> yang dapat mengambil nilai <em>apa pun<\/em> dari tak terhingga negatif hingga tak terhingga positif. Berikut beberapa contohnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Berat hewan tertentu<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Ketinggian tanaman tertentu<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Waktu maraton wanita<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Suhu dalam Celcius<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam skenario ini, variabel acak dapat mengambil nilai <em>apa pun<\/em> seperti -11.3, 21.343435, 85, dll.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Perbedaan #2: bentuk distribusi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perbedaan distribusi Poisson dan distribusi normal yang kedua terletak pada bentuk distribusinya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Distribusi normal<\/strong> akan selalu berbentuk lonceng:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-22710 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/normepoisson1.jpg\" alt=\"\" width=\"416\" height=\"403\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun bentuk distribusi Poisson bervariasi tergantung pada nilai rata-rata distribusi tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalnya, distribusi Poisson dengan nilai mean yang kecil seperti <strong>\u03bc = 3<\/strong> akan sangat <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/bias-kiri-vs-bias-kanan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">condong ke kanan<\/a> :<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-22713 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/normepoisson3.jpg\" alt=\"\" width=\"410\" height=\"386\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun distribusi Poisson dengan nilai rata-rata yang lebih besar seperti <strong>\u03bc = 20<\/strong> akan menunjukkan bentuk lonceng seperti distribusi normal:<\/span> <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-22715 aligncenter\" src=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/normepoisson4-1.jpg\" alt=\"\" width=\"403\" height=\"390\" srcset=\"\" sizes=\"\"><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa batas bawah distribusi Poisson akan selalu nol, berapapun nilai meannya, karena distribusi Poisson hanya dapat digunakan dengan nilai integer sama dengan atau lebih besar dari nol.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut memberikan informasi tambahan tentang distribusi Poisson:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/distribusi-ikan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengenalan distribusi Poisson<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/asumsi-distribusi-poisson\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Empat hipotesis distribusi Poisson<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/contoh-nyata-persebaran-ikan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 contoh konkrit distribusi Poisson<\/a><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut memberikan informasi tambahan tentang distribusi normal:<\/span><\/p>\n<p> Pengenalan distribusi normal<br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/contoh-distribusi-normal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">6 contoh konkrit distribusi normal<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/generator-dataset-distribusi-normal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Generator Kumpulan Data Distribusi Normal<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Distribusi Poisson dan distribusi normal adalah dua distribusi probabilitas yang paling umum digunakan dalam statistik. Tutorial ini memberikan penjelasan singkat tentang setiap distribusi serta dua perbedaan utama antara distribusi tersebut. Gambaran umum: distribusi Poisson Distribusi Poisson menggambarkan probabilitas diperolehnya k keberhasilan selama selang waktu tertentu. Jika suatu variabel acak X mengikuti distribusi Poisson, maka peluang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Distribusi Poisson vs Distribusi Normal: Apa Bedanya? - Statologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan distribusi Poisson dan distribusi normal, serta beberapa contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/ikan-vs-distribusi-normal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Distribusi Poisson vs Distribusi Normal: Apa Bedanya? - Statologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan distribusi Poisson dan distribusi normal, serta beberapa contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/ikan-vs-distribusi-normal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-21T18:20:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/normepoisson1.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/ikan-vs-distribusi-normal\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/ikan-vs-distribusi-normal\/\",\"name\":\"Distribusi Poisson vs Distribusi Normal: Apa Bedanya? - Statologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-21T18:20:28+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-21T18:20:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan perbedaan distribusi Poisson dan distribusi normal, serta beberapa contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/ikan-vs-distribusi-normal\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/ikan-vs-distribusi-normal\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/ikan-vs-distribusi-normal\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Distribusi poisson atau distribusi normal: apa bedanya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Distribusi Poisson vs Distribusi Normal: Apa Bedanya? - Statologi","description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan distribusi Poisson dan distribusi normal, serta beberapa contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/ikan-vs-distribusi-normal\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Distribusi Poisson vs Distribusi Normal: Apa Bedanya? - Statologi","og_description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan distribusi Poisson dan distribusi normal, serta beberapa contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/ikan-vs-distribusi-normal\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-21T18:20:28+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/statorials.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/normepoisson1.jpg"}],"author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/ikan-vs-distribusi-normal\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/ikan-vs-distribusi-normal\/","name":"Distribusi Poisson vs Distribusi Normal: Apa Bedanya? - Statologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-21T18:20:28+00:00","dateModified":"2023-07-21T18:20:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan perbedaan distribusi Poisson dan distribusi normal, serta beberapa contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/ikan-vs-distribusi-normal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/ikan-vs-distribusi-normal\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/ikan-vs-distribusi-normal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Distribusi poisson atau distribusi normal: apa bedanya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2556"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2556"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2556\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2556"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2556"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2556"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}