{"id":2948,"date":"2023-07-19T23:07:53","date_gmt":"2023-07-19T23:07:53","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/glm-r-peduli\/"},"modified":"2023-07-19T23:07:53","modified_gmt":"2023-07-19T23:07:53","slug":"glm-r-peduli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/glm-r-peduli\/","title":{"rendered":"Cara menghitung r-kuadrat untuk glm di r"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seringkali ketika kita menyesuaikan model regresi linier, kita menggunakan <strong>R-kuadrat<\/strong> untuk mengevaluasi seberapa cocok suatu model dengan data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">R squared mewakili proporsi varians <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-tanggapan-penjelas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">variabel respon<\/a> yang dapat dijelaskan oleh variabel prediktor dalam model regresi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Angka ini berkisar dari 0 hingga 1, dengan nilai yang lebih tinggi menunjukkan kesesuaian model yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, tidak ada nilai R-kuadrat untuk model linier umum seperti model <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-logistik-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">regresi logistik<\/a> dan model <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-ikan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">regresi Poisson<\/a> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sebagai gantinya, kita dapat menghitung metrik yang dikenal sebagai <strong>McFadden&#8217;s R-Squared<\/strong> , yang berkisar dari 0 hingga sedikit di bawah 1, dengan nilai yang lebih tinggi menunjukkan kesesuaian model yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami menggunakan rumus berikut untuk menghitung R kuadrat McFadden:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">R-Squared McFadden = 1 \u2013 ( <sub>model<\/sub> kemungkinan log \/ kemungkinan log <sub>nol<\/sub> )<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong><sub>model<\/sub> kemungkinan log<\/strong> : nilai kemungkinan log dari model yang dipasang saat ini<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>kemungkinan log <sub>nol<\/sub><\/strong> : nilai kemungkinan log dari model nol (model dengan intersep saja)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Dalam praktiknya, nilai di atas 0,40 menunjukkan bahwa suatu model sangat cocok dengan data.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh berikut menunjukkan cara menghitung R-kuadrat McFadden untuk model regresi logistik di R.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: Menghitung McFadden&#8217;s R-squared di R<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk contoh ini, kita akan menggunakan dataset <strong>default<\/strong> dari paket ISLR. Kita dapat menggunakan kode berikut untuk memuat dan menampilkan ringkasan kumpulan data:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#install and load ISLR package\n<span style=\"color: #000000;\">install. <span style=\"color: #3366ff;\">packages<\/span> (' <span style=\"color: #ff0000;\">ISLR<\/span> ')<\/span>\n<span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #008000;\">library<\/span> (ISLR)<\/span>\n\n#define dataset<\/span>\ndata &lt;- ISLR::Default\n\n<span style=\"color: #008080;\">#view summary of dataset\n<\/span>summary(data)\n\n default student balance income     \n No:9667 No:7056 Min. : 0.0 Min. : 772  \n Yes: 333 Yes:2944 1st Qu.: 481.7 1st Qu.:21340  \n                       Median: 823.6 Median: 34553  \n                       Mean: 835.4 Mean: 33517  \n                       3rd Qu.:1166.3 3rd Qu.:43808  \n                       Max. :2654.3 Max. :73554  \n\n<span style=\"color: #008080;\">#find total observations in dataset<\/span>\nnrow(data)\n\n[1] 10000\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kumpulan data ini berisi informasi berikut tentang 10.000 individu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>default:<\/strong> menunjukkan apakah seseorang mengalami default atau tidak.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>pelajar:<\/strong> menunjukkan apakah seseorang adalah pelajar atau bukan.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>saldo:<\/strong> Saldo rata-rata yang dibawa oleh seorang individu.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>pendapatan:<\/strong> Pendapatan individu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Kami akan menggunakan status pelajar, saldo bank, dan pendapatan untuk membangun model regresi logistik yang memprediksi kemungkinan seseorang akan gagal bayar:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#fit logistic regression model<\/span>\nmodel &lt;- glm(default~student+balance+income, family=' <span style=\"color: #ff0000;\">binomial<\/span> ', data=data)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#view model summary<\/span>\nsummary(model)\n\nCall:\nglm(formula = default ~ balance + student + income, family = \"binomial\", \n    data = data)\n\nDeviance Residuals: \n    Min 1Q Median 3Q Max  \n-2.4691 -0.1418 -0.0557 -0.0203 3.7383  \n\nCoefficients:\n              Estimate Std. Error z value Pr(&gt;|z|)    \n(Intercept) -1.087e+01 4.923e-01 -22.080 &lt; 2e-16 ***\nbalance 5.737e-03 2.319e-04 24.738 &lt; 2e-16 ***\nstudentYes -6.468e-01 2.363e-01 -2.738 0.00619 ** \nincome 3.033e-06 8.203e-06 0.370 0.71152    \n---\nSignificant. codes: 0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1\n\n(Dispersion parameter for binomial family taken to be 1)\n\n    Null deviance: 2920.6 on 9999 degrees of freedom\nResidual deviance: 1571.5 on 9996 degrees of freedom\nAIC: 1579.5\n\nNumber of Fisher Scoring iterations: 8\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, kita akan menggunakan rumus berikut untuk menghitung nilai R-kuadrat McFadden untuk model ini:<\/span><\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#calculate McFadden's R-squared for model<\/span>\nwith(summary(model), 1 - deviance\/null. <span style=\"color: #3366ff;\">deviance<\/span> )\n\n[1] 0.4619194\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai R-kuadrat McFadden ternyata <strong>0,4619194<\/strong> . Nilai ini cukup tinggi, menunjukkan bahwa model kami cocok dengan data dan memiliki daya prediksi yang tinggi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Perhatikan juga bahwa kita juga dapat menggunakan fungsi <strong>pR2()<\/strong> dari paket <strong>pscl<\/strong> untuk menghitung nilai McFadden R-squared untuk model:<\/span><\/p>\n<pre style=\"background-color: #ececec; font-size: 15px;\"> <strong><span style=\"color: #008080;\">#install and load pscl package<\/span>\ninstall. <span style=\"color: #3366ff;\">packages<\/span> (' <span style=\"color: #ff0000;\">pscl<\/span> ')\n<span style=\"color: #008000;\">library<\/span> (pscl)\n\n<span style=\"color: #008080;\">#calculate McFadden's R-squared for model<\/span>\npR2(model)[' <span style=\"color: #ff0000;\">McFadden<\/span> ']\n\n McFadden \n0.4619194\n<\/strong><\/pre>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Perhatikan bahwa nilai ini sesuai dengan nilai yang dihitung sebelumnya.<\/span><\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan cara melakukan tugas umum lainnya di R:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-ke-kuadrat-r\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara menghitung R-kuadrat di R<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-kotak-di-r-cocok\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara menghitung R-kuadrat yang disesuaikan di R<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/nilai-r-kuadrat-yang-bagus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berapa nilai R-kuadrat yang bagus?<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seringkali ketika kita menyesuaikan model regresi linier, kita menggunakan R-kuadrat untuk mengevaluasi seberapa cocok suatu model dengan data. R squared mewakili proporsi varians variabel respon yang dapat dijelaskan oleh variabel prediktor dalam model regresi. Angka ini berkisar dari 0 hingga 1, dengan nilai yang lebih tinggi menunjukkan kesesuaian model yang lebih baik. Namun, tidak ada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara menghitung R-kuadrat untuk glm di R - Statorials<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menghitung nilai pseudo R-squared untuk model glm di R, termasuk contoh lengkapnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/glm-r-peduli\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara menghitung R-kuadrat untuk glm di R - Statorials\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menghitung nilai pseudo R-squared untuk model glm di R, termasuk contoh lengkapnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/glm-r-peduli\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-19T23:07:53+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/glm-r-peduli\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/glm-r-peduli\/\",\"name\":\"Cara menghitung R-kuadrat untuk glm di R - Statorials\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-19T23:07:53+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-19T23:07:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara menghitung nilai pseudo R-squared untuk model glm di R, termasuk contoh lengkapnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/glm-r-peduli\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/glm-r-peduli\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/glm-r-peduli\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara menghitung r-kuadrat untuk glm di r\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara menghitung R-kuadrat untuk glm di R - Statorials","description":"Tutorial ini menjelaskan cara menghitung nilai pseudo R-squared untuk model glm di R, termasuk contoh lengkapnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/glm-r-peduli\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara menghitung R-kuadrat untuk glm di R - Statorials","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara menghitung nilai pseudo R-squared untuk model glm di R, termasuk contoh lengkapnya.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/glm-r-peduli\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-19T23:07:53+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/glm-r-peduli\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/glm-r-peduli\/","name":"Cara menghitung R-kuadrat untuk glm di R - Statorials","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-19T23:07:53+00:00","dateModified":"2023-07-19T23:07:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara menghitung nilai pseudo R-squared untuk model glm di R, termasuk contoh lengkapnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/glm-r-peduli\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/glm-r-peduli\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/glm-r-peduli\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara menghitung r-kuadrat untuk glm di r"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2948"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2948"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2948\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2948"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2948"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2948"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}