{"id":2976,"date":"2023-07-19T19:57:01","date_gmt":"2023-07-19T19:57:01","guid":{"rendered":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/"},"modified":"2023-07-19T19:57:01","modified_gmt":"2023-07-19T19:57:01","slug":"interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/","title":{"rendered":"Bagaimana menafsirkan r-squared yang disesuaikan (dengan contoh)"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<hr>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Saat kita menyesuaikan <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/regresi-linier-berganda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">model regresi linier,<\/a> kita sering menghitung nilai <strong>R-kuadrat<\/strong> dari model tersebut.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai R-squared merupakan proporsi varians <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/variabel-tanggapan-penjelas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">variabel respon<\/a> yang dapat dijelaskan oleh variabel prediktor dalam model.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai R kuadrat dapat bervariasi dari 0 hingga 1 dimana:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai <strong>0<\/strong> menunjukkan bahwa variabel respon sama sekali tidak dapat dijelaskan oleh variabel prediktor.<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">Nilai <strong>1<\/strong> menunjukkan bahwa variabel respon dapat dijelaskan secara sempurna oleh variabel prediktor.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Meskipun metrik ini biasanya digunakan untuk mengevaluasi seberapa cocok model regresi dengan kumpulan data, metrik ini memiliki kelemahan yang serius:<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Kerugian dari R-kuadrat:<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">R-squared akan selalu meningkat ketika variabel prediktor baru ditambahkan ke dalam model regresi.<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Bahkan jika variabel prediktor baru hampir tidak memiliki hubungan dengan variabel respon, nilai R-kuadrat model akan meningkat, meskipun hanya sedikit.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Oleh karena itu, model regresi dengan jumlah variabel prediktor yang banyak mungkin saja memiliki nilai R-kuadrat yang tinggi, meskipun model tersebut tidak cocok dengan datanya.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untungnya, ada alternatif selain R-squared yang disebut <strong>customized R-squared<\/strong> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>R-squared yang disesuaikan<\/strong> adalah versi modifikasi dari R-squared yang menyesuaikan jumlah prediktor dalam model regresi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Ini dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Disesuaikan R <sup>2<\/sup> = 1 \u2013 [(1-R <sup>2<\/sup> )*(n-1)\/(nk-1)]<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Emas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>R <sup>2<\/sup><\/strong> : R <sup>2<\/sup> model<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>n<\/strong> : Jumlah pengamatan<\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\"><strong>k<\/strong> : Banyaknya variabel prediktor<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena R-kuadrat selalu meningkat saat Anda menambahkan prediktor ke suatu model, R-kuadrat yang disesuaikan dapat memberi tahu Anda seberapa berguna suatu model, <em>disesuaikan dengan jumlah prediktor dalam suatu model<\/em> .<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Keuntungan dari R-squared yang disesuaikan:<\/strong><\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">R-squared yang disesuaikan memberi tahu kita seberapa baik sekumpulan variabel prediktor mampu menjelaskan variasi dalam variabel respons, <em>disesuaikan dengan jumlah prediktor dalam suatu model<\/em> .<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Karena cara penghitungannya, R-squared yang disesuaikan dapat digunakan untuk membandingkan kesesuaian model regresi dengan jumlah variabel prediktor yang berbeda.<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Untuk lebih memahami customized R-squared, lihat contoh berikut.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh: Memahami Adjusted R-squared dalam Model Regresi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Misalkan seorang profesor mengumpulkan data siswa di kelasnya dan menyesuaikan model regresi berikut untuk memahami bagaimana jam belajar yang dihabiskan dan nilai saat ini di kelas memengaruhi nilai yang diterima siswa pada ujian akhir.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai ujian = \u03b2 <sub>0<\/sub> + \u03b2 <sub>1<\/sub> (jam yang dihabiskan untuk belajar) + \u03b2 <sub>2<\/sub> (nilai saat ini)<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Anggaplah model regresi ini memiliki metrik berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">R kuadrat: <strong>0,955<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">R-kuadrat yang disesuaikan: <strong>0,946<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Sekarang anggaplah guru memutuskan untuk mengumpulkan data mengenai variabel lain untuk setiap siswa: ukuran sepatu.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Meskipun variabel ini seharusnya tidak ada hubungannya dengan nilai ujian akhir, ia memutuskan untuk mengadaptasi model regresi berikut:<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Nilai ujian = \u03b2 <sub>0<\/sub> + \u03b2 <sub>1<\/sub> (jam yang dihabiskan untuk belajar) + \u03b2 <sub>2<\/sub> (tahun berjalan) + \u03b2 <sub>3<\/sub> (ukuran sepatu)<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Anggaplah model regresi ini memiliki metrik berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">R kuadrat: <strong>0,965<\/strong><\/span><\/li>\n<li> <span style=\"color: #000000;\">R-kuadrat yang disesuaikan: <strong>0,902<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Jika kita hanya melihat nilai <strong>R-squared<\/strong> untuk masing-masing kedua model regresi tersebut, kita akan menyimpulkan bahwa model kedua lebih baik digunakan karena memiliki nilai R-squared yang lebih tinggi!<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun jika dilihat dari nilai <strong>Adjusted R-squared<\/strong> , kita mempunyai kesimpulan yang berbeda: lebih baik menggunakan model pertama karena memiliki nilai Adjusted R-squared yang lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Model kedua hanya mempunyai nilai R-squared yang lebih tinggi karena mempunyai variabel prediktor yang lebih banyak dibandingkan model pertama.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Namun, variabel prediktor yang kami tambahkan (ukuran sepatu) merupakan prediktor yang buruk terhadap nilai ujian akhir, sehingga nilai R-kuadrat yang disesuaikan memberikan sanksi kepada model untuk menambahkan variabel prediktor ini.<\/span><\/p>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Contoh ini menggambarkan mengapa R-squared yang disesuaikan adalah metrik yang lebih baik untuk digunakan saat membandingkan kesesuaian model regresi dengan jumlah variabel prediktor yang berbeda.<\/span><\/p>\n<h3> <span style=\"color: #000000;\"><strong>Sumber daya tambahan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p> <span style=\"color: #000000;\">Tutorial berikut menjelaskan cara menghitung nilai R-kuadrat yang disesuaikan menggunakan perangkat lunak statistik yang berbeda:<\/span><\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-kotak-di-r-cocok\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara menghitung R-kuadrat yang disesuaikan di R<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-persegi-excel-menyesuaikan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara menghitung R-squared yang disesuaikan di Excel<\/a><br \/> <a href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/r-persegi-dengan-python-menyesuaikan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara menghitung R-kuadrat yang disesuaikan dengan Python<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat kita menyesuaikan model regresi linier, kita sering menghitung nilai R-kuadrat dari model tersebut. Nilai R-squared merupakan proporsi varians variabel respon yang dapat dijelaskan oleh variabel prediktor dalam model. Nilai R kuadrat dapat bervariasi dari 0 hingga 1 dimana: Nilai 0 menunjukkan bahwa variabel respon sama sekali tidak dapat dijelaskan oleh variabel prediktor. Nilai 1 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Menafsirkan R-Squared yang Disesuaikan (dengan Contoh) - Statorial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menafsirkan nilai R-kuadrat yang disesuaikan untuk model regresi, dengan sebuah contoh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menafsirkan R-Squared yang Disesuaikan (dengan Contoh) - Statorial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tutorial ini menjelaskan cara menafsirkan nilai R-kuadrat yang disesuaikan untuk model regresi, dengan sebuah contoh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Statorials\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-19T19:57:01+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Benjamin anderson\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/\",\"name\":\"Cara Menafsirkan R-Squared yang Disesuaikan (dengan Contoh) - Statorial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-19T19:57:01+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-19T19:57:01+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\"},\"description\":\"Tutorial ini menjelaskan cara menafsirkan nilai R-kuadrat yang disesuaikan untuk model regresi, dengan sebuah contoh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bagaimana menafsirkan r-squared yang disesuaikan (dengan contoh)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/\",\"name\":\"Statorials\",\"description\":\"Panduan anda untuk kompetensi statistik!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81\",\"name\":\"Benjamin anderson\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg\",\"caption\":\"Benjamin anderson\"},\"description\":\"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya\",\"sameAs\":[\"http:\/\/statorials.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menafsirkan R-Squared yang Disesuaikan (dengan Contoh) - Statorial","description":"Tutorial ini menjelaskan cara menafsirkan nilai R-kuadrat yang disesuaikan untuk model regresi, dengan sebuah contoh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Menafsirkan R-Squared yang Disesuaikan (dengan Contoh) - Statorial","og_description":"Tutorial ini menjelaskan cara menafsirkan nilai R-kuadrat yang disesuaikan untuk model regresi, dengan sebuah contoh.","og_url":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/","og_site_name":"Statorials","article_published_time":"2023-07-19T19:57:01+00:00","author":"Benjamin anderson","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Benjamin anderson","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/","name":"Cara Menafsirkan R-Squared yang Disesuaikan (dengan Contoh) - Statorial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-19T19:57:01+00:00","dateModified":"2023-07-19T19:57:01+00:00","author":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81"},"description":"Tutorial ini menjelaskan cara menafsirkan nilai R-kuadrat yang disesuaikan untuk model regresi, dengan sebuah contoh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/interpretasi-r-persegi-yang-disesuaikan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/statorials.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bagaimana menafsirkan r-squared yang disesuaikan (dengan contoh)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#website","url":"https:\/\/statorials.org\/id\/","name":"Statorials","description":"Panduan anda untuk kompetensi statistik!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/statorials.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/3d17a1160dd2d052b7c78e502cb9ec81","name":"Benjamin anderson","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/statorials.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/statorials.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-Benjamin-Anderson-96x96.jpg","caption":"Benjamin anderson"},"description":"Halo, saya Benjamin, pensiunan profesor statistika yang menjadi guru Statorial yang berdedikasi. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas di bidang statistika, saya ingin berbagi ilmu untuk memberdayakan mahasiswa melalui Statorials. Baca selengkapnya","sameAs":["http:\/\/statorials.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2976"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2976"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2976\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2976"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2976"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statorials.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2976"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}